Breaking News
light_mode
Beranda » Kriminal » Polisi Amankan 47.000 Butir Ekstasi di Dumai, Jaringan Dikendalikan dari Jambi

Polisi Amankan 47.000 Butir Ekstasi di Dumai, Jaringan Dikendalikan dari Jambi

  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Polda Riau menangkap 4 kurir ekstasi di Dumai dan Pekanbaru. Polisi menyita 47.000 butir ekstasi senilai Rp14,1 miliar, jaringan dikendalikan dari Jambi.

Kepolisian Daerah (Polda) Riau melalui Direktorat Narkoba kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan peredaran narkoba. Kali ini, Polda Riau menangkap 4 orang pelaku yang diduga kurir ekstasi di Kota Dumai.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Putu Yudha Prawira mengatakan pengungkapan berawal dari informasi adanya penjemputan narkoba dalam jumlah besar di Kota Dumai. Tim Opsnal Subdit 3 dipimpin Kompol Ade Zaldi kemudian melakukan penyelidikan di Jalan Arifin Ahmad, Kecamatan Madang Kampai, Kota Dumai, pada Jumat (12/12).

“Petugas awalnya mengamankan dua tersangka berinisial R (47) dan rekannya W beserta sembilan bungkus paket diduga ekstasi yang dibawa menggunakan sepeda motor,” terang Kombes Putu Yudha, Selasa (23/12/2025).

Tim Opsnal selanjutnya melakukan penggeledahan dan menemukan tas ransel hitam yang berisi paket ekstasi, 2 telepon selular, dan 1 unit motor Yamaha Vixion. Selain itu, tim juga menyita 47.000 butir ekstasi.

Berdasarkan hasil interogasi awal, tersangka R mengaku barang haram tersebut akan diserahkan kepada tersangka lain berinisial F (34) di Kota Pekanbaru.

Tim kemudian melakukan pengembangan dan mengamankan tersangka F di sebuah bengkel sepeda motor di Jalan Durian, Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (13/12) dini hari.

“Barang bukti rencananya akan dikirim dan diedarkan ke Provinsi Jambi yang dikendalikan via telephone oleh bandar yang berada di Jambi,” papar Kombes Putu.

Dari hasil pengembangan di Jambi telah diamankan 2 orang tersangka inisial FA(39) dan AF(37). Seluruh tersangka dan barang bukti saat ini diamankan di Ditresnarkoba Polda Riau untuk pengembangan jaringan lebih lanjut, serta penyidikan tindak pidana pencucian uang.

“Untuk barang bukti 47.000 butir ekstasi, estimasi nilai Rp 14,1 miliar,” pungkasnya.

Sumber: detik.com

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kg Sabu di Pintu Tol Dumai

    Polisi Gagalkan Penyelundupan 1,5 Kg Sabu di Pintu Tol Dumai

    • calendar_month Minggu, 12 Okt 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Polres Dumai menggagalkan peredaran 1,5 kg sabu di pintu keluar Tol Dumai–Pekanbaru. Pelaku MAF (28) ditangkap bersama barang bukti dan terancam 20 tahun penjara. Tim Satres Narkoba Polres Dumai berhasil menggagalkan upaya peredaran narkoba jenis sabu seberat 1,5 kilogram. Penangkapan terjadi di area pintu keluar Tol Dumai-Pekanbaru, Minggu (5/10/2025) pukul 17.30 WIB. […]

  • Polisi Tangkap Tiga Pembalak Liar di Desa Langkat

    Polisi Tangkap Tiga Pembalak Liar di Desa Langkat

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2024
    • 0Komentar

    Tiga pembalak liar di Desa Langkat, Kecamatan Siak Kecil, Bengkalis, berhasil ditangkap oleh petugas kepolisian dalam sebuah operasi yang berlangsung pada Ahad (04/08/24) dini hari. Ketiga pelaku berinisial Si (20) dan Sl (23) warga setempat, serta MK (22) asal Siak, diamankan atas dugaan aktivitas illegal logging yang dilaporkan terjadi di wilayah tersebut. KASAT Reskrim Polres […]

  • Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah korban di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, lokasi ditemukannya seorang wanita tewas bersimbah darah. Jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk keperluan autopsi.

    Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Minas, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

    • calendar_month Minggu, 8 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang wanita ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Kecamatan Minas, Kabupaten Siak. Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara untuk autopsi. Warga Kampung Minas Timur, Kecamatan Minas dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang wanita di dalam rumahnya di Jalan Lintas Minas–Perawang Km 02, Rabu (4/2/2026) lalu. Korban yang diketahui bernama Eticha Wina Ulina br […]

  • Pria Paruh Baya di Dumai Tak Berkutik saat Diciduk, 13 Paket Sabu di Saku Celana dan Gudang Rumah

    Pria Paruh Baya di Dumai Tak Berkutik saat Diciduk, 13 Paket Sabu di Saku Celana dan Gudang Rumah

    • calendar_month Minggu, 4 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Perang melawan narkoba terus digencarkan Polres Dumai. Dalam Operasi Pekat yang kembali digelar, seorang pria paruh baya berinisial AM (55) ditangkap karena diduga menyimpan dan mengedarkan sabu. Tak tanggung-tanggung, dari tangan warga Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan ini, polisi menyita 13 paket sabu dengan berat kotor sekitar 35,9 gram! Kapolres Dumai AKBP […]

  • Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Dumai, Said Effendi, SE MM saat memimpin rapat pembahasan rekayasa U-turn Selasa (09/07/2024).

    Wujudkan Transportasi Aman dan Efisien, Dishub Dumai Akan Tata Ulang Penempatan U-Turn

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • 0Komentar

    DUMAI, Kabarviral – Dalam rangka meningkatkan keselamatan dan efisiensi transportasi di Kota Dumai, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Dumai, Said Effendi, SE MM, memimpin rapat pembahasan rekayasa U-turn pada hari Selasa (09/07/2024). Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kadishub Jl. Soebrantas ini dihadiri oleh berbagai instansi terkait, termasuk Kasat Lantas Polres Dumai AKP Lilly Sulfiani, […]

  • Ketua LPM Soroti Lambannya Penetapan PJs Penghulu, Singgung Intervensi Tak Sehat di Rokan Hilir

    Ketua LPM Soroti Lambannya Penetapan PJs Penghulu, Singgung Intervensi Tak Sehat di Rokan Hilir

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • 0Komentar

    PANIPAHAN, KABARVIRAL – Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kepenghuluan Panipahan Laut, Kecamatan Pasir Limau Kapas (Palika), Muhammad, angkat bicara terkait belum adanya keputusan penetapan Penjabat Sementara (PJs) Penghulu di wilayahnya. Ia menyayangkan lambannya proses dari Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dan menilai ada intervensi tidak sehat yang menjadi penghambat. “Kami melihat ini bukan sekadar kelambanan administratif. […]

expand_less