Ledakan Pipa Gas PGN di Inhil, 4 Rumah dan 5 Motor Hangus, Dua Sopir Truk Luka-luka
- calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
- print Cetak

Pipa Gas PGN di Inhil Meledak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Ledakan pipa gas PGN di Desa Batu Ampar, Inhil, menyebabkan 4 rumah dan 5 motor terbakar. Dua sopir truk terluka dan jalur gas ditutup sementara.
Ledakan pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terjadi di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Jumat (2/1/2025) sore. Insiden tersebut mengakibatkan kerusakan parah dengan empat unit rumah warga dan lima sepeda motor hangus terbakar.
Selain kerugian materi, dua orang sopir truk dilaporkan mengalami luka-luka akibat peristiwa tersebut. Keduanya langsung dievakuasi ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.
Salah seorang warga setempat, Jadri, mengatakan ledakan terjadi secara tiba-tiba dan disertai dentuman keras yang membuat warga sekitar panik.
“Awalnya terdengar dentuman keras, lalu api langsung membesar. Meski saat itu hujan deras, hawa panas terasa sampai ke permukiman warga,” ujar Jadri kepada Tribun.
Menurutnya, api dengan cepat merambat ke rumah-rumah warga yang berada tak jauh dari jalur pipa gas. Sejumlah sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi juga ikut terbakar.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Inhil membenarkan adanya kerusakan bangunan dan korban luka akibat insiden tersebut.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Inhil, Ari Syuria, mengatakan pihaknya bersama tim gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan penanganan.
“Data sementara, ada empat rumah dan lima sepeda motor yang terbakar. Selain itu, dua sopir truk mengalami luka dan sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan,” jelas Ari.
Ia menambahkan, BPBD bersama aparat kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Warga juga diimbau untuk menjauh dari titik kebakaran demi keselamatan.
“Jalur distribusi gas nasional telah ditutup sementara oleh pihak perusahaan untuk mencegah risiko yang lebih besar. Saat ini api sudah mengecil dan kendaraan sudah bisa melintasi jalan yang sebelumnya ditutup,” tutupnya.**
Sumber: riaupos.co
- Penulis: Redaksi






