Bawaslu Diminta Waspadai Politik Uang Jelang PSU di Dumai
- calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
- print Cetak

Wali Kota Dumai Paisal memimpin rapat koordinasi mengenai pengawasan jelang PSU di dua TPS Dumai, di Sonaview Hotel, Rabu (26/06).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Menjelang Pemilihan Suara Ulang (PSU) di dua Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Dumai, pemerintah kota Dumai bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memperketat pengawasan untuk mencegah praktik politik uang. PSU ini akan berlangsung di TPS 007 Kelurahan Purnama dan TPS 017 Kelurahan STDI, menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan pemilihan ulang.
DALAM rapat koordinasi (Rakor) yang digelar Rabu (26/06) di sonaview hotel, Wali Kota Dumai Paisal menegaskan pentingnya menjaga integritas proses pemilihan. Ia mengajak seluruh stakeholder, termasuk tokoh masyarakat, agama, pemuda, dan partai politik, untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan mencegah terjadinya politik uang.
“Saya minta dan ingatkan kepada penyelenggara, yakni KPU dan Bawaslu Dumai, jangan bermain atau berpihak, karena bagaimanapun itu akan ketahuan. Mari jalankan tugas sesuai aturan dan amanat undang-undang, agar pelaksanaan PSU berjalan aman, damai, jujur, dan adil,” tegas Paisal.
Paisal juga menginstruksikan kepada camat dan lurah untuk turut mengawasi dan memberikan imbauan kepada warga agar PSU berjalan lancar. Pengawasan ketat di lapangan diharapkan dapat mencegah praktik politik uang yang dapat merusak demokrasi.
“Kami minta Bawaslu betul-betul melakukan pengawasan di lapangan. Kalau perlu saat ini, turun ke lapangan, awasi masyarakat, jangan sampai politik uang terjadi di dua TPS. Mari bersama-sama memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa politik uang, baik yang menerima maupun memberi, akan ada sanksi,” lanjut Paisal.
Yeni Kartini, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Dumai, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mengawasi pelaksanaan PSU. “Kami akan mengawasi proses PSU termasuk jika ada yang mendapati politik uang. Silahkan laporkan ke kami, kami akan proses laporan tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Komisioner KPU Dumai, Abdi Sofyandi, menyatakan bahwa KPU sudah siap untuk melaksanakan PSU dengan segala persiapan logistik yang telah dilakukan. “Dari segi logistik PSU sudah siap, baik itu surat suara maupun formulir lainnya, bahkan KPPS juga sudah dilantik, jadi tinggal pelaksanaannya saja,” ujarnya.
Dengan pengawasan yang ketat dan koordinasi yang baik, diharapkan PSU di dua TPS di Dumai akan berjalan dengan lancar dan menghasilkan pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari politik uang. Warga Dumai diimbau untuk menyalurkan hak pilihnya dengan baik sesuai dengan hati nuraninya.
KPU Dumai memastikan bahwa jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di kedua TPS tidak berubah, yakni 263 orang di TPS 17 dan 255 orang di TPS 07.**
- Penulis: Redaksi






