Jaga Kebun Sawit, Satpam PT SLS Ditembak ‘Ninja Sawit’
- calendar_month Senin, 2 Feb 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral– Aksi pencurian kelapa sawit di Kabupaten Pelalawan kian meresahkan dan semakin brutal. Seorang petugas keamanan PT Sari Lembah Subur (SLS) dilaporkan menjadi korban penembakan saat menjalankan tugas pengamanan di areal kebun perusahaan, Desa Genduang, Kecamatan Pangkalan Lesung, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Okto Bekalani, satpam PT SLS. Ia diduga ditembak oleh pelaku pencurian kelapa sawit yang kerap disebut sebagai “ninja sawit”. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB di Afdeling Carli Blok 14/15 PT Sari Lembah Subur.
Kapolsek Pangkalan Lesung, AKP Lambok Pakpahan, membenarkan adanya insiden penembakan terhadap petugas keamanan perusahaan tersebut. Ia mengatakan, pihak kepolisian telah turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi-saksi, serta mengamankan barang bukti.
“Benar, kami menerima laporan penembakan terhadap petugas keamanan di kebun PT SLS. Penanganan awal sudah dilakukan dan selanjutnya dikoordinasikan dengan Polres Pelalawan,” ujar AKP Lambok, dikutip dari GoRiau.com, Minggu (1/2/2026).
Berdasarkan informasi awal, suara tembakan terdengar saat aktivitas evakuasi buah sawit berlangsung di sekitar lokasi kejadian. Setelah terdengar letusan senjata api, korban mendatangi rekan-rekannya dan mengaku telah tertembak.
Pelapor dalam kejadian ini adalah Sjafril Arwin, petugas pengamanan PT SLS. Ia bersama saksi lainnya, M. Ripai, yang merupakan karyawan perusahaan, berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi.
Korban kemudian segera dievakuasi ke Poliklinik Kebun (Polibun) PT Sari Lembah Subur untuk mendapatkan pertolongan pertama. Selanjutnya, korban dirujuk ke RS Syafira Pekanbaru guna mendapatkan perawatan medis lanjutan. Hingga saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.
Humas PT Sari Lembah Subur, Ginanjar, turut membenarkan peristiwa penembakan tersebut.
“Benar, telah terjadi penembakan terhadap satpam kami di lokasi kebun PT SLS,” ujarnya singkat.
Sementara itu, Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara, SIK, melalui Kasihumas AKP Thomas Bernandes Siahaan, S.Sos, menyampaikan bahwa kasus tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh jajaran Polres Pelalawan.
“Kami masih melakukan pengembangan dan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku serta motif di balik kejadian ini,” katanya.
Peristiwa penembakan ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait keamanan di areal perkebunan, terutama dengan adanya dugaan penggunaan senjata api oleh pelaku pencurian sawit. Pihak kepolisian mengimbau perusahaan dan masyarakat agar tetap waspada serta mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum. ***
- Penulis: Redaksi







