Detik-detik Kapal Dumai Line Diterjang Ombak Tinggi, Penumpang Panik Kenakan Life Jacket
- calendar_month Senin, 5 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral — Kapal Dumai Line rute Dumai–Batam diterjang ombak tinggi pada Minggu (4/1/2026). Penumpang panik kenakan life jacket, BMKG peringatkan rob 1–9 Januari.
Suasana mencekam melanda kapal Dumai Line yang melayani rute Dumai–Batam, Minggu (4/1/2026). Kapal yang sedang berlayar tersebut diterjang angin kencang dan ombak tinggi, membuat penumpang panik.
Dalam video yang beredar di media sosial, seluruh penumpang terlihat telah mengenakan jaket keselamatan (life jacket). Guncangan keras akibat terjangan ombak membuat situasi di dalam kapal berubah tegang.
“Ombak hampir menelan Kapal Ferry Dumai Line tujuan Dumai–Batam,” tulis keterangan dalam unggahan video tersebut.
Beberapa penumpang tampak menangis ketakutan akibat kerasnya hantaman ombak yang menghantam badan kapal. Teriakan panik terdengar di tengah suasana pelayaran yang penuh kecemasan.
Peristiwa ini terjadi bersamaan dengan peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Hang Nadim Batam.
BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi pada 1 hingga 9 Januari 2026 di sejumlah wilayah pesisir Kepulauan Riau.
Prakirawan BMKG Hang Nadim Batam, Fitri Annisa, menjelaskan peringatan tersebut dikeluarkan menyusul terjadinya Fase Perigee pada 2 Januari dan Bulan Purnama pada 3 Januari 2026, yang berpotensi meningkatkan ketinggian maksimum air laut.
“Masyarakat pesisir dihimbau waspada adanya fenomena banjir pesisir (rob) yang berpotensi terjadi pada tanggal 1 sampai 9 Januari 2026,” ujar Fitri dalam keterangan resminya.
Adapun wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan meliputi pesisir Kota Batam, Kabupaten Lingga, Kabupaten Karimun, Kabupaten Bintan, dan Kota Tanjungpinang.
BMKG menyebutkan, potensi rob tersebut dapat berdampak pada aktivitas pelabuhan, permukiman pesisir, tambak garam, serta perikanan darat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait korban dalam insiden kapal Dumai Line tersebut.***
Sumber: batamnews.co.id
- Penulis: Redaksi






