Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Gaji Guru Telat dan Dugaan Intervensi PPDB, Erisman Yahya Dituding Gagal Pimpin Disdik Riau

Gaji Guru Telat dan Dugaan Intervensi PPDB, Erisman Yahya Dituding Gagal Pimpin Disdik Riau

  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL  – Erisman Yahya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Riau yang ditunjuk Gubernur Abdul Wahid sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Riau sejak Maret 2025, kini menghadapi badai kritik.

Penunjukan kontroversial ini dikecam keras aktivis pendidikan Riau Erwin Sitompul, S.Pd., yang menuntut pencabutan jabatan Erisman sebelum masa tugasnya berakhir akhir Juni ini.

Erwin Sitompul, pendiri Forum Silaturahmi Guru Bantu Provinsi (FSGBP) Riau, mengungkapkan kejanggalan dalam penunjukan pejabat di lingkungan Disdik Riau:

“Dulu Kabid SMK Arden Semeru pernah ditunjuk jadi PLT Kabid SMA di zaman PLT Kadisdik Riau Ronny Rahmat dia menolak. Kenapa di zaman PLT Kadisdik Riau Erisman Yahya malah ditunjuk jadi PLT Kabid SMA, dan malah dilantik jadi Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Riau oleh Gubernur?,” Kata Erwin

Pola inkonsistensi ini menimbulkan tanda tanya besar atas objektivitas penempatan jabatan strategis jelasnya.

Erwin juga menceritakan pengalaman pahitnya berinteraksi dengan Erisman.Pada 1 April 2024, ia menerima pesan WhatsApp yang menuduhnya sebagai “provokator”hanya karena memperjuangkan gaji guru bantu jenjang DIKDAS yang telat dibayar setelah Lebaran.

Padahal, keterlambatan ini disebutnya sebagai sejarah kelam pertama sejak guru bantu diangkat pada 2006 oleh mantan Gubernur Rusli Zainal.

“Saya berharap Gubernur segera mengganti Plt Kadisdik yang masa jabatannya habis akhir Juni.Pilih yang punya etika dan sopan santun dalam berbicara,”tegas Erwin .

Dalam konteks Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang sedang berlangsung (21 Juni-29 Juni 2025), Erwin mengingatkan ancaman intervensi.

“Agar jangan terjadi kekisruhan dan intervensi lagi di PPDB/SPMB seperti dugaan yang terjadi di PPDB/SPMB di SMA Negeri Plus beberapa waktu yang lalu,”Tuturnya

Peringatan ini relevan mengingat Erisman sebagai Plt Kadisdik saat ini memegang kendali atas proses SPMB yang sedang memasuki tahap krusial—pra pendaftaran (21-24 Juni) dan pendaftaran/pemilihan sekolah (24-29 Juni) .

Kritik juga menyasar lingkungan Disdik Riau terkait dugaan praktik titipan kuota siswa.Dr. Arden Semeru, Sekretaris Disdik yang baru diangkat, diduga terlibat manipulasi kuota PPDB/SPMB di SMA Negeri Plus Provinsi Riau saat menjabat Kabid SMK.Erwin bahkan mendesak KPK menyita alat komunikasi Arden dan Erisman untuk membongkar praktik ini .

Erwin menyoroti disparitas gaji antara guru DIKDAS (pendidikan dasar) dan DIKMEN (pendidikan menengah). Meski sama-sama diangkat melalui tes kelayakan era Rusli Zainal (2006), guru DIKDAS hanya menerima Rp2 juta/bulan, sementara DIKMEN Rp2,5 juta. Perbedaan ini memicu rasa “dianak-tirikan” dan berpotensi menimbulkan gejolak .

Persoalan lain yang mengemuka meliputi:
– Gaji guru selalu telat dibayar setiap tahun
– Guru yang mengajar di kawasan perbatasan belum mendapat perhatian memadai
– Maraknya dugaan pungutan liar di sekolah meski ada dana BOS,seperti dugaan pungutan uang magang,uang perpisahan,dan penjualan LKS.

Masa Depan Pendidikan Riau:Ujian Integritas

Gubernur Wahid, melalui Asisten III Setdaprov Elly Wardhani,membela penunjukan Erisman dengan alasan “rekam jejak dan kinerja”.

Namun, publik mempertanyakan objektivitas penilaian ini, terutama mengingat keduanya sama-sama alumni Pondok Pesantren MTI .

Dengan berakhirnya masa tiga bulan jabatan Plt Kadisdik akhir Juni, keputusan Gubernur Wahid akan menjadi ujian nyata.Pilihan antara mempertahankan Erisman,atau mencari figur baru akan menentukan arah reformasi birokrasi pendidikan Riau.

Erwin menegaskan bahwa perjuangannya bukan sekadar urusan gaji,tapi pembenahan sistemik:

“Pendidikan Riau bukan ajang percobaan.Guru butuh pemimpin yang mendengar,bukan menghakimi” . Pernyataan ini menjadi tamparan keras bagi birokrasi yang dianggap mengutamakan loyalitas politik di atas kompetensi dan integritas.Dengan SPMB 2025 memasuki tahap kritis, transparansi dan akuntabilitas proses seleksi menjadi penanda apakah janji “meritokrasi” dalam birokrasi Riau sekadar retorika.(rls)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Ada Ampun! Prabowo Instruksikan Operasi Besar-Besaran terhadap Tambang Ilegal

    Tak Ada Ampun! Prabowo Instruksikan Operasi Besar-Besaran terhadap Tambang Ilegal

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral– Presiden Prabowo instruksikan penindakan tegas tambang ilegal. Menhan Sjafrie pastikan penegakan hukum terpadu demi lindungi lingkungan dan kekayaan negara. Instruksi tegas datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dalam pertemuan kabinet di Hambalang, Minggu (23/11/2025). Salah satu agenda utamanya: memperkuat penegakan hukum terhadap tambang ilegal yang selama ini merusak lingkungan […]

  • Digerebek Saat Tidur, Buruh di Dumai Ditangkap Simpan Sabu dalam Bantal

    Digerebek Saat Tidur, Buruh di Dumai Ditangkap Simpan Sabu dalam Bantal

    • calendar_month Rabu, 2 Jul 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Polres Dumai menggerebek rumah buruh harian di Jalan Rajawali, Kampung Baru, dan mengamankan 1,97 gram shabu beserta alat isap dan timbangan digital. Tersangka ditangkap saat tidur di ruang tamu.” Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis shabu di wilayah Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Bukit Kapur. Penangkapan dilakukan […]

  • Guru SD di Wonosobo Tertangkap Basah Makan dengan Suami Orang, Videonya Viral di TikTok

    Guru SD di Wonosobo Tertangkap Basah Makan dengan Suami Orang, Videonya Viral di TikTok

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Viral di media sosial, seorang guru SD di Wonosobo tertangkap basah makan bersama pria beristri. Aksi istri sah yang memergoki keduanya di kafe terekam video dan menuai lebih dari 1,4 juta tontonan di TikTok, memicu beragam reaksi warganet. Dalam video yang diunggah ke akun TikTok @diniandriani936, tampak istri sah bersama anaknya mendatangi pasangan […]

  • Jalan Tanjung Jaya Ambles dan Berlubang, Warga Tuding Pertamina Abai

    Jalan Tanjung Jaya Ambles dan Berlubang, Warga Tuding Pertamina Abai

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Kondisi Jalan Tanjung Jaya di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai, kian memprihatinkan. Hampir empat tahun rusak berat, jalan yang berada tepat di samping tembok pembatas Pertamina RU II Dumai itu tak kunjung tersentuh perbaikan. Keluhan kembali disampaikan Ketua RT 11 Tanjung Palas, Bahrizal. Ia menyebut kerusakan jalan ini menjadi bukti lemahnya kepedulian PT […]

  • Upah Rp 1 Juta per Ons, Pengedar Sabu 1,5 Kg Ditangkap Polres Dumai

    Upah Rp 1 Juta per Ons, Pengedar Sabu 1,5 Kg di Dumai Ditangkap Polisi 

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Polres Dumai berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat sekitar 1,5 kilogram. Seorang pria berinisial N (41) yang dikenal sebagai pengedar berhasil diringkus dalam operasi yang digelar pada Jumat (30/1/2026) malam. Pengungkapan kasus ini disampaikan langsung oleh Wakil Kepala Polres Dumai Kompol Rahmadsyah, didampingi Kasat Resnarkoba AKP Riza Effiandi dan […]

  • Nita Gunawan

    Nita Gunawan Pindah Agama Setelah Dapat Mimpi Berturut-turut

    • calendar_month Sabtu, 13 Jul 2024
    • 0Komentar

    Aktris dan selebgram Nita Gunawan baru-baru ini menghebohkan publik dengan pengakuannya terkait perpindahan agama setelah mendapatkan petunjuk melalui mimpi. DALAM sebuah podcast bersama Praz Teguh, Nita mengungkapkan bahwa ia memutuskan untuk pindah agama dari Islam ke Kristen setelah serangkaian mimpi yang dialaminya sejak usia 13 tahun. “Aku sudah mulai dapat mimpi-mimpi itu antara 13-14 tahun. […]

expand_less