kabarViral, Rokan Hilir — Kinerja pengelolaan retribusi pasar di Kabupaten Rokan Hilir pada tahun anggaran 2025 menunjukkan capaian positif. Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) Rohil mencatat realisasi penerimaan retribusi pasar mencapai Rp274.000.000, sedikit melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan pasar Rokan Hilir Muhammad Fauzi.,SIp.,M.si.,MH melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindagsar Rohil, Leo Alhaksbi, S.sos menyampaikan bahwa capaian tersebut patut disyukuri sebagai hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, petugas lapangan, serta para pedagang pasar.
“Alhamdulillah, realisasi retribusi pasar tahun 2025 mencapai Rp274 juta. Angka ini sedikit melebihi target yang telah ditetapkan,” ujar Leo saat dikonfirmasi.
Menurutnya, capaian ini menjadi indikator bahwa aktivitas ekonomi, khususnya di sektor perdagangan tradisional, masih berjalan dengan cukup baik di tengah berbagai tantangan ekonomi. Ia juga menilai kepatuhan para pedagang dalam membayar retribusi turut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Lebih lanjut, Leo menjelaskan bahwa optimalisasi pemungutan retribusi tidak terlepas dari upaya pembenahan sistem pengelolaan pasar, termasuk peningkatan pengawasan di lapangan serta penataan administrasi yang lebih tertib.
“Ke depan, kami akan terus berupaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan retribusi pasar, sehingga kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa semakin maksimal,” tambahnya.
Meski demikian, ia tidak menampik masih adanya sejumlah tantangan, seperti fluktuasi jumlah pedagang, kondisi fasilitas pasar, hingga kesadaran sebagian pedagang yang perlu terus ditingkatkan.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir melalui Disperindagsar diharapkan dapat terus mendorong perbaikan sarana dan prasarana pasar tradisional, sehingga tidak hanya meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan pembeli, tetapi juga berdampak langsung terhadap peningkatan penerimaan retribusi.
Dengan capaian yang melampaui target ini, sektor retribusi pasar dinilai tetap menjadi salah satu penopang penting dalam struktur Pendapatan Asli Daerah Rohil, sekaligus mencerminkan denyut ekonomi kerakyatan yang terus bergerak.(fad)


















