Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Polda Riau Sita Rp12 Miliar dalam Kasus Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau

Polda Riau Sita Rp12 Miliar dalam Kasus Korupsi SPPD Fiktif Setwan DPRD Riau

  • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau berhasil menyita uang sebesar Rp12 miliar dalam dugaan kasus korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) Fiktif di Sekretariat DPRD Riau. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya yang hanya Rp9,2 miliar. Uang sitaan tersebut berupa uang tunai dan belum termasuk aset lain yang telah diamankan sebelumnya.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Ade Kuncoro, menjelaskan bahwa penyitaan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum dalam kasus korupsi yang diduga merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. “Benar, saat ini total uang sitaan sudah mencapai Rp12 miliar,” ujar Kombes Ade, Rabu (29/1/2025).
Sebelumnya, sebanyak 30 orang pegawai DPRD Riau telah mengembalikan uang senilai Rp2,1 miliar yang diduga berasal dari praktik SPPD fiktif. Kombes Ade menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk menindak tegas siapa pun yang terlibat dan tidak bersedia mengembalikan uang tersebut. “Kami memberikan batas waktu hingga akhir Januari 2025 bagi yang terlibat untuk mengembalikan uang,” tegasnya.
Hingga saat ini, Ditreskrimsus Polda Riau telah memeriksa 380 orang saksi dari target 401 orang. “Masih ada lima orang lagi yang akan kami periksa,” tambah Kombes Ade. Penyidikan terus digenjot untuk mengungkap aliran dana dan keterlibatan lebih banyak pihak dalam kasus ini.
Berdasarkan perhitungan sementara, kerugian negara akibat korupsi SPPD fiktif ini diperkirakan mencapai Rp162 miliar. BPKP Riau saat ini tengah melakukan audit untuk memastikan besaran kerugian negara secara akurat.
Tiga Golongan Diduga Menikmati Dana Korupsi
Kombes Ade mengungkapkan bahwa dana ratusan miliar rupiah tersebut diduga dinikmati oleh tiga golongan, yaitu Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga ahli, dan tenaga harian lepas. Besaran dana yang diterima oleh setiap individu bervariasi, mulai dari Rp100 juta hingga Rp300 juta.
“Kami akan terus mendalami aliran dana ini dan memastikan semua pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Kombes Ade.
Kasus korupsi SPPD fiktif ini telah menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat. Banyak yang berharap agar penegakan hukum dilakukan secara tegas dan transparan untuk mencegah praktik serupa di masa depan.
Polda Riau juga berkomitmen untuk terus mengusut tuntas kasus ini sebagai bentuk komitmen pemberantasan korupsi di tingkat daerah. “Kami tidak akan berhenti sampai semua pihak yang terlibat diproses secara hukum,” pungkas Kombes Ade.(red/isa)
  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Borong Dagangan Pedagang Lokal, Aktivis Pendidikan Erwin Sitompul Bagikan Ratusan Takjil ke Masyarakat

    Borong Dagangan Pedagang Lokal, Aktivis Pendidikan Erwin Sitompul Bagikan Ratusan Takjil ke Masyarakat

    • calendar_month Sabtu, 29 Mar 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Wujud rasa syukur serta berbagi kebahagiaan di bulan ramadhan, aktivis pendidikan Provinsi Riau, Erwin Sitompul, S.Pd bagikan ratusan takjil kepada masyarakat dan pengguna jalan. Ratusan takjil yang dibagikan tidak saja kepada pengguna jalan namun juga kepada warga sekitar di Jalan Sultan Syarif Kasim. Memanfaatkan dagangan makanan berbuka dari bedagang sekitar, Erwin memborong […]

  • PT SDS Raih Dua Penghargaan Dalam Ajang Riau Downstream Proposal Project Challenge 2025

    PT SDS Raih Dua Penghargaan Dalam Ajang Riau Downstream Proposal Project Challenge 2025

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • 0Komentar

    SAMOSIR, KABARVIRAL  – PT Sari Dumai Sejati sukses meraih dua penghargaan dalam ajang Riau Downstream Proposal Project Challenge 2025 yang digelar di Mariana Resort, Kabupaten Samosir, Sumatra Utara, Sabtu (14/6/2025). Ajang ini merupakan program kolaborasi Pemerintah Provinsi Riau dan Bank Indonesia yang bertujuan mendorong hilirisasi industri lewat peningkatan investasi dan inovasi. Selain itu, program ini […]

  • KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Disdik Riau Terkait Penganggaran APBD

    KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Disdik Riau Terkait Penganggaran APBD

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi menggeledah tiga lokasi di Provinsi Riau dan menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik (BBE) yang diduga berkaitan dengan penganggaran APBD. Penggeledahan berlangsung Kamis (13/11/2025) dan menyasar kantor Dinas Pendidikan serta dua rumah milik pihak terkait. Jubir KPK, Budi Prasetyo, menyebut temuan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi yang […]

  • Video Viral Anak Ditendang di Siak, Polisi Tangkap Ayah Tiri

    Video Viral Anak Ditendang di Siak, Polisi Tangkap Ayah Tiri

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Sebuah video yang memperlihatkan aksi kekerasan terhadap seorang anak perempuan berusia sekitar 4 tahun viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari masyarakat. Dalam rekaman tersebut, korban tampak ditendang hingga terjungkal oleh seorang pria dewasa yang belakangan diketahui sebagai ayah tirinya. Anak berbaju biru itu terlihat histeris menahan sakit setelah tubuh dan […]

  • Kepala Lapas Bengkalis Muhammad Lukman memberikan keterangan terkait dugaan keterlibatan napi dalam pengungkapan narkoba seberat 9,5 kg sabu dan 9.000 pil ekstasi oleh Polda Riau.

    Kepala Lapas Bengkalis: Informasi Narkoba 9,5 Kg dan 9.000 Pil Ekstasi Masih Sepihak

    • calendar_month Sabtu, 22 Jun 2024
    • 0Komentar

    KABARVIRAL.CO – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kabupaten Bengkalis, Muhammad Lukman, menyatakan bahwa informasi terkait pengungkapan narkoba jenis sabu seberat 9,5 kg dan 9.000 pil ekstasi oleh Polda Riau masih sepihak. “Kami masih mendalami informasi yang menyebutkan keterlibatan napi Bengkalis dalam kasus ini. Informasi ini masih sepihak, namun kami akan terus berkoordinasi dengan Polda […]

  • [HOAKS] Pesan Berantai Soal Razia Pajak STNK di Inhil, Dishub dan Polres Tegaskan Tidak Benar

    [HOAKS] Pesan Berantai Soal Razia Pajak STNK di Inhil, Dishub dan Polres Tegaskan Tidak Benar

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • 0Komentar

    INHIL, KABARVIRAL – Belakangan ini, masyarakat Kabupaten Indragiri Hilir diresahkan dengan beredarnya pesan berantai melalui aplikasi WhatsApp yang mengklaim akan dilaksanakannya razia besar-besaran pajak kendaraan bermotor oleh pihak Pemda, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Kepolisian. Dalam pesan tersebut disebutkan bahwa razia akan menargetkan kendaraan yang menunggak pajak STNK lebih dari tiga tahun. Bahkan, pesan itu menyebutkan […]

expand_less