Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Pertamina Kilang Dumai Implementasikan ‘Stop Work Authority’, Kini Semua Pekerja Bisa Stop Pekerjaan Tak Aman

Pertamina Kilang Dumai Implementasikan ‘Stop Work Authority’, Kini Semua Pekerja Bisa Stop Pekerjaan Tak Aman

  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, (KABARVIRAL.CO)— Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) terus diperkuat oleh PT Pertamina Patra Niaga melalui implementasi budaya keselamatan di seluruh lini operasional Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai. Terbaru, Kilang Dumai juga telah mengimplementasikan kebijakan Stop Work Authority (SWA) sebagai wujud nyata komitmen perusahaan dalam menempatkan K3 sebagai fondasi utama untuk menjaga operasional yang andal, aman, dan berkelanjutan.

Manager HSSE Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Syahrial Okzani menjelaskan bahwa program SWA merupakan kewenangan bagi setiap pekerja untuk menghentikan pekerjaan atau tindakan yang dinilai berpotensi menimbulkan bahaya secara langsung, termasuk risiko major accident yang dapat berdampak pada keselamatan personel, lingkungan, aset perusahaan, maupun reputasi perusahaan.

“Langkah ini menjadi penguatan internalisasi budaya HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) yang sudah diterapkan secara konsisten dan berkesinambungan di seluruh lini aktivitas kerja sehari-hari. Pelaksanaan SWA ini dilakukan melalui sejumlah tahapan aksi yang sistematis dan terstruktur,” ujar Syahrial.

Pemberlakuan Stop Work Authority ini tidak hanya menjadi hak dan kewenangan bagi pekerja di kilang, tetapi juga berlaku bagi Kontraktor maupun Mitra Kerja Perusahaan. Adapun tahapan pelaksanaan Stop Work Authority dilakukan ketika pekerja, mitra kerja, maupun visitor mengidentifikasi potensi bahaya, seperti kondisi dan perilaku tidak aman hingga faktor cuaca atau lingkungan kerja berisiko.

Selanjutnya dilakukan tahap Notify dengan memberitahukan penghentian pekerjaan kepada pengawas terkait, dilanjutkan tahap Correct melalui perbaikan dan pengendalian risiko sebelum pekerjaan kembali dilanjutkan pada tahap Resume. Tahapan akhir yakni Record melalui pelaporan dan dokumentasi implementasi SWA yang kemudian dianalisis, dievaluasi, serta diinput ke dalam sistem perusahaan sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan guna memperkuat mitigasi risiko dan mendukung keselamatan serta keandalan operasional perusahaan.

“Stop Work Authority bukan slogan, namun adalah mekanisme yang jelas yang dapat dilakukan siapapun, kapan pun, saat pekerjaan dirasa tidak aman. Karena tidak ada target yang lebih penting daripada keselamatan,” tegas Syahrial.

Sebagai kilang strategis di wilayah barat Indonesia yang menopang 16,5% kebutuhan energi nasional, khususnya kawasan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus melakukan penguatan budaya HSSE serta perbaikan berkelanjutan guna menjaga keandalan operasional dalam mendukung ketahanan energi nasional. Implementasi kebijakan Stop Work Authority juga dibarengi dengan upaya membangun awareness seluruh insan perusahaan terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja melalui berbagai sosialisasi yang dilakukan secara masif, di antaranya melalui street campaign, pemanfaatan videotron, pesan broadcast pada media internal perusahaan, hingga pemasangan banner dan spanduk di sejumlah titik area kilang.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai, Tengku Muhammad Rum menambahkan kebijakan terkait wewenang untuk memberhentikan pekerjaan (Stop Work Authority) mencerminkan komitmen serius Perusahaan meningkatkan aspek keselamatan kerja secara berkelanjutan. Menurutnya, kebijakan tersebut bukan menjadi penghambat produktivitas, melainkan bentuk integritas perusahaan dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama di atas segalanya.

“Implementasi Stop Work Authority menunjukkan bahwa perusahaan terus adaptif dan responsif dalam memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan operasional. Melalui kebijakan ini, kami ingin membangun kepedulian seluruh insan perusahaan agar memiliki keberanian untuk menghentikan pekerjaan yang dinilai tidak aman, karena keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang harus dijaga secara konsisten,” pungkas Muhammad Rum.

Melalui penerapan kebijakan Stop Work Authority, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai menegaskan komitmennya dalam menjadikan keselamatan kerja sebagai prioritas utama. Perusahaan meyakini bahwa budaya keselamatan yang kuat tidak hanya menjadi kunci keberlangsungan operasional dan bisnis, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab perusahaan dalam melindungi pekerja, menjaga aset, serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan.***

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kilang Dumai Raih Sertifikasi Internasional, Siap Produksi PertaminaSAF dari Minyak Jelantah

    Kilang Dumai Raih Sertifikasi Internasional, Siap Produksi PertaminaSAF dari Minyak Jelantah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui kilang-kilang yang dikelolanya semakin serius mengembangkan produk Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF) berbahan baku minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO). Setelah Kilang Cilacap, PPN akan mereplikasi proses produksi PertaminaSAF di Kilang Dumai dan Kilang Balongan. “Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi PertaminaSAF dari kilang-kilang eksisting. Keberhasilan Kilang […]

  • Kemenag Dumai Siapkan Keberangkatan Haji 2025, CJH Tertua Berusia 80 Tahun dan Termuda 20 Tahun

    Kemenag Dumai Siapkan Keberangkatan Haji 2025, CJH Tertua Berusia 80 Tahun dan Termuda 20 Tahun

    • calendar_month Kamis, 10 Apr 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Dumai mulai mempersiapkan keberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi yang dijadwalkan berangkat pada Mei 2025 mendatang. Berbagai persiapan administrasi telah berjalan, termasuk proses pemeriksaan kesehatan bagi seluruh jamaah. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kondisi fisik para CJH agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan […]

  • Pertamina Kilang Dumai Luncurkan Program JITU, Perkuat Budaya Inovasi dan Continuous Improvement untuk Mendorong Operational Excellence

    Pertamina Kilang Dumai Luncurkan Program JITU, Perkuat Budaya Inovasi dan Continuous Improvement untuk Mendorong Operational Excellence

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO) — PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) melalui fungsi kerja Hydro Skimming Complex (HSC) Production resmi meluncurkan program JITU (Jumat Inovasi muTU) sebagai upaya dan komitmen perusahaan dalam memperkuat budaya inovasi dan peningkatan mutu di lingkungan kerja. Melalui inisiatif tersebut, Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai terus mendorong seluruh insan […]

  • Remisi Natal Rutan Dumai

    Rutan Dumai Beri Remisi Natal 2025 kepada 65 Narapidana, Ini Rinciannya

    • calendar_month Jumat, 26 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Sebanyak 65 warga binaan Rutan Kelas IIB Dumai menerima Remisi Khusus Hari Raya Natal 2025. Remisi diberikan bervariasi hingga 1 bulan 15 hari, tanpa napi yang langsung bebas. Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai menyerahkan Remisi Khusus Hari Raya Natal Tahun 2025 kepada 65 warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (25/12/2025). Remisi tersebut […]

  • Heboh Tender Bermasalah! Kejari Siak Telusuri 7 Paket Proyek Diduga Diatur

    Heboh Tender Bermasalah! Kejari Siak Telusuri 7 Paket Proyek Diduga Diatur

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Kejari Siak memeriksa 16 saksi terkait dugaan pengaturan pemenang lelang di ULP Siak tahun anggaran 2025. Sejumlah proyek miliaran rupiah, termasuk bronjong Bunsur dan renovasi Cathlab RSUD Siak, ikut disorot dalam penyelidikan dugaan korupsi. Kasi Pidsus Kejari Siak, Muhammad Juriko Wibisono, menyampaikan bahwa pejabat ULP turut dimintai keterangan. Ia menegaskan bahwa pemeriksaan berjalan […]

  • KPK Periksa Anggota DPRD Riau Terkait Dugaan Setoran Rp7 Miliar untuk Abdul Wahid

    KPK Periksa Anggota DPRD Riau Terkait Dugaan Setoran Rp7 Miliar untuk Abdul Wahid

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral — KPK memeriksa anggota DPRD Riau, Suyadi, terkait dugaan pemerasan dan gratifikasi proyek PUPR yang menyeret Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid. Pemeriksaan juga melibatkan pejabat LHK dan pihak swasta, menyusul temuan dugaan setoran “jatah preman” Rp7 miliar untuk kepentingan pribadi. Kasus terus dikembangkan oleh penyidik. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil anggota DPRD Provinsi Riau, […]

expand_less