Dana BOSDA Rp103 Miliar Mandek, Ribuan Guru di Riau Menjerit
- calendar_month Selasa, 25 Feb 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, KABARVIRAL – Keterlambatan pembayaran dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) di Provinsi Riau menjadi sorotan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Riau yang digelar pada Senin (24/2/2025). Rapat tersebut turut dihadiri Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Riau.
Dalam rapat tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Riau mengungkapkan adanya tunda bayar yang mencapai Rp136 miliar. Dari jumlah tersebut, Rp103 miliar di antaranya merupakan dana untuk pembayaran gaji guru yang hingga kini belum terealisasi.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Riau, Edi Rusma Dinata, menyatakan bahwa pihaknya telah mengajukan pencairan dana BOSDA sejak Oktober 2024. Namun hingga kini, belum ada kepastian kapan pembayaran akan dilakukan.
“Proses administrasi pengajuan sudah kami lakukan sejak tahun lalu, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan apakah pembayaran telah dilakukan,” ujar Edi dalam rapat tersebut.
Keterlambatan ini tentu berdampak pada kesejahteraan guru di Riau yang mengandalkan dana BOSDA untuk mendapatkan hak gaji mereka. Sejumlah guru pun mengeluhkan kondisi ini karena menyebabkan ketidakpastian finansial bagi mereka.
Tunda Bayar Capai Rp915 Miliar, PUPR Tertinggi
Wakil Ketua DPRD Riau, Parisman Ihwan, yang memimpin jalannya rapat menegaskan bahwa pihaknya ingin mendapatkan kepastian terkait tunda bayar yang terjadi di berbagai OPD. Ia menyebutkan bahwa total tunda bayar di Pemprov Riau mencapai Rp915 miliar.
“Total tunda bayar itu Rp915 miliar, paling besar ada di Dinas PUPR yang mencapai Rp382 miliar, sementara di Dinas Pendidikan mencapai Rp136 miliar. Dari jumlah itu, Rp103 miliar adalah dana BOSDA yang menyebabkan gaji guru tertunda,” ujar Parisman.
DPRD Riau meminta Pemprov segera mengambil langkah konkret agar masalah ini segera diselesaikan. Pasalnya, keterlambatan ini berimbas langsung pada sektor pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik di Riau.
Dengan belum adanya kepastian pembayaran dana BOSDA, guru-guru di Riau hanya bisa berharap agar pemerintah segera menemukan solusi agar hak mereka segera diterima.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






