Dirjen Kesehatan Masyarakat Resmikan ILP di Dumai
- calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
- print Cetak

Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi meresmikan peluncuran Integrasi Layanan Primer (ILP) berlangsung di Puskesmas Dumai Kota, Jalan Datuk Laksamana, Rabu (14/08).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabarviral, Dumai – Pemerintah Kota Dumai meresmikan peluncuran Integrasi Layanan Primer (ILP) yang dihadiri oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan, Maria Endang Sumiwi. Acara ini berlangsung di Puskesmas Dumai Kota, Jalan Datuk Laksamana, Rabu (14/08), dengan melibatkan 10 Puskesmas, 36 Puskesmas Pembantu, dan 201 Posyandu di wilayah Dumai.
Sekretaris Daerah Kota Dumai, H. Indra Gunawan, menjelaskan bahwa ILP bertujuan meningkatkan cakupan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan primer di seluruh wilayah Kota Dumai. “ILP ini adalah implementasi transformasi kesehatan pada pilar pertama,” ujarnya. Fokus utama ILP meliputi penerapan siklus hidup dalam integrasi pelayanan kesehatan, memperluas jaringan pelayanan hingga ke tingkat kelurahan, serta memperkuat promosi dan pencegahan melalui deteksi dan screening penyakit. Selain itu, pemantauan wilayah melalui digitalisasi juga menjadi bagian penting dari program ini.
Dirjen Kesehatan Masyarakat, Maria Endang Sumiwi, menegaskan bahwa penguatan struktur pelayanan kesehatan melalui Puskesmas, Pustu, dan Posyandu sangat penting untuk memberikan pelayanan prima, terutama bagi masyarakat di daerah perkotaan dan kelurahan yang jauh dari pusat kota. “Penguatan jejaring ini bertujuan memastikan masyarakat tetap sehat dengan fokus pada upaya promotif preventif,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Dumai, Leni Ramaini, juga memberikan apresiasi kepada posyandu yang telah berperan dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. “Penerapan ILP membuat pelayanan kesehatan lebih dekat dengan masyarakat, kini pemeriksaan kesehatan dapat dilakukan di level kelurahan melalui posyandu,” ungkapnya.
Dengan diluncurkannya ILP di Kota Dumai, Riau menjadi wilayah pertama yang menerapkan program ini, disusul oleh Kabupaten Kampar. Maria Endang Sumiwi juga mengimbau kabupaten dan kota lain untuk segera mengimplementasikan ILP demi kemaslahatan masyarakat. “Terima kasih sudah membantu Kementerian Kesehatan menjaga masyarakat Indonesia dan memberikan contoh bagi daerah lain,” pungkasnya.**
- Penulis: Redaksi






