Tak Tahan Bau Menyengat dan Serbuan Lalat, Emak-emak di Rohul Geruduk Peternakan Ayam
- calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Tak tahan lagi menghirup bau kotoran ayam yang menyengat dan serbuan lalat, ratusan warga Desa Pematang Tebih, Kecamatan Ujung Batu, Rohul, menggelar aksi damai di lokasi peternakan ayam ras pedaging di Dusun Lintam, Kamis (15/1/2026).
Warga yang mayoritas emak-emak menuntut penutupan kandang ayam yang dinilai sudah tidak layak karena berada dekat pemukiman padat penduduk dan bertahun-tahun mengganggu kenyamanan serta kesehatan lingkungan.
Sejumlah pejabat tampak hadir di lokasi, di antaranya Camat Ujung Batu Sigit Pranjoro SSTP, Kapolsek Ujung Batu Kompol Yusup Purba SH MH, Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disnakbun Rohul Doni SPt MPt, Plt Kabid Penegakan Perda Satpol PP Rohul Samsul Kamal, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Rohul, Kepala Desa Pematang Tebih Slamet, serta pemilik usaha peternakan ayam ras pedaging Rahmatan Lilalamin.
Aksi ini berujung mediasi yang difasilitasi pemerintah kecamatan. Hasilnya, pemilik usaha sepakat menutup kandang tipe terbuka dan dilarang mengisi kandang tertutup sebelum kewajiban pengelolaan lingkungan dipenuhi.
Camat Ujung Batu Sigit Pranjoro SSTP saat dikonfirmasi, Kamis (15/1/2026), mengatakan pemerintah kecamatan bersama Forkopimcam dan pemerintah desa telah mendengarkan keluhan warga dan memfasilitasi mediasi guna mencari solusi terbaik.
Terdapat tiga poin utama dalam kesepakatan tersebut. kandang ayam tipe terbuka (open) harus ditutup. kandang ayam tipe tertutup (close) tidak diperbolehkan diisi bibit ayam baru sebelum seluruh kewajiban pengelolaan lingkungan sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Rohul dipenuhi
“Jika kesepakatan dilanggar, usaha peternakan siap ditutup,” ujar Sigit Pranjoro.(red/isa)
- Penulis: Redaksi







