Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » ‎Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Soroti Dugaan Legalitas Tanah Urug Penimbunan Stadion ‎

‎Erwin Sitompul Desak KPK Turun ke Dumai, Soroti Dugaan Legalitas Tanah Urug Penimbunan Stadion ‎

  • calendar_month 7 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI (KABARVIRAL.CO) – Aktivitas penimbunan di kawasan Stadion Dumai menjadi sorotan. Selain mempertanyakan asal-usul material tanah urug yang digunakan, publik juga mulai mempertanyakan aspek legalitas sumber material serta proses pengadaannya.

‎Mantan aktivis 98, Erwin Sitompul, S.Pd., meminta aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), turun langsung ke Kota Dumai untuk memastikan tidak ada persoalan hukum di balik penggunaan material tanah urug dalam kegiatan penimbunan kawasan stadion.

‎Erwin menilai pemeriksaan tidak boleh berhenti pada lokasi pekerjaan. Menurut dia, rantai pasok material perlu ditelusuri sejak dari lokasi pengambilan tanah, legalitas usaha galian, dokumen pengangkutan hingga pihak yang menggunakan atau menyediakan material tersebut.

‎“Kalau ada dugaan tanah urug yang digunakan berasal dari sumber yang tidak jelas legalitasnya, jangan hanya melihat tanah itu sudah berada di lokasi stadion. Telusuri dari mana asalnya, siapa yang mengambil, siapa yang mengangkut dan siapa yang memasok. Kalau memang legal, tunjukkan dokumennya kepada publik,” kata Erwin.

‎Sorotan tersebut mencuat setelah terlihat aktivitas penimbunan di bagian samping kawasan Stadion Dumai. Sejumlah alat berat, di antaranya excavator dan alat pemadat, masih terlihat beroperasi di lokasi.

‎Kapolres Dumai AKBP Fatikh Dedi Setiawan sebelumnya mengaku akan mengecek persoalan perizinan material tanah urug tersebut. Saat dikonfirmasi, Kapolres mengatakan akan berkoordinasi dengan Kasat Reskrim untuk memastikan informasi mengenai tanah urug yang digunakan.

‎“Nanti saya cek dengan Kasat Reskrim perihal tanah urug tersebut ya,” ujar Fatikh saat ditemui pada Rabu (9/9/2026).

‎Di sisi lain, informasi yang beredar menyebutkan material tanah urug tersebut didatangkan dari sejumlah quarry yang berada di wilayah Bukit Kapur. Namun, informasi mengenai quarry mana saja yang menjadi sumber material serta dokumen legalitas masing-masing sumber tersebut belum terbuka secara jelas kepada publik.

‎Erwin meminta Pemerintah Kota Dumai tidak menganggap pertanyaan masyarakat mengenai sumber material sebagai bentuk upaya menghambat pembangunan Stadion Dumai. Menurutnya, justru transparansi diperlukan untuk memastikan pembangunan fasilitas publik berjalan sesuai aturan.

‎“Pembangunan stadion adalah kepentingan masyarakat. Karena itu jangan sampai pekerjaan yang tujuannya baik kemudian menimbulkan persoalan baru karena material yang digunakan ternyata bermasalah. Semua harus terang dan bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

‎Persoalan keterbukaan informasi juga menjadi sorotan setelah Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota Dumai, Tabrani, ST, MT, disebut tidak memberikan data legalitas material ketika dimintai keterangan oleh wartawan.

‎“Kami tidak bisa memberikannya,” ujar Tabrani saat dihubungi sebelumnya.

‎Bagi Erwin, sikap tertutup tersebut justru berpotensi menimbulkan pertanyaan baru di tengah masyarakat. Apalagi material yang digunakan dalam pekerjaan pembangunan fasilitas publik semestinya dapat ditelusuri asal-usul dan legalitasnya.

‎“Kalau dokumennya lengkap dan semuanya sesuai aturan, apa yang harus ditutup-tutupi? Justru buka kepada publik supaya tidak muncul spekulasi. Jangan sampai masyarakat bertanya-tanya karena pejabatnya tidak memberikan penjelasan,” katanya.

‎Erwin juga meminta KPK, jika memiliki kewenangan dan dasar penanganan sesuai ketentuan perundang-undangan, melakukan penelusuran terhadap seluruh aspek yang berkaitan dengan pembangunan Stadion Dumai. Ia menyebut pemeriksaan perlu dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya terhadap material tanah urug.

‎“Kalau ada indikasi permainan dalam proyek atau pengadaan, silakan diperiksa. Kalau tidak ada, juga harus disampaikan bahwa tidak ditemukan persoalan. Negara tidak boleh bekerja berdasarkan dugaan, tetapi dugaan juga tidak boleh diabaikan begitu saja ketika ada informasi yang perlu diverifikasi,” ujar Erwin.

‎Menurut dia, keterlibatan aparat penegak hukum harus ditempatkan dalam kerangka memastikan pembangunan berjalan bersih, transparan dan bebas dari praktik yang berpotensi merugikan keuangan negara.

‎“Jangan tunggu persoalan menjadi besar baru diperiksa. Cek sekarang, buka datanya, periksa sumber tanahnya dan pastikan seluruh prosesnya sesuai aturan,” katanya.

‎Erwin menegaskan pembangunan Stadion Dumai seharusnya menjadi kebanggaan masyarakat, bukan justru menjadi sumber kontroversi akibat persoalan yang sebenarnya dapat dicegah sejak awal.

‎“Pemko sedang mengejar pembangunan stadion. Kita semua tentu mendukung. Tetapi dukungan terhadap pembangunan tidak berarti masyarakat harus diam ketika ada pertanyaan mengenai legalitas material. Transparansi adalah bagian dari pembangunan itu sendiri,” pungkasnya.(red/Isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Andalkan GPS, Pemuda Pekanbaru Ini Malah Tersesat 5 Jam di Kebun Sawit Hingga Tengah Malam

    Andalkan GPS, Pemuda Pekanbaru Ini Malah Tersesat 5 Jam di Kebun Sawit Hingga Tengah Malam

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • 0Komentar

    SIAK, KABARVIRAL – Seorang pemuda asal Pekanbaru, Sendi Juliandika (21), mengalami pengalaman menegangkan setelah tersesat selama lima jam di areal perkebunan sawit milik PT SIR di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Beruntung, ia akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah dijemput oleh pihak kepolisian dan warga setempat. Peristiwa ini terjadi saat Sendi mengendarai motor Honda PCX […]

  • 179 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Muan, Korea Selatan

    179 Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Jeju Air di Muan, Korea Selatan Hanya 2 yang Selamat

    • calendar_month Senin, 30 Des 2024
    • 0Komentar

    MUAN KABARVIRAL – Tragedi memilukan terjadi di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan, setelah pesawat Jeju Air Boeing 737-800 yang mengangkut 181 orang mengalami kecelakaan fatal pada Minggu (29/12/2024). Dari total penumpang, hanya dua orang yang berhasil selamat, sementara 179 lainnya dinyatakan tewas. Dikutip dari The Guardian, dua orang tersebut merupakan kru pesawat. Direktur Ehwa Womans University […]

  • Wali Kota Dumai Paisal memimpin rapat koordinasi mengenai pengawasan jelang PSU di dua TPS Dumai, di Sonaview Hotel, Rabu (26/06).

    Bawaslu Diminta Waspadai Politik Uang Jelang PSU di Dumai

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • 0Komentar

    Menjelang Pemilihan Suara Ulang (PSU) di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Dumai, pemerintah kota Dumai bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperketat pengawasan untuk mencegah praktik politik uang. PSU ini akan berlangsung di TPS 007 Kelurahan Purnama dan TPS 017 Kelurahan STDI, menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan pemilihan ulang. DALAM rapat koordinasi (Rakor) yang […]

  • Kecelakaan Maut di Tol Permai Tiga Orang Tewas, Sopir dan Penumpang Positif Narkoba

    Kecelakaan Maut di Tol Permai Tiga Orang Tewas, Sopir dan Penumpang Positif Narkoba

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Pekanbaru – Sebuah kecelakaan maut kembali terjadi di Tol Pekanbaru-Dumai (Tol Permai) pada Senin (9/9/2024). Kecelakaan tersebut melibatkan satu unit Honda Mobilio dengan nomor polisi BM 1463 ZG dan truk Mitsubishi LPG BM 9689 OU. Tiga orang tewas di lokasi kejadian. Kepala Satuan PJR Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Kompol Indra Lukman […]

  • Tersinggung Ucapan Korban, Pria di Dumai Dipukul Palu hingga Tewas

    Tersinggung Ucapan Korban, Pria di Dumai Dipukul Palu hingga Tewas

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Jajaran Polres Dumai berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang berujung kematian seorang pria bernama Ryan Imanda, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Pelaku berinisial GN akhirnya diringkus polisi pada Rabu (28/1/2026) pagi, setelah sempat melarikan diri usai melakukan aksi kekerasan terhadap korban dengan menggunakan martil atau palu. Peristiwa tragis ini terjadi di […]

  • Pria asal Deli Serdang, Sumut, ditangkap Polres Rohil karena melakukan penggelapan Honda Verza.

    Pria Deli Serdang Gelapkan Honda Verza di Rohil, Nyaris Diamuk Massa

    • calendar_month Jumat, 17 Jan 2025
    • 0Komentar

    ROHIL, KABARVIRAL– Seorang pria berinisial ES (54), warga Deli Serdang, Sumatera Utara, nyaris menjadi bulan-bulanan massa setelah melakukan penggelapan sepeda motor Honda Verza di wilayah Kubu, Rokan Hilir (Rohil). Tersangka akhirnya diserahkan ke Polres Rohil untuk diproses hukum lebih lanjut. Kronologi Penggelapan Honda Verza di Kubu Rohil Informasi yang dirangkum pada Kamis (16/01/2026) menyebutkan, kejadian […]

expand_less