Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Balita ZR Tewas Dianiaya Pengasuh, Warganet Geram dan Desak Hukuman Mati

Balita ZR Tewas Dianiaya Pengasuh, Warganet Geram dan Desak Hukuman Mati

  • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KUANSING, KABARVIRAL – Balita ZR (2) di Kuansing tewas setelah tiga pekan dianiaya oleh pasangan suami istri pengasuhnya. Warganet geram, mendesak pelaku dihukum mati. Polisi jerat pelaku dengan UU Perlindungan Anak.

Warganet mengutuk keras perbuatan pelaku penganiayaan balita malang di Kuansing, inisial ZR (2) hingga tewas. Atas perbuatan biadap pelaku warga net minta agar pelaku dihukum mati.

“Hukum mati pelaku,” tulis salah seorang warganet inisial NBG mengomentari akun yang memposting kejadian penganiayaan ini.

Peristiwa keji ini pun berhasil diungkap Satreskrim Polres Kuansing, pelakunya adalah suami istri asal Kecamatan Kuantan Tengah, YP (24) dan suaminya AYS (28). Informasi berhasil dirangkum keduanya adalah perantau di Kuansing.

Kedua tersangka diamankan setelah tiga jam usai dilaporkan ibu korban, ke Polres Kuansing.

Penganiayaan ini, dilakukan suami istri berulang-ulang dalam rentang waktu tiga pekan, sejak Jumat 23 Mei 2025 hingga Selasa 10 Juni 2025.

Kedua tersangka dalam tindakannya sempat mengikat kaki, tangan dan mulut korban. Hasil pemeriksaan, korban ZR mengalami luka di bagian kepala, badan dan kaki.

Bahkan AYS pernah meninggalkan ZR ke rumah orang tuanya, namun saat dijenguk kembali ia tidak menjumpai ZR di dalam rumah, tapi terbaring pintu samping rumah dalam kondisi pingsan.

Dari keterangan Kapolres Angga Febrian Herlambang, kejadian ini bermula pada 23 Mei 2025 sekira pukul 11.37 WIB, tersangka YP menghubungi ibu korban ISD (21) meminta untuk mencarikan pekerjaan untuknya.

Lantas ISD menawarkan tersangka YP yang juga temannya itu agar dia bisa menjadi pengasuh anaknya. YP pun setuju dengan gaji 1,2 juta perbulan.

Pada 23 Mei 2025 sekira pukul 16.50 WIB, ISD mengantarkan kedua orang anaknya ZR (2 tahun) dan KZ yang masih berumur dua bulan ke rumah kontrakan YP, di Desa Beringin Taluk, Kecamatan Kuantan Tengah.

Tiga hari kemudian, ISD datang ke kontrakan YP menjenguk anaknya sekaligus mengantarkan keperluan anaknya seperti susu, dan pampers. Kondisi kedua orang anaknya masih dalam keadaan baik-baik, ia pun pergi meninggalkan anaknya.

Selasa tanggal 10 Juni 2025 pukul 13.00 WIB, ibu korban ISD diberitahu YP kalau anaknya ZR mengalami kecelakaan lalu lintas dan saat ini sedang dirawat di RSUD Telukkuantan.

ISD bersama tersangka YP mendatangi RSUD Telukkuantan untuk melihat kondisi anaknya. Tepatnya Rabu tanggal 11 Juni 2025 pukul 16.00 WIB, korban ZR meninggal dunia.

Pihak RSUD Telukkuantan menyarankan kepada ISD selaku orang tua korban untuk melapor ke pihak kepolisian Polres Kuansing, karena diduga adanya tindak kekerasan yang dialami anak korban. Hingga pelaku ditangkap.

Pihak Kepolisian masih mendalami apa motif kedua tersangka. Tetapi dalam pengakuan kedua tersangka, YP dan AYS, mengaku kalau mereka sakit hati akibat ZR rewel dan sering menangis.

Atas perbuatan bejad pelaku, Kepolisian menerapkan pasal 80 ayat 3 undang-undang perlindungan anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Informasi yang berhasil riauterkini.com rangkum ZR tidak rewel seperti yang disampaikan pelaku, jika dikasih susu, ia akan diam dan bermain sendiri.*

Sumber: Riauterkini.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi Ringkus Bandar Narkoba, Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi Dikendalikan dari Dalam Lapas

    Polisi Ringkus Bandar Narkoba, Sabu 5 Kg dan Ribuan Ekstasi Dikendalikan dari Dalam Lapas

    • calendar_month Kamis, 5 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Pekanbaru – Tim Subdit II Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau berhasil menangkap tiga pengedar narkotika dengan barang bukti sabu seberat lebih dari 5 kilogram dan 1.870 butir pil ekstasi. Operasi penangkapan ini dilakukan di tiga lokasi berbeda pada Selasa (03/09/24). Para tersangka diketahui dikendalikan oleh seorang narapidana di Pekanbaru. Direktur Reserse Narkoba Polda […]

  • Terlibat Peredaran Ekstasi, Tiga Wanita Ditangkap di Dua Lokasi Berbeda

    Terlibat Peredaran Ekstasi, Tiga Wanita Ditangkap di Dua Lokasi Berbeda

    • calendar_month Rabu, 19 Agt 2026
    • 0Komentar

    INHU (KABARVIRAL.CO) -Tiga wanita di Indragiri Hulu diamankan polisi dalam dua pengungkapan kasus narkotika. Enam butir pil ekstasi disita dari tangan para tersangka. Tiga wanita diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis pil ekstasi diamankan jajaran Polsek Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau. Ketiganya ditangkap dalam dua pengungkapan berbeda pada Kamis (13/8/2026). Kapolres Inhu AKBP […]

  • Nelayan Tewas Diterkam Buaya di Sungai Rokan, Warga Diminta Waspada

    Nelayan Tewas Diterkam Buaya di Sungai Rokan, Warga Diminta Waspada

    • calendar_month Rabu, 9 Okt 2024
    • 0Komentar

    Kabarviral, Rohil – Seorang nelayan bernama Hariono (34), warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Rimba Melintang, Kabupaten Rokan Hilir, tewas tragis setelah diterkam buaya di perairan Sungai Rokan, tepatnya di Kepenghuluan Jumrah, Kecamatan Rimba Melintang, Selasa (8/10). Insiden ini kembali mengingatkan warga akan bahaya buaya di kawasan tersebut. Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, melalui Kasi […]

  • Baku Tembak di Lokasi Judi Sabung Ayam, Kapolsek dan Dua Polisi Tewas

    Baku Tembak di Lokasi Judi Sabung Ayam, Kapolsek dan Dua Polisi Tewas

    • calendar_month Selasa, 18 Mar 2025
    • 0Komentar

    BANDARLAMPUNG, KABARVIRAL – Insiden berdarah terjadi di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, Lampung, Senin (17/3/2025) sore. Tiga anggota kepolisian gugur dalam baku tembak saat melakukan penggerebekan di lokasi perjudian sabung ayam. Peristiwa tragis ini terjadi sekitar pukul 16.50 WIB ketika tim gabungan dari Polres Way Kanan dan Mapolsek Negara Batin, yang […]

  • PIN Polio Sasar 49.866 Anak di Kota Dumai, Fokus Cegah Lumpuh Layu

    PIN Polio Sasar 49.866 Anak di Kota Dumai, Fokus Cegah Lumpuh Layu

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Dumai – Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio telah dimulai di Kota Dumai dengan target besar, yakni menyasar 49.866 anak yang tersebar di tujuh kecamatan. Program ini bertujuan untuk mencegah penyakit lumpuh layu akibat virus polio, dengan pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan dalam dua putaran. Putaran pertama berlangsung dari 23 hingga 29 Juli 2024, sementara […]

  • Nekat Demi TikTok, Pemuda di Pakistan Masuk Kandang Singa dan Nyaris Tewas

    Nekat Demi TikTok, Pemuda di Pakistan Masuk Kandang Singa dan Nyaris Tewas 

    • calendar_month Sabtu, 25 Jan 2025
    • 0Komentar

    PUNJAB, KABARVIRAL – Aksi nekat seorang pemuda di Punjab, Pakistan, berujung tragis setelah dirinya diserang seekor singa saat mencoba membuat konten TikTok. Muhammad Azeem, pemuda berusia 20-an tahun, tanpa izin masuk ke kandang singa milik sebuah peternakan hanya demi mendapatkan video yang akan diunggah ke media sosial. Dilansir dari Tribune Express News, Kamis (23/1/2025), Azeem […]

expand_less