Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Kakak Beradik Pengedar Narkoba Diciduk, Polisi Temukan Barang Bukti di Plafon Rumah

Kakak Beradik Pengedar Narkoba Diciduk, Polisi Temukan Barang Bukti di Plafon Rumah

  • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Kabarviral, Pekanbaru – Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Pekanbaru berhasil membekuk tiga orang pengedar narkoba di wilayah Pekanbaru. Ketiga pelaku yang ditangkap adalah GM, EP, dan M, yang diketahui beroperasi di kawasan tersebut. Dari ketiga pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa narkoba jenis sabu dan pil ekstasi.

Penangkapan ketiga pengedar ini dilakukan pada Kamis (29/08/2024). Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 132,86 gram sabu, 61 butir pil ekstasi, dan 28,84 gram serbuk ekstasi.

Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru, Kompol Bagus Faria, mengungkapkan bahwa pelaku pertama yang diringkus adalah EP dan GM, yang merupakan kakak beradik. Keduanya ditangkap di sebuah rumah di Jalan Nuri X, Kecamatan Marpoyan Damai.

“Di kamar pelaku, ditemukan barang bukti berupa tiga bungkus plastik kecil berisi sabu dengan berat kotor tiga gram dan tiga timbangan digital. Dari keterangan mereka, narkotika tersebut diperoleh dari pelaku M,” jelas Kompol Bagus.

Berdasarkan keterangan dari EP dan GM, polisi kemudian melakukan pengembangan dan berhasil menemukan tempat persembunyian pelaku M di Jalan Rawa Bening Ujung, Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tuah Madani. Petugas langsung bergerak dan mengamankan M di lokasi tersebut.

Saat melakukan penggeledahan di rumah M, petugas menemukan tiga bungkus plastik bening klip merah berisi sabu ukuran sedang dan tiga bungkus plastik berisi pecahan pil ekstasi. Selain itu, terdapat 61 kapsul berisi serbuk ekstasi serta sejumlah barang bukti lainnya. Barang-barang tersebut disembunyikan di atas plafon rumah M.

“Barang bukti itu kita temukan di atas plafon rumah,” tambah Kompol Bagus.

Kini, pelaku GM dan EP dijerat dengan Pasal 114 ayat 1 juncto Pasal 112 ayat 1 juncto Pasal 132 UU Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Sementara pelaku M dikenakan Pasal 114 ayat 2 juncto Pasal 112 ayat 2 juncto Pasal 132 UU Narkotika dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling singkat enam tahun.

Dengan adanya penangkapan ini, pihak kepolisian terus melakukan upaya untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Pekanbaru dan sekitarnya. (Red/Isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi, saat menghadiri rapat bersama Badan Anggaran DPRD Kota Dumai, Senin (8/7/2024).

    Kadishub Dumai Rapat Anggaran Bersama DPRD dan TAPD Kota Dumai Bahas Prognosis Semester II

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2024
    • 0Komentar

    DUMAI, Kabarviral – Kepala Dinas Perhubungan Kota Dumai, Said Effendi, SE MM, menghadiri rapat bersama Badan Anggaran DPRD Kota Dumai dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Dumai Senin (8/7/2024). Rapat penting ini membahas laporan realisasi semester pertama serta prognosis untuk enam bulan berikutnya, memastikan kelancaran dan efektivitas penggunaan anggaran. Rapat yang dipimpin oleh Sekretaris […]

  • Aktivis ’98 Desak Presiden Prabowo Tindak Gubernur Riau Terkait Tambang Ilegal di Hutan Lindung

    Aktivis ’98 Desak Presiden Prabowo Tindak Gubernur Riau Terkait Tambang Ilegal di Hutan Lindung

    • calendar_month Kamis, 17 Jul 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL– Tekanan publik terhadap Gubernur Riau, Abdul Wahid, terkait dugaan korupsi dan pencucian uang dalam operasi tambang granit ilegal di kawasan hutan semakin menguat. Erwin Sitompul, S.Pd., aktivis 98 dan pegiat pendidikan Riau, secara tegas mendesak Presiden Prabowo dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan menyelesaikan kasus yang telah dilaporkan ke Kejaksaan Agung. […]

  • 2.000 PPPK Tidore Menolak Dirumahkan, Banggar DPR Minta Pemerintah Turun Tangan

    2.000 PPPK Tidore Menolak Dirumahkan, Banggar DPR Minta Pemerintah Turun Tangan

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Ribuan PPPK, PPPK paruh waktu, dan ASN di Kota Tidore Kepulauan menggelar aksi usai apel akbar terkait efisiensi anggaran. Wali Kota Muhammad Sinen mengungkap defisit Rp50 miliar dan menegaskan siap mundur jika tenaga kontrak dirumahkan. Ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dan aparatur sipil negara (ASN) memadati halaman Kantor […]

  • Tiga pelaku pencurian uang ratusan juta Alokasi Dana Desa (ADD) yang berhasil diamankan Polsek Pujud bersama barang bukti

    Uang Ratusan Juta Dana Desa Dicuri saat Salat Jum’at, Pelaku Ditangkap di Warung Biliar

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • 0Komentar

    Polsek Pujud berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian uang ratusan juta dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Kepenghuluan Tanjung Medan Utara. Aksi pencurian ini terjadi pada Jumat, 24 Mei 2024, saat pemilik rumah sedang menunaikan ibadah Salat Jum’at. KETIGA pelaku yang diamankan adalah ES alias Eki (27), EW alias Eka (40), dan T Purba alias Tofik […]

  • Operasi Cipta Kondisi, Delapan Sejoli Terjaring Razia Satpol PP Dumai

    Operasi Cipta Kondisi, Delapan Sejoli Terjaring Razia Satpol PP Dumai

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai kembali menggelar razia kos-kosan dan penginapan di wilayah Kecamatan Dumai Selatan, Senin (19/1/2026) malam. Hasilnya, delapan sejoli bukan suami istri terjaring dan diamankan petugas. Razia yang digelar sebagai bagian dari operasi cipta kondisi ini menyasar sejumlah lokasi yang sebelumnya dilaporkan masyarakat. Petugas Satpol PP Dumai […]

  • Gaji PNS dan PPPK Terancam Tersendat, Pemerintah Kucurkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda

    Gaji PNS dan PPPK Terancam Tersendat, Pemerintah Kucurkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda

    • calendar_month Jumat, 7 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Pemerintah pusat menyiapkan Rp20,5 triliun untuk memperkuat keuangan 490 pemda. Dana ini ditargetkan menjaga pembayaran gaji PNS dan PPPK tetap tepat waktu. Pemerintah pusat menyiapkan anggaran sebesar Rp 20,5 triliun guna memperkuat kondisi keuangan pemerintah daerah. Dana tersebut akan disalurkan kepada 490 pemerintah daerah untuk memastikan pembayaran gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) […]

expand_less