Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » 2 Warga Duri Diamankan di Pelabuhan Roro Dumai dengan 100 Gram Sabu

2 Warga Duri Diamankan di Pelabuhan Roro Dumai dengan 100 Gram Sabu

  • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dua warga Duri berhasil diamankan Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Dumai di Pelabuhan Roro Bandar Sri Junjungan pada Jumat (5/7/2024) pagi. Kedua pelaku yang diamankan adalah VC alias CD (28) warga Kelurahan Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis dan DS alias DN (22) warga Kelurahan Gajah Sakti Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis. Keduanya diduga sebagai pengedar narkotika jenis Sabu.

PENANGKAPAN ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima pada pertengahan Juni 2024. Masyarakat melaporkan adanya aktivitas jual beli narkotika jenis Sabu oleh warga Kabupaten Bengkalis di sekitar Kota Dumai. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Dumai melakukan penyelidikan intensif.

Setelah mengumpulkan bukti dan informasi yang cukup, Tim Opsnal Sat Res Narkoba Polres Dumai akhirnya melakukan operasi penangkapan di areal parkir Pelabuhan Roro Bandar Sri Junjungan. Kedua tersangka ditangkap saat baru saja tiba dari Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.

Dalam penggeledahan, polisi menemukan 1 paket narkotika jenis Sabu seberat 100,74 gram yang disimpan di dalam kantong celana belakang sebelah kiri VC alias CD (28). Barang bukti tersebut dibungkus dalam kotak minuman sosro warna merah. Selain itu, polisi juga menyita 2 unit handphone android milik pelaku.

Kapolres Dumai AKBP Dhovan Oktavianton, S.H, S.I.K, M.Si melalui Kasat Res Narkoba Polres Dumai AKP M. Sodikin, S.H, M.Si membenarkan penangkapan ini. “Kedua tersangka tidak hanya sebagai pengedar, tetapi juga pengguna narkotika jenis Sabu, berdasarkan hasil pemeriksaan urine,” ujar AKP M. Sodikin pada Minggu (7/7/2024).

Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Dumai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. “Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya akan dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo Pasal 112 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun,” tegas AKP M. Sodikin.**

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bappenas Tinjau Tol Bukittinggi–Sicincin dan Lembah Anai, Hutama Karya Sebut Konektivitas Sumbar Kian Strategis

    Bappenas Tinjau Tol Bukittinggi–Sicincin dan Lembah Anai, Hutama Karya Sebut Konektivitas Sumbar Kian Strategis

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    PADANG (KABARVIRAL.CO) – Bappenas bersama Hutama Karya dan sejumlah kementerian meninjau koridor Lembah Anai serta rencana Tol Bukittinggi–Sicincin. Proyek ini dinilai penting untuk memperkuat konektivitas, logistik, dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. PT Hutama Karya (Persero) menerima kunjungan kerja Deputi Bidang Infrastruktur Kementerian PPN/Bappenas Abdul Malik Sadat Idris bersama sejumlah kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi Sumatera […]

  • Erwin Sitompul Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI yang Seret Nama Gubernur Riau

    Erwin Sitompul Minta Pers Kawal Pengusutan Dugaan Korupsi Dana CSR BI yang Seret Nama Gubernur Riau

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    ‎PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Pers diminta tidak pasif dalam mengawal proses penegakan hukum terkait dugaan korupsi pengelolaan dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility*(CSR) Bank Indonesia (BI) yang belakangan menjadi sorotan publik. ‎Pejuang guru, Erwin Sitompul, menilai pers memiliki peran strategis dalam memastikan setiap proses hukum yang menyangkut kepentingan publik berjalan secara transparan, objektif, […]

  • Fortuner Mewah dalam Kasus Penyelundupan CPMI Dumai

    Publik Pertanyakan Pemilik Fortuner Mewah dalam Kasus Penyelundupan CPMI Dumai

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Pengungkapan kasus penyelundupan 26 calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) ke Malaysia di Kota Dumai, Riau, masih menyisakan tanda tanya besar di tengah publik. Sorotan kini mengarah pada kepemilikan sebuah Toyota Fortuner mewah yang digunakan dalam pengangkutan CPMI nonprosedural tersebut. Kasus ini terungkap setelah Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Polres Dumai menggagalkan […]

  • Korupsi PI Rohil, Kekasih Rahman Akui Terima Rp181 Juta

    Korupsi PI Rohil, Kekasih Rahman Akui Terima Rp181 Juta

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Sidang korupsi dana PI Pertamina Hulu Rokan di Pekanbaru mengungkap aliran dana Rp181 juta dari terdakwa Rahman kepada kekasihnya Lena Amelia. Persidangan dugaan korupsi dana Participating Interest (PI) 10 persen dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) kembali mengungkap fakta baru. Dalam sidang di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Senin petang kemarin, seorang perempuan bernama […]

  • Emak-emak di Rohul Geruduk Peternakan Ayam

    Tak Tahan Bau Menyengat dan Serbuan Lalat, Emak-emak di Rohul Geruduk Peternakan Ayam

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Tak tahan lagi menghirup bau kotoran ayam yang menyengat dan serbuan lalat, ratusan warga Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Rohul, menggelar aksi damai di lokasi peternakan ayam ras pedaging di Dusun Lintam, Kamis (15/1/2026). Warga yang mayoritas emak-emak menuntut penutupan kandang ayam yang dinilai sudah tidak layak karena berada dekat pemukiman padat […]

  • TPP ASN Meranti Desember 2025 Tak Termasuk Tunda Bayar

    TPP ASN Meranti Desember 2025 Tak Termasuk Tunda Bayar, Ini Penjelasan Inspektorat

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kepulauan Meranti untuk Desember 2025 dipastikan tidak masuk dalam skema tunda bayar, meskipun hingga kini belum dibayarkan. Kepala Inspektorat Kepulauan Meranti, Rawelly Anelia, menegaskan kondisi tersebut bukan karena TPP tidak diusulkan, melainkan karena aturan melarang pembayaran TPP dilakukan pada tahun anggaran berikutnya. “TPP ASN […]

expand_less