Breaking News
light_mode
Beranda » Viral » Pesan Terakhir Pekerja Kafe Pekanbaru Sebelum Tewas Bikin Merinding

Pesan Terakhir Pekerja Kafe Pekanbaru Sebelum Tewas Bikin Merinding

  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Suasana salah satu kafe di Jalan Thamrin, Kota Pekanbaru, masih lengang pada Ahad (18/1/2026) pagi ketika kabar duka itu perlahan menyebar. Seorang pekerja kafe berinisial SH ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tak bernyawa.

SH dikenal rekan kerjanya sebagai sosok pendiam, ramah, dan jarang menimbulkan masalah. Tak ada kegaduhan, tak ada teriakan panik. Yang tersisa hanyalah keheningan dan sebuah pesan terakhir yang belakangan membuat banyak orang terdiam.

Pria muda yang merupakan warga Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Sail, itu diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan berat yang ia alami. Sebelum ditemukan meninggal dunia, SH meninggalkan pesan perpisahan melalui aplikasi WhatsApp, yang justru dikirimkan kepada dirinya sendiri.

Isi pesan tersebut mengungkap penyesalan mendalam. SH meminta maaf kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya atas kesalahan yang telah ia perbuat selama ini. Ia mengaku terjerat masalah keuangan yang kian menyesakkan.

Dalam pesan itu, SH mengakui telah mengambil uang kas kafe sebesar Rp3 juta. Ia juga menyebut telah menggadaikan sepeda motor serta terlilit utang akibat kecanduan judi online yang sulit ia hentikan.

Bahkan, SH menuliskan secara rinci nominal uang untuk menebus sepeda motor yang digadaikannya. Ia meminta agar kendaraan tersebut dijual untuk menutup kerugian yang ia tinggalkan, seolah berusaha bertanggung jawab hingga detik terakhir hidupnya.

Namun, di antara kalimat-kalimat penuh keputusasaan tersebut, terselip sebuah peringatan singkat namun menggugah. “Jangan judi ya. Semuanya karena judi,” tulis SH dalam pesan terakhirnya.

Pesan itu mencerminkan pergulatan batin yang dialaminya. SH mengaku kecanduan judi online setelah sempat merasakan kemenangan besar dan penarikan dana dalam jumlah signifikan. Kemenangan sesaat itu justru menjadi awal dari keterpurukan yang lebih dalam.

Saat uang habis dan utang menumpuk, rasa takut akan konsekuensi hukum serta tekanan mental membuat SH merasa tak memiliki jalan keluar. Kondisi tersebut diduga menjadi pemicu utama keputusannya mengakhiri hidup.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggi Rian Diansyah, membenarkan peristiwa tersebut. Dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, polisi tidak menemukan unsur tindak pidana.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan maupun keterlibatan pihak lain. Barang bukti yang ditemukan menguatkan dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat bunuh diri,” ujar Anggi, Senin (19/1/2026) dikutip dari riaupos.co.

Anggi menambahkan, pihak keluarga korban menolak dilakukan visum et repertum di RS Bhayangkara Pekanbaru. Keluarga telah membuat surat pernyataan resmi dan memilih mengurus pemakaman secara mandiri dengan bantuan warga sekitar.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kisah tragis yang berkaitan dengan judi online. Fenomena yang kian marak dan kerap luput dari perhatian, hingga akhirnya menelan korban.

Di balik layar ponsel dan janji kemenangan instan, judi online perlahan menggerogoti mental, ekonomi, dan harapan hidup seseorang. Pesan terakhir SH kini menjadi pengingat pahit tentang bahaya kecanduan yang sering dianggap sepele.(red)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terpeleset di Tepi Sungai, Kakek 62 Tahun Hilang Terbawa Arus

    Terpeleset di Tepi Sungai, Kakek 62 Tahun Hilang Terbawa Arus

    • calendar_month Kamis, 26 Des 2024
    • 0Komentar

    KAMPAR, KABARVIRAL – Maksum (62), warga Dusun Muara Danau, Desa Sipunggung, Kabupaten Kampar, dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar setelah terpeleset saat hendak mandi di tepi sungai. Insiden itu terjadi di Desa Genting Damai, Kecamatan Salo, pada Selasa (24/12/2024) sekitar pukul 16.00 WIB. Kepala Basarnas Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengungkapkan bahwa satu tim penyelamat telah diterjunkan ke […]

  • Sambut Ramadhan, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

    Sambut Ramadhan, Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi Gelar Coffee Morning Bersama Insan Pers

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Dalam upaya mempererat hubungan kemitraan serta membangun komunikasi yang harmonis bersama insan pers, Humas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi bakal menggelar kegiatan Coffee Morning pada Sabtu dini hari di area caffe roubin Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA BaganSiapiapi. Kegiatan ini dirancang sebagai momen silaturahmi yang hangat dan santai, sekaligus ruang berbagi informasi, diskusi […]

  • Wasalam Thrifting! Komdigi Setuju Tutup Lapak Pakaian Bekas Impor di Medsos

    Wasalam Thrifting! Komdigi Setuju Tutup Lapak Pakaian Bekas Impor di Medsos

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Pemerintah makin tegas menertibkan thrifting. Komdigi dukung pelarangan penjualan pakaian bekas impor di media sosial demi lindungi industri lokal dan tata niaga sehat. Gelombang penertiban penjualan pakaian bekas impor atau aktivitas thrifting semakin meluas. Setelah Kementerian UMKM dan Kementerian Perdagangan mengambil sikap tegas, kini Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan dukungan penuh untuk […]

  • Gaji Guru Telat dan Dugaan Intervensi PPDB, Erisman Yahya Dituding Gagal Pimpin Disdik Riau

    Gaji Guru Telat dan Dugaan Intervensi PPDB, Erisman Yahya Dituding Gagal Pimpin Disdik Riau

    • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL  – Erisman Yahya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau yang ditunjuk Gubernur Abdul Wahid sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau sejak Maret 2025, kini menghadapi badai kritik. Penunjukan kontroversial ini dikecam keras aktivis pendidikan Riau Erwin Sitompul, S.Pd., yang menuntut pencabutan jabatan Erisman sebelum masa tugasnya berakhir akhir Juni […]

  • LAMR Pertanyakan Penyaluran PI PHR yang Nyaris Nol: “Riau Seharusnya Dapat Triliunan”

    LAMR Pertanyakan Penyaluran PI PHR yang Nyaris Nol: “Riau Seharusnya Dapat Triliunan”

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral– Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Provinsi Riau mempertanyakan penyaluran participating interest (PI) Pertamina Hulu Rokan (PHR) Wilayah Kerja Rokan yang seharusnya diterima oleh Provinsi Riau. LAMR menegaskan bahwa perusahaan milik negara tersebut perlu memberikan penjelasan terbuka kepada masyarakat mengenai alasan daerah hampir tidak menerima PI tersebut. “Banyak masyarakat meminta LAMR memanggil PHR untuk mendapatkan […]

  • Polsek Bangko Gelar Rakor  Penanganan Karhutla 

    Polsek Bangko Gelar Rakor  Penanganan Karhutla 

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Dalam rangka mengantisipasi dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Bangko Polres Rokan Hilir menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Karhutla di wilayah Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (27/1/2026). Kegiatan yang berlangsung pada pukul 11.30 WIB hingga 12.30 WIB tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Kelurahan Bagan Punak, Kecamatan Bangko. Rapat koordinasi ini […]

expand_less