Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » 13 Orang Tewas Akibat Serangan Harimau di  Riau, Jikalahari Sebut Deforestasi Jadi Pemicu Utama

13 Orang Tewas Akibat Serangan Harimau di  Riau, Jikalahari Sebut Deforestasi Jadi Pemicu Utama

  • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL – Konflik antara manusia dan harimau di Riau kian memprihatinkan. Dalam kurun waktu 2018 hingga 2024, tercatat 15 serangan harimau yang menewaskan 13 orang dan melukai dua lainnya. Data ini diungkapkan Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) dalam rilisnya, Minggu (5/1/2025).

Koordinator Jikalahari, Okto Yugo Setiyo, menyebut konflik ini dipicu oleh hilangnya habitat harimau akibat deforestasi yang masif. Berdasarkan data Population Viability Analysis (PVA) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pada 2016 terdapat tujuh kantong habitat harimau di Riau. Namun, kawasan-kawasan ini banyak yang telah berubah menjadi hutan tanaman industri (HTI) dan perkebunan sawit.

Dalam laporannya, Jikalahari mencatat deforestasi seluas 141.076,29 hektare terjadi di kawasan kantong harimau selama periode 2014–2023. Dari jumlah tersebut, wilayah Semenanjung Kampar kehilangan 67.317,45 hektare tutupan hutan, di mana 33 persen disumbangkan oleh korporasi.

“Di wilayah Senepis, hilangnya tutupan hutan mencapai 30.037,34 hektare, dan korporasi berkontribusi sebesar 79 persen,” ungkap Okto.

Ia menambahkan, kegiatan HTI dan HGU perkebunan sawit di kawasan ini secara langsung mengganggu habitat harimau dan memaksa satwa liar tersebut mendekati permukiman manusia untuk mencari makanan. Akibatnya, konflik pun tak dapat dihindarkan.

Sebagai perbandingan, Okto menjelaskan bahwa konflik serupa jarang terjadi di kawasan Bukit Rimbang Baling. Wilayah ini dikenal memiliki tingkat deforestasi yang rendah, sehingga habitat harimau relatif terjaga.

“Minimnya deforestasi di Bukit Rimbang Baling menunjukkan pentingnya pelestarian hutan dalam mencegah konflik satwa liar dengan manusia,” tegasnya.

Okto berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk menghentikan deforestasi di kawasan kantong harimau. Jika tidak, konflik serupa dikhawatirkan akan terus meningkat di masa depan.(Red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Semangat Harkitnas 2026, Pertamina Kilang Dumai Perkuat Pencegahan Stunting di Pesisir Dumai

    Semangat Harkitnas 2026, Pertamina Kilang Dumai Perkuat Pencegahan Stunting di Pesisir Dumai

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    DUMAI, (KABARVIRAL.CO)— Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 menjadi pengingat penting bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya dimaknai melalui perjuangan di bidang pendidikan dan persatuan, tetapi juga membangun generasi masa depan yang sehat, tangguh dan berkualitas. Hal ini selaras dengan semangat Harkitnas 2026 yang mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini menegaskan pentingnya […]

  • Nekat Demi TikTok, Pemuda di Pakistan Masuk Kandang Singa dan Nyaris Tewas

    Nekat Demi TikTok, Pemuda di Pakistan Masuk Kandang Singa dan Nyaris Tewas 

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • 0Komentar

    PUNJAB, KABARVIRAL – Aksi nekat seorang pemuda di Punjab, Pakistan, berujung tragis setelah dirinya diserang seekor singa saat mencoba membuat konten TikTok. Muhammad Azeem, pemuda berusia 20-an tahun, tanpa izin masuk ke kandang singa milik sebuah peternakan hanya demi mendapatkan video yang akan diunggah ke media sosial. Dilansir dari Tribune Express News, Kamis (23/1/2025), Azeem […]

  • Kontroversi PPDB SMKN 2 Dumai: Orang Tua Keluhkan Praktik Nepotisme

    Kontroversi PPDB SMKN 2 Dumai: Orang Tua Keluhkan Praktik Nepotisme

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • 0Komentar

    Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 di SMK N 2 Dumai kembali menuai kontroversi. Banyak orang tua calon siswa mengeluhkan sistem PPDB yang dinilai tidak adil dan sarat dengan praktik nepotisme. MESKIPUN nilai akademik anak-anak mereka memenuhi kriteria, banyak yang gagal diterima di sekolah teknik menengah ini. Sebaliknya, siswa dengan nilai yang lebih rendah justru […]

  • Polairud Dumai Gagalkan Penyelundupan 5 Korban TPPO ke Malaysia

    Polairud Dumai Gagalkan Penyelundupan 5 Korban TPPO ke Malaysia

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Sat Polairud Polres Dumai berhasil menggagalkan kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) yang melibatkan lima korban yang hendak diselundupkan secara ilegal ke Malaysia. Penangkapan ini dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat terkait aktivitas mencurigakan di Terminal RoRo Bandar Sri Junjungan, Kamis (23/1). Kasat Polairud Polres Dumai, AKP B. Purba, S.H., yang mewakili Kapolres […]

  • Kakak Adik Diduga Threesome di Kuansing, Video Penggerebekan Beredar di Medsos

    Kakak Adik Diduga Threesome di Kuansing, Video Penggerebekan Beredar di Medsos

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • 0Komentar

    TELUK KUANTAN. KABARVIRAL – Sebuah video yang menggemparkan media sosial baru-baru ini memperlihatkan penggerebekan tiga orang yang diduga melakukan hubungan intim bertiga atau threesome di sebuah kontrakan di Kelurahan Muara Lembu, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau. Video yang diunggah pada Jumat (7/2/2025) tersebut langsung menjadi viral dan menuai berbagai komentar dari warganet. Dalam […]

  • Wali Kota Dumai H Paisal

    Paisal-Sugiyarto Dilantik 20 Februari, Siap Jalankan Program Prioritas untuk Dumai

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Pasangan H. Paisal dan Sugiyarto dipastikan akan dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dumai pada 20 Februari 2025 untuk masa jabatan periode 2025-2030. Paisal-Sugiyarto berhasil memenangkan Pilkada serentak 2024 dengan perolehan suara 105.333 suara atau 75,12%, berdasarkan hasil Sidang Pleno Terbuka KPU Kota Dumai yang digelar pada Rabu (5/2/2025). Setelah […]

expand_less