Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » KPK Dalami Aliran Rp600 Juta ke Kerabat Kadis PUPR Terkait Kasus Gubernur Abdul Wahid

KPK Dalami Aliran Rp600 Juta ke Kerabat Kadis PUPR Terkait Kasus Gubernur Abdul Wahid

  • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aliran uang Rp600 juta kepada kerabat Kepala Dinas PUPRPKPP Riau M. Arief Setiawan (MAS), yang diduga terkait kasus korupsi dan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau. Uang tersebut merupakan bagian dari total Rp1,6 miliar yang dihimpun sebelum OTT terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid dan sejumlah pejabat lainnya.

“Apakah uang yang diterima kerabat Kepala Dinas PUPRPKPP ini hanya sebagai representasi atau wadah tampung dari Kepala Dinas PUPRPKPP, atau seperti apa? Nah itu yang akan didalami,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (18/11).

Sementara itu, Budi menjelaskan bahwa penerimaan uang Rp 600 juta tersebut bermula dari pengumpulan yang dilakukan Sekretaris Dinas PUPRPKPP Riau Ferry Yunanda atas perintah Arief Setiawan. Sebelumnya, pada 3 November 2025, KPK mengonfirmasi penangkapan Abdul Wahid selaku Gubernur Riau dan delapan orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT).

Pada 4 November 2025, KPK mengumumkan Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam menyerahkan diri kepada lembaga antirasuah tersebut. Selain itu, KPK pada tanggal yang sama, mengonfirmasi sudah menetapkan tersangka pasca-OTT tersebut. Namun, belum dapat memberitahukan secara detail kepada publik.

Pada 5 November 2025, KPK mengumumkan penetapan Gubernur Riau Abdul Wahid (AW), Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUPRPKPP) Riau M. Arief Setiawan (MAS), serta Tenaga Ahli Gubernur Riau Dani M. Nursalam (DAN) sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait pemerasan di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025.

Pada tanggal yang sama, KPK mengatakan Ferry Yunanda menarik uang dari Kepala Unit Pelaksana Teknis Jalan dan Jembatan Wilayah I-VI Dinas PUPRPKPP Riau sebanyak Rp 1,6 miliar yang kemudian dialirkan Rp1 miliar kepada Abdul Wahid selaku Gubernur Riau melalui perantara Dani Nursalam, dan Rp600 juta kepada kerabat Arief Setiawan.***

 

Editor: Isa
Sumber: jawapos.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal ‘Jatah Preman’ Rp7 Miliar: Mantan Pj Sekda Riau Dipanggil KPK

    Skandal ‘Jatah Preman’ Rp7 Miliar: Mantan Pj Sekda Riau Dipanggil KPK

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Komisi Pemberantasan Korupsi memanggil mantan Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Riau, M Job Kurniawan, Kamis (4/12/2025). Pemanggilan ini berkaitan dengan penyidikan dugaan pemerasan dan gratifikasi yang menyeret Gubernur Riau nonaktif, Abdul Wahid. Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut pemanggilan tersebut untuk mendalami alur dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau tahun anggaran 2025. “Saksi […]

  • Viral di Medsos, Pria Beringas di Minas Diciduk Polisi

    Viral di Medsos, Pria Beringas di Minas Diciduk Polisi

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • 0Komentar

    SIAK, KabarViral – Uban Panjaitan (50), pria yang viral karena aksi beringasnya terhadap seorang sopir truk di Minas, akhirnya berhasil dibekuk jajaran Polres Siak. Aksi koboi Uban yang terekam dalam video amatir itu, membuat geram warganet yang akhirnya membantu mengidentifikasi pelaku. Dalam video yang beredar, Uban terlihat dengan emosi meluap-luap, melontarkan kata-kata kasar dan melakukan […]

  • Bocah 8 Tahun Tewas Ditabrak Truk Pengangkut Kayu di Kuansing

    Bocah 8 Tahun Tewas Ditabrak Truk Pengangkut Kayu di Kuansing

    • calendar_month Rabu, 19 Mar 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Seorang bocah laki-laki berinisial RAA (8) meninggal dunia setelah tertabrak truk pengangkut kayu di Jalan Lintas Teluk Kuantan-Rengat, Desa Sawah, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, Selasa (18/3/2025) sekitar pukul 01.00 WIB. Kapolres Kuansing, AKBP Angga F. Herlambang, membenarkan kejadian tragis tersebut. Ia menjelaskan bahwa korban saat itu sedang bersama […]

  • Said Effendi dan Fahmi Rizal Digadang Jadi Calon Kuat Sekda Dumai

    Said Effendi dan Fahmi Rizal Digadang Jadi Calon Kuat Sekda Dumai

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL –  Menjelang pensiunnya Sekda Dumai H Indra Gunawan pada November 2025, dua pejabat yakni Kadishub Said Effendi dan Kepala Bapenda Fahmi Rizal digadang menjadi calon kuat penggantinya. Keduanya disebut-sebut tengah menunggu restu Wali Kota Dumai. Posisi Sekretaris Daerah dikenal cukup strategis di pemerintahan daerah. Sekda merupakan “panglima birokrasi” dan “jembatan” antara kepala daerah […]

  • Kinerja Satpol PP Rohil Disorot, PMII Nilai Penertiban PKL Tebang Pilih

    Kinerja Satpol PP Rohil Disorot, PMII Nilai Penertiban PKL Tebang Pilih

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral– Kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi sorotan publik usai melakukan operasi penertiban pedagang kaki lima (PKL) di sejumlah titik kawasan perkotaan Bagan Siapiapi, belum lama ini. Ketua Biro Kaderisasi PC PMII Cabang Rokan Hilir, Nasri Hamdani, melontarkan kritik tajam terhadap langkah Satpol PP tersebut. Menurutnya, penertiban yang dilakukan […]

  • Oknum PNS berinisial JM ditangkap polisi atas dugaan pencurian besi milik PT Pertamina Hulu Rokan di Kecamatan Tanah Putih, Rokan Hilir.

    Oknum PNS Tertangkap Curi Besi PT Pertamina Hulu Rokan

    • calendar_month Kamis, 20 Jun 2024
    • 0Komentar

    Seorang oknum PNS berinisial JM bersama rekannya ditangkap polisi karena diduga mencuri besi milik PT Pertamina Hulu Rokan di Rokan Hilir, menyebabkan kerugian sebesar Rp 277 juta. Kasus ini tengah diproses hukum oleh Polres Rohil. SEORANG oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) berinisial JM harus menerima nasibnya setelah tertangkap oleh polisi karena diduga terlibat dalam pencurian […]

expand_less