Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Kompolnas Desak Polri Segera Ungkap Kasus yang Mandek, Jangan Tunggu Viral

Kompolnas Desak Polri Segera Ungkap Kasus yang Mandek, Jangan Tunggu Viral

  • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketua Harian Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Benny Jozua Mamoto, mengimbau Polri untuk segera mengungkap kasus-kasus yang penyelidikannya mandek dan tidak menunggu sampai viral di media sosial.

IMBAUAN ini muncul setelah kasus tragis tewasnya Afif Maulana (13), bocah asal Padang, Sumatera Barat, yang diduga mengalami penyiksaan oleh aparat sebelum jasadnya ditemukan di jembatan Sungai Kuranji, menjadi viral dan menarik perhatian publik.

“Yang pertama, tren sekarang masyarakat akhirnya berpikir bahwa dengan memviralkan kasus, itu efektif untuk mendapatkan atensi. Tren ini sudah berkembang,” ujar Benny pada Jumat (28/6/2024).

Menurut Benny, masyarakat semakin sering menggunakan media sosial sebagai alat untuk menarik perhatian terhadap kasus-kasus yang belum mendapatkan penyelesaian dari aparat penegak hukum. Namun, Benny menekankan bahwa Polri seharusnya tidak menunggu kasus menjadi viral untuk mulai bergerak.

Kompolnas telah menyampaikan kepada Polri agar segera mengungkap kasus-kasus yang penyelidikannya mandek, seperti kasus kematian mahasiswa UI, Akseyna Ahad Dori, dan kasus pembunuhan siswi asal Bogor. “Ini agar dibuka dan terus dilakukan penyidikan. Jangan menunggu viral dulu dan ini perlu menjadi pembelajaran agar atasan mengawasi anggota penyidiknya. Ketika menangani kasus yang berhenti lama, harus dievaluasi dan ditindaklanjuti,” ungkap Benny.

Selain itu, Polri juga diminta untuk segera mengevaluasi dan mengoptimalkan pengawasan saat menangkap atau menginterogasi pelaku kejahatan. Benny menekankan pentingnya pengawasan dari atasan langsung terhadap anggotanya untuk mencegah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh penyidik.

“Pertama, yang harus dilakukan adalah pengawasan melekat harus dioptimalkan karena para atasan langsung dari anggota inilah yang harus membina, mengawasi, mengarahkan anggotanya,” kata Benny. “Sehingga kalau anggotanya melanggar, maka atasannya harus ikut bertanggung jawab. Kena sanksinya, ini penting. Karena dalam banyak kasus, anggotanya jalan sendiri pimpinannya tidak mau tahu dan sebagainya,” lanjutnya.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dan evaluasi yang rutin, Benny berharap setiap kasus dapat ditangani dengan lebih cepat dan efektif, tanpa harus menunggu viral di media sosial. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dan memastikan keadilan bagi semua pihak yang terlibat.**

 

Sumber: www.sindonews.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebakaran Hebat di Dumai Barat, Rumah Makan dan Toko Sembako Tak Tersisa

    Kebakaran Hebat di Dumai Barat, Rumah Makan dan Toko Sembako Tak Tersisa

    • calendar_month Selasa, 22 Jul 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Kebakaran hebat terjadi di Jalan Syech Umar, Kelurahan Pangkalan Sesai, Dumai Barat, Senin (21/07). Tiga bangunan ludes terbakar, termasuk Rumah Makan Akbar dan Toko Sembako KIA. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir ratusan juta rupiah. Belum usai kasus kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) di sejumlah kecamatan di Kota Dumai. Musibah kebakaran […]

  • Pemuda Panipahan Soroti Kinerja PLN UP3 Dumai, Desak Pencopotan Manajer

    Pemuda Panipahan Soroti Kinerja PLN UP3 Dumai, Desak Pencopotan Manajer

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Panipahan – Seorang pemuda asal Panipahan, Wais Al Qorni, menyampaikan kritik keras terhadap kinerja PT. PLN UP3 Dumai yang dinilai lamban dalam merespons dan menyelesaikan keluhan masyarakat, khususnya di wilayah Sungai Daun. Dalam keterangannya, Wais menilai bahwa masyarakat Sungai Daun selama ini kerap “dianaktirikan” dalam hal pelayanan listrik. Ia mengungkapkan bahwa berbagai keluhan, mulai […]

  • Viral di Medsos, Mobil Tahanan Berisi 14 Orang Terguling di Dumai 

    Viral di Medsos, Mobil Tahanan Berisi 14 Orang Terguling di Dumai 

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – Mobil tahanan Polres Bengkalis yang mengangkut 14 orang tahanan terguling di Jalan Arifin Achmad, Dumai, setelah menghindari lubang di badan jalan. Kejadian ini viral di media sosial, namun seluruh penumpang dilaporkan selamat. Sebuah mobil tahanan milik Polres Bengkalis mengalami kecelakaan hingga terguling di Jalan Arifin Achmad, Jumat (6/3/2026). Kendaraan yang mengangkut 14 […]

  • Viral di Medsos, Pria Beringas di Minas Diciduk Polisi

    Viral di Medsos, Pria Beringas di Minas Diciduk Polisi

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • 0Komentar

    SIAK, KabarViral – Uban Panjaitan (50), pria yang viral karena aksi beringasnya terhadap seorang sopir truk di Minas, akhirnya berhasil dibekuk jajaran Polres Siak. Aksi koboi Uban yang terekam dalam video amatir itu, membuat geram warganet yang akhirnya membantu mengidentifikasi pelaku. Dalam video yang beredar, Uban terlihat dengan emosi meluap-luap, melontarkan kata-kata kasar dan melakukan […]

  • Pastikan SDM Sehat dan Sigap, Imigrasi Dumai Laksanakan Medical Check Up

    Pastikan SDM Sehat dan Sigap, Imigrasi Dumai Laksanakan Medical Check Up

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai — Pegawai Kantor Imigrasi Kelas I TPI Dumai menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan berkala atau Medical Check Up (MCU), Rabu (15/4/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah strategis untuk memastikan kondisi kesehatan aparatur tetap prima dalam menjalankan tugas pelayanan publik. MCU tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan tim medis profesional dari Klinik Thamrin. Pemeriksaan meliputi sejumlah […]

  • Kades Koto Tandun Direhabilitasi di Batam, Pemkab Rohul Kaji Pemberhentian Sementara

    Kades Koto Tandun Direhabilitasi di Batam, Pemkab Rohul Kaji Pemberhentian Sementara

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rohul– Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu mengkaji pemberhentian sementara Kades Koto Tandun yang tengah menjalani rehabilitasi di Batam usai terjerat dugaan penyalahgunaan narkotika. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) dalam waktu dekat akan mengambil sikap tegas terhadap Kepala Desa (Kades) Koto Tandun, Kecamatan Tandun, berinisial MTRS (41) yang terseret kasus dugaan penyalahgunaan narkotika, dan tercatat […]

expand_less