Aktivis Pendidikan Desak Pj Gubernur Riau Copot Kabid SMK dan Sejumlah Pejabat Disdik Riau
- calendar_month Sabtu, 28 Sep 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kabarviral, Dumai – Erwin Sitompul, S.Pd, seorang aktivis pendidikan, mendesak Pj Gubernur Riau, Dr. Rahman Hadi, M.Si, untuk segera mencopot beberapa pejabat di Dinas Pendidikan Provinsi Riau, yakni Kabid SMK Arden Simeru, Kabid GTK Faizal Ahmadin, dan eks PPK SMA Hendra Kumadi, yang kini dipindahtugaskan ke Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau.
Erwin menilai, para pejabat tersebut diduga terlibat dalam praktik nepotisme dan memiliki keterkaitan dengan Tengku Fauzan Tambusai, eks Kadisdik Riau, yang saat ini tengah menghadapi proses hukum terkait dugaan korupsi perjalanan dinas di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.
Menurut Erwin, Arden Simeru, selaku Kabid SMK, dituding terlibat dalam pengangkatan Kepala SMK Negeri 4 Dumai yang dinilai tidak kompeten. Ia memaksakan penempatan Kepala SMK yang juga menjabat sebagai Plt Kepsek SMA Negeri 8 Dumai dan bendahara BOS SMA Binsus Dumai, meskipun tidak memiliki pengalaman yang relevan dalam bidang kejuruan.
“Kita minta Pj Gubri segera mencopot Kabid SMK, karena tidak profesional dalam menetapkan jabatan kepala sekolah. Ini akan berdampak pada kualitas pendidikan kejuruan di Dumai,” ujar Erwin dalam siaran persnya pada Jumat (27/9/2024).
Selain itu, Erwin juga menyerukan evaluasi terhadap Kabid GTK Faizal Ahmadin dan eks PPK SMA Hendra Kumadi, yang disebut-sebut masih ikut campur dalam kegiatan di Disdik Riau meskipun telah dipindahtugaskan. Keduanya diduga terlibat dalam penerimaan fee dari kegiatan di dinas tersebut dan memiliki kedekatan dengan Tengku Fauzan.
Erwin menegaskan, agar penegak hukum segera melakukan investigasi atas dugaan keterlibatan mereka dalam praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ia berharap dunia pendidikan di Riau dapat terbebas dari segala bentuk praktik jahat yang merugikan.
“Kami ingin pendidikan di Riau bersih dan dikelola oleh orang-orang yang kompeten, demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.(red/isa)
- Penulis: Redaksi







