Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Pasangan di Selatpanjang Ini Terpaksa Menikah di Penjara Akibat Kasus Kekerasan Seksual

Pasangan di Selatpanjang Ini Terpaksa Menikah di Penjara Akibat Kasus Kekerasan Seksual

  • calendar_month Minggu, 11 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kisah cinta pasangan asal Selatpanjang ini berakhir tragis setelah mereka terpaksa menikah di balik jeruji besi akibat kasus kekerasan seksual yang menjerat sang calon suami. Rais dan RA, yang telah lama menjalin hubungan, akhirnya melangsungkan pernikahan di Masjid Ar-Rahman, Mako Polres Kepulauan Meranti, pada Sabtu (10/08/24) dengan suasana penuh haru dan ketidakpastian.

RAIS, yang kini berstatus sebagai tahanan, ditahan sejak 27 Mei 2024 setelah dilaporkan melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap RA, yang kala itu masih berstatus sebagai pacarnya. Meski dalam kondisi sulit, kedua keluarga sepakat untuk tetap melangsungkan pernikahan, namun harus dilakukan di dalam penjara.

Pernikahan dimulai pukul 10.30 WIB dan dihadiri oleh penghulu dari KUA Kecamatan Tebingtinggi Barat serta keluarga dari kedua belah pihak. Acara sakral ini juga turut disaksikan oleh sejumlah pejabat kepolisian, di antaranya Kapolsek Tebing Tinggi, Iptu Daniel Bakara, dan Kanit Patroli Sat Polairud Iptu Abdul Roni, yang memastikan prosesi berlangsung lancar dan aman.

Meskipun di balik jeruji besi, Rais dan RA tampak serasi dalam balutan busana pengantin berwarna putih. Rais, yang tampak gugup saat mengucapkan ijab kabul, akhirnya berhasil mengucapkannya dengan lancar setelah beberapa kali mencoba. RA pun resmi menjadi istri sahnya.

Setelah akad nikah, suasana haru meliputi seisi masjid ketika RA mencium tangan suaminya, dan Rais mengecup lembut kening istrinya. Momen ini semakin mengharukan ketika keduanya memeluk orangtua masing-masing, menerima restu dan doa dari keluarga besar. Sayangnya, kebahagiaan mereka hanya berlangsung sekejap. Usai acara resepsi sederhana, Rais harus segera kembali ke tahanan di Mako Polres Kepulauan Meranti.

Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Kurnia Setyawan, melalui Kapolsek Tebingtinggi, Iptu Daniel Bakara, menjelaskan bahwa pihak kepolisian memberikan fasilitas pernikahan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap hak-hak tahanan.

“Kami menghormati hak para tahanan. Mereka melangsungkan pernikahan di Masjid Ar-Rahman, Polres Meranti. Semoga, tersangka bisa berubah menjadi lebih baik lagi karena memiliki keluarga yang harus dinafkahi dengan jalan halal,” ujar Kapolsek.(red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

    Tas Baru, Energi Baru: Senyum Siswa Minas Sambut HUT ke-1 Danantara

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Pekanbaru, 10 Maret 2026 – “Dulu aku nggak punya tempat pensil, jadi pensil sama penghapusnya cuma dimasukin ke tas aja. Sekarang aku sudah punya tempat pensil sendiri.” Kalimat polos dari Alfi (10), murid kelas 4 SDN 10 Minas Timur itu, memecah suasana Senin pagi. Senyumnya mengembang sembari memeluk erat tas sekolah barunya. Hari itu, […]

  • Direktur RSUD Pratomo BAA Disorot, HIPEMAROHI Pekanbaru: Ada Apa Dibalik Dana BLUD?

    Direktur RSUD Pratomo BAA Disorot, HIPEMAROHI Pekanbaru: Ada Apa Dibalik Dana BLUD?

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Bagan Siapiapi — Gelombang kritik terhadap Direktur RSUD Pratomo Bagan Siapiapi, dr. Tri Buana Tungga Dewi, kian mengeras. Sikap bungkam dan tertutup dalam pengelolaan dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) tak lagi sekadar memicu tanda tanya, tetapi telah berkembang menjadi kecurigaan serius di tengah publik. Ketika transparansi menjadi kewajiban mutlak dalam pengelolaan uang negara, […]

  • Dola Triana, kembali ke posisinya semula sebagai guru di SMPN 4 Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkali usai menang di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru.

    Guru Cantik Ini Kembali Mengajar di SMP 4 Usai Menang Melawan Bupati Bengkalis di PTUN

    • calendar_month Kamis, 27 Jun 2024
    • 0Komentar

    Dola Triana, seorang guru berdedikasi, akhirnya mendapatkan haknya setelah berjuang melawan keputusan yang tidak adil. Melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Pekanbaru, hakim memerintahkan Bupati Bengkalis untuk mencabut surat keputusan pemindahan dan mengembalikan Dola ke posisinya semula sebagai guru di SMPN 4 Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. DOLA, yang selama ini mengajar di SMPN 4 Kecamatan […]

  • Wali Kota Dumai Imbau Masyarakat Bawa Anak ke PIN Polio

    Wali Kota Dumai Imbau Masyarakat Bawa Anak ke PIN Polio

    • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Dumai – Wali Kota Dumai, Paisal, mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang sedang berlangsung di Kota Dumai. Paisal mengimbau para orang tua untuk membawa anak-anak mereka yang berusia 0-7 tahun ke fasilitas kesehatan terdekat yang menyediakan layanan imunisasi, seperti puskesmas, posyandu, panti asuhan, hingga institusi pendidikan. […]

  • Kembangkan Pendidikan dan Penelitian, Pemko Dumai Teken MoU dengan Universitas Awal Bros

    Kembangkan Pendidikan dan Penelitian, Pemko Dumai Teken MoU dengan Universitas Awal Bros

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL.CO – Pemerintah Kota Dumai dan Universitas Awal Bros resmi teken MoU bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Kerja sama ini bertujuan meningkatkan kualitas SDM dan mendukung Dumai sebagai kota pendidikan unggul. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan MoU yang dilakukan oleh Wali Kota Dumai H. Paisal sebagai pihak kesatu dan Rektor Universitas Awal Bros […]

  • Buruh di Dumai Bunuh Pemilik Warung Karena Kesal Ditagih Utang

    Buruh di Dumai Bunuh Pemilik Warung Karena Kesal Ditagih Utang

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Warga Kota Dumai digegerkan oleh peristiwa pembunuhan sadis yang terjadi pada Selasa (18/2/2025) malam. Seorang buruh berinisial WAS (27) tega menghabisi nyawa pemilik warung, Munasiah (55), lantaran kesal utang orang tuanya terus-menerus ditagih. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dumai, AKP Kristopel, mengonfirmasi bahwa pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian. “Pelaku sudah […]

expand_less