Logo Baru Hanya untuk Promosi, Bukan Gantikan Lambang Kota Dumai
- calendar_month Senin, 23 Des 2024
- print Cetak

Kolase Lambang Kota Dumai, Logo Branding Dumai Kota Idaman dan Maskot Si Adum
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
DUMAI, KABARVIRAL – Pemerintah Kota Dumai secara resmi meluncurkan Brandbook Kota Dumai yang berisi logo, tagline, dan maskot dengan nama “Si Adum” (Si Anak Dumai). Peluncuran ini dilakukan sebagai upaya memperkuat identitas dan daya tarik Kota Dumai di tingkat nasional maupun internasional.
Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kota Dumai, Budi Hasnul, menjelaskan bahwa peluncuran Logo Branding Dumai Kota Idaman merupakan langkah konkrit Pemko Dumai sesuai visi Wali Kota Paisal.
Langkah ini bertujuan untuk membangun Dumai sebagai kota yang memiliki nilai jual tinggi, terutama dalam sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi kreatif.
“Logo Branding Dumai Kota Idaman ini hadir untuk memperkenalkan Kota Dumai lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional. Namun, perlu diketahui bahwa logo ini tidak menggantikan Lambang Kota Dumai yang sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 77 Tahun 2007 tentang Lambang Daerah,” jelas Budi.
Budi menjelaskan, Lambang Kota Dumai tetap digunakan untuk keperluan resmi seperti kop surat Pemko Dumai, bangunan pemerintah, tanda resmi, stempel, lencana pakaian ASN, dan keperluan protokol lainnya.
Sementara itu, Logo Branding Dumai Kota Idaman difokuskan untuk promosi pariwisata, ekonomi kreatif, dan branding kota secara masif, terutama melalui media sosial dan platform digital lainnya. Logo ini juga dapat digunakan untuk berbagai kegiatan informal maupun event resmi, tetapi harus tetap bersanding dengan Lambang Kota Dumai sebagai identitas utama.
“Banyak daerah lain juga memiliki logo branding seperti Jakarta Kota Kolaborasi, Jogja Kota Istimewa, dan Jabar Juara. Ini menjadi tren untuk memperkuat citra kota tanpa mengubah lambang resmi daerah,” tambahnya.
Maskot “Si Adum”
Peluncuran maskot “Si Adum” juga menjadi bagian dari upaya menarik perhatian masyarakat. Dengan menggambarkan sosok “Anak Dumai,” maskot ini diharapkan menjadi ikon yang merepresentasikan karakter budaya Melayu sekaligus menunjukkan Dumai sebagai kota berbasis industri yang dinamis.
Melalui peluncuran Logo Branding Dumai Kota Idaman, Pemko Dumai ingin memperkuat posisi Dumai sebagai kota yang berbudaya Melayu, namun tetap inovatif dan berdaya saing di sektor industri dan pariwisata.
“Kami harap identitas baru ini dapat menjadi daya tarik untuk investor dan wisatawan, serta membangun kebanggaan bagi masyarakat Dumai,” tutup Budi.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






