Kapolres Rohil Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Tanah Putih, 30 Hektare Lahan Terbakar

kabarViral, Rokan Hilir – Kapolres Rokan Hilir (Rohil), AKBP Isa Imam Syahroni, memimpin langsung upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dilakukan di dua lokasi, yakni di pinggir Jalan Lintas Riau–Sumatera Utara (Sumut) di Kepenghuluan Ujung Tanjung serta di Jalan Lintas Riau–Sumut, Kepenghuluan Rantau Bais.

Meski berlangsung di tengah bulan suci Ramadan, Kapolres Rohil bersama jajaran tetap turun langsung ke lokasi untuk memimpin proses pemadaman dan pendinginan lahan yang terbakar.

Kapolres Rohil AKBP Isa Imam Syahroni mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam menangani karhutla sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kebakaran.

“Meski dalam suasana bulan suci Ramadan, kami bersama personel tetap turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan. Ini merupakan bentuk komitmen dan pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menjaga lingkungan serta mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan,” kata Isa Imam Syahroni.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Jika ditemukan pelanggaran, tentu akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Rohil didampingi Wakapolres Rohil Kompol Rikky Operiady, Kabag Ops Kompol Eduar Pardosi, Kasat Reskrim AKP I Putu Adi Juniwinata, Kasat Lantas AKP Luthfi Indra Praja, Kasat Intelkam AKP Sarasi Sijabat, serta Kanit Tipikor Iptu Subiarto Tampubolon. Turut pula terlibat personel Srikandi Polwan Polres Rohil.

Berdasarkan data di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 30 hektare dan berada di lahan milik Kelompok Tani Rantau Bais Terpadu.

Proses pemadaman melibatkan personel gabungan dari Polres Rohil, Polsek Tanah Putih, Polsek Bangko Pusako, Polsek Bagan Sinembah, TNI, unsur kecamatan, pemerintah kepenghuluan, serta masyarakat setempat.

Petugas menggunakan sejumlah peralatan pemadam seperti mesin robin, mini streker, selang hisap, selang sambung, serta kendaraan operasional untuk memadamkan api.

Selain melakukan pemadaman di titik api, tim gabungan juga melakukan pendinginan pada area lahan yang telah terbakar, khususnya lahan gambut, guna memastikan tidak ada bara api yang tersisa.

Saat ini kondisi api telah berhasil dipadamkan. Namun demikian, petugas masih terus melakukan pendinginan di beberapa titik yang masih mengeluarkan asap tipis guna memastikan api benar-benar padam.***