Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Pemilik Warung Didenda Rp50 Juta Gara-Gara Nobar Bola, Ditawari Damai Rp100 Juta

Pemilik Warung Didenda Rp50 Juta Gara-Gara Nobar Bola, Ditawari Damai Rp100 Juta

  • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARVIRAL – Seorang pemilik warung didenda Rp 50 juta karena TV dipakai nobar atau nonton bareng oleh pengunjung. Peristiwa ini dialami pemilik warung di Solo, Jawa Tengah bernama Joko (bukan nama sebenarnya). Joko mengaku dituding melanggar hak siar pertandingan sepak bola. Itu berawal dari kegiatan nobar di warungnya, yang kemudian dianggap tidak memiliki lisensi resmi. Di sisi lain, Joko juga ditawari uang damai sebesar Rp 100 juta melansir dari TribunJateng, Joko yang membuka warung sejak tahun 2016 ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Jateng per 31 Juli 2025 tanpa ada mediasi dengan pihak pemegang hak siar. Joko sendiri adalah penggemar sepak bola dan ingin menonton bersama teman-temannya. Sejak memiliki warung, ia rutin menggelar nobar.

“Tahun 2016 saya punya warung sendiri.”

“Rasanya lebih senang kalau nonton bola rame-rame. Banyak teman komunitas ikut nobar di tempat saya,” ujarnya. Namun, sejak 2019 Joko mulai mendapat surat somasi

dari pihak yang mengaku pemegang hak siar. Awalnya ia bingung karena mengira izin keramaian hanya perlu dari pemerintah atau kepolisian. Belakangan ia sadar, ternyata ada aturan soal lisensi penyiaran.

Pada 2022, Joko akhirnya berlangganan lisensi ke pemilik hak siar. la kemudian menanyakan harga untuk UMKM yang akhirnya disepakati sekitar Rp 13 juta termasuk PPN. Nominal tersebut pun dicicil Joko dua kali. Menurutnya, angka itu tetap berat karena kapasitas warungnya hanya 30-40 orang.

“Waktu ada paket UMKM Rp13 juta saja, hitungannya saya masih rugi,” kata Joko. Pada April 2024, ia kembali mendapat somasi. Joko mengetahui harga lisensi nobar yang ditawarkan mencapai Rp25 juta per musim. Pemilik hak siar melalui kuasa hukum meminta pembayaran lisensi Rp25 juta ditambah denda Rp25 juta.

“Total Rp50 juta, tidak mungkin saya bayar. Keuntungan saya dari tiket nobar hanya puluhan ribu,” jelas Joko. Masalah terbaru muncul pada April 2024. Joko menerima surat somasi karena dianggap menayangkan pertandingan tanpa izin. la mencoba bernegosiasi untuk memperpanjang lisensi, tetapi diminta membayar Rp25 juta ditambah denda Rp25 juta. Total Rp50 juta. Itu tidak mungkin saya bayar. Padahal keuntungan saya dari tiket nobar hanya puluhan ribu rupiah,” jelasnya.

Karena tidak ada titik temu, kasus berlanjut ke ranah hukum. Pada Juli 2025, status Joko resmi naik menjadi tersangka atas dugaan pelanggaran Pasal 25 UU No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Joko menyebut dirinya bukan satu-satunya yang terkena somasi. Ia mendapat informasi bahwa ada 540 kasus serupa di seluruh Indonesia, mulai dari hotel hingga warung kecil. Sejak ditetapkan sebagai tersangka, ia mulai mengedukasi pelaku UMKM lain agar tidak mengalami hal serupa.

Di Solo, ia mengetahui setidaknya ada lima tempat usaha yang sudah menerima somasi. “Ada yang dituntut Rp100 juta sampai Rp350 juta.” “Bahkan ada yang langsung tutup usahanya karena takut berurusan dengan hukum,” katanya. Menurut Joko, ada pemilik kafe yang sebenarnya hanya mencoba menyalakan TV untuk cek paket Pemilik hak siar dari Indihome, tetapi tetap dilaporkan.

Ada juga yang tidak memungut tiket nobar, namun tetap dianggap melanggar karena tayangan diputar di tempat komersial.

Menurut Joko, banyak pemilik warung tidak paham soal aturan lisensi. Joko berharap pemerintah turun tangan memediasi kasus ini. Menurutnya, UMKM masih berusaha bertahan setelah pandemi, sehingga biaya lisensi sebesar itu tidak sebanding dengan kondisi usaha kecil. Kalau Timnas Indonesia main, hampir semua warung pasti ingin nobar.” Kini Joko hanya bisa menunggu proses hukum berjalan. la mengaku pasrah, tetapi berharap pengalamannya menjadi pelajaran bagi pelaku UMKM lain.

Ditawari Uang Damai 

Joko sempat diberitahu oleh penyidik Polda Jateng bahwa pihak pemegang hak siar meminta Rp 100 juta agar bisa damai. Mulanya, Joko dipanggil penyidik pada September 2024 untuk dimintai keterangan. la pun mengikuti pemeriksaan dan membuat Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Namun, pada 31 Juli 2025 statusnya berubah menjadi tersangka.**

 

Tags
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mayat Pria Ditemukan di Parit Pelalawan, Diduga Korban Kecelakaan

    Mayat Pria Ditemukan di Parit Pelalawan, Diduga Korban Kecelakaan

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Pelalawan – Warga Desa Pesaguan, Kecamatan Pangkalan Lesung, Kabupaten Pelalawan digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam parit pada Senin pagi (16/9/2024). Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP AR Tinambunan, bersama anggota Sat Reskrim Polres Pelalawan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. “Kami menerima informasi dari warga tentang penemuan mayat laki-laki di […]

  • Kabel Fiber Optik Menjuntai, Raysha Terjerat Hingga Jatuh dari Motor

    Kabel Fiber Optik Menjuntai, Raysha Terjerat Hingga Jatuh dari Motor

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • 0Komentar

    Raysha Isyhani (21) terjerat kabel fiber optik di Jalan Permadi I, Pekanbaru, dan jatuh dari motor. Ia kini dirawat di Rumah Sakit Prima dengan luka bakar akibat gesekan kabel. SEBUAH insiden tragis menimpa seorang gadis cantik, Raysha Isyhani (21), di Jalan Permadi I, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru, Ahad (21/07/24) malam. Raysha, yang sedang mengendarai […]

  • Sekretaris Daerah Kota Dumai, Indra Gunawan saat menyampaikan Ekspose Proposal DAK Tematik PPKT TA 2025 yang diselenggarakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Rabu (10/07/2024).

    Ini Alasan Pemko Dumai Harus Relokasi Warga RT 08 dan RT 13 Purnama

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Dumai memutuskan untuk melakukan relokasi terhadap warga RT 08 dan RT 13 di Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Keputusan ini diambil setelah kedua wilayah tersebut ditetapkan sebagai kawasan perumahan dan pemukiman kumuh melalui SK Walikota Dumai nomor 050.13/576/2024. KEPUTUSAN ini bukan tanpa alasan. Berbagai faktor mendesak, seperti kondisi lingkungan yang tidak layak huni, […]

  • Dugaan Pemotongan TPP ASN PPPK Guru di Riau, Kadisdik: Laporkan Jika Ada Bukti

    Dugaan Pemotongan TPP ASN PPPK Guru di Riau, Kadisdik: Laporkan Jika Ada Bukti

    • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
    • 0Komentar

    DUMAI,KABARVIRAL – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Edi Rusma Dinata angkat bicara terkait adanya pemberitaan soal pemotongan TPP bagi ASN dan PPPK tenaga pendidik. Dia secara tegas menyebutkan akan menindak tegas pelakunya jika terbukti benar. “Terkait informasi yang belum jeas kebenarannya tersebut harusnya diklarifikasi kepada bagian keuangan dinas. Namun, jika mendapati temuan silahkan laporkan kami […]

  • Sempat Digrebek Satpol PP, Imigrasi Dumai Tegaskan WNA Tiongkok Ini Tak Langgar Aturan

    Sempat Digrebek Satpol PP, Imigrasi Dumai Tegaskan WNA Tiongkok Ini Tak Langgar Aturan

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai, Ruhiyat M Tolib, memastikan bahwa Yang Chenghan (32), Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang sempat terjaring razia Satpol PP Kota Dumai, tidak terbukti melanggar aturan keimigrasian. Ruhiyat M Tolib menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan keimigrasian yang dilakukan pada Rabu (14/1/2026), Yang Chenghan diketahui memiliki Izin Tinggal […]

  • Flu Amerika Serikat super flu

    Lonjakan Kasus ‘Super Flu’ di AS Mengkhawatirkan, Ribuan Orang Meninggal Dunia

    • calendar_month Kamis, 1 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Kasus super flu Influenza A subclade K melonjak di Amerika Serikat. CDC mencatat 7,5 juta terinfeksi, 81 ribu dirawat, dan lebih dari 3.100 orang meninggal dunia. Lonjakan kasus influenza di Amerika Serikat kian mengkhawatirkan seiring merebaknya varian baru yang dijuluki ‘super flu’, yakni Influenza A subclade K. Meski musim flu baru dimulai, eskalasi […]

expand_less