Gubernur Terpilih Abdul Wahid Sumbangkan Sapi untuk Haul Tuan Guru Sapat
- calendar_month Sabtu, 1 Feb 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
INDRAGIRI HILIR, KABARVIRAL– Gubernur Riau terpilih, Abdul Wahid, menunjukkan kepeduliannya terhadap kegiatan keagamaan dengan menyumbangkan seekor sapi untuk acara Haul ke-88 Tuan Guru Sapat, Syekh Abdurrahman Siddiq bin Syekh Muhammad Afif Al Banjari. Sapi tersebut akan diserahkan langsung kepada panitia pelaksana haul sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan yang digelar setiap tahun ini.
Abdul Wahid menyatakan bahwa sumbangan ini merupakan bagian dari upayanya untuk mendukung kegiatan keagamaan yang memiliki nilai historis dan spiritual tinggi bagi masyarakat Riau, khususnya Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
“Ini adalah bentuk perhatian kita terhadap pelaksanaan kegiatan Haul Tuan Guru Sapat,” ujar Abdul Wahid, Jumat (31/1/2025).
Ia juga berencana untuk melihat langsung persiapan acara tersebut. Meskipun bantuan yang diberikan tidak besar, Abdul Wahid berharap sumbangan ini dapat meringankan beban panitia dan mendukung kelancaran acara.
“Semoga apa yang kita lakukan mendapatkan berkah, dan Riau khususnya Kabupaten Inhil patut berbangga mempunyai tokoh ulama seperti almarhum Tuan Guru Sapat,” tambahnya.
Haul ke-88 Tuan Guru Sapat
Pelaksanaan haul ke-88 Tuan Guru Sapat rencananya akan digelar pada 5 Februari 2025 mendatang. Acara ini dipastikan akan kembali memeriahkan Kabupaten Inhil dan sekitarnya dengan berbagai kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat setempat.
Tuan Guru Syekh Abdurrahman Siddiq, atau yang akrab disapa Tuan Guru Sapat, merupakan seorang ulama besar yang dikenal sebagai Mufti Kerajaan Indragiri.
Beliau lahir di Kampung Dalam Pagar, Martapura, Kalimantan Selatan, pada tahun 1867 M (1284 H). Ayahnya, Muhammad Afif bin Khadi H. Mahmud, dan ibunya, Shafura, merupakan keturunan ulama besar Kalimantan, Syekh Arsyad Al-Banjari.
Syekh Abdurrahman Siddiq mulai menetap di Sapat, Kecamatan Kuindra, Indragiri Hilir, pada tahun 1326 H atau 1908 M. Selama hidupnya, beliau aktif menyebarkan ajaran Islam hingga akhir hayatnya pada usia 83 tahun (78 tahun dalam kalender Hijriyah).
Kegiatan haul Tuan Guru Sapat tidak hanya menjadi ajang untuk mengenang jasa-jasa beliau dalam menyebarkan agama Islam, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di masyarakat.
Kehadiran Gubernur Riau terpilih, Abdul Wahid, dalam acara ini diharapkan dapat semakin memotivasi masyarakat untuk melanjutkan perjuangan dan warisan spiritual yang ditinggalkan oleh Tuan Guru Sapat.(Red/Isa)
Sumber: Riauterkini
- Penulis: Redaksi






