Breaking News
light_mode
Beranda » Pendidikan » Disdik Riau Tegaskan Sekolah Dilarang Tahan Ijazah Siswa

Disdik Riau Tegaskan Sekolah Dilarang Tahan Ijazah Siswa

  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Dinas Pendidikan Riau menegaskan sekolah negeri dan swasta dilarang menahan ijazah siswa dengan alasan apa pun. Disdik Riau siap memfasilitasi penyelesaian tunggakan pendidikan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau kembali menegaskan larangan bagi sekolah SMA/SMK negeri maupun swasta untuk menahan ijazah siswa dengan alasan apa pun.

Penegasan itu disampaikan langsung Kepala Disdik Riau, Erisman Yahya, menyusul data yang disampaikan Ombudsman Riau terkait masih adanya ijazah yang belum diambil oleh siswa.

Erisman mengatakan, pihaknya sudah dua kali mengeluarkan surat edaran kepada seluruh SMA/SMK negeri di Riau agar tidak menahan ijazah siswa.

“Disdik Riau menegaskan pihaknya telah dua kali mengeluarkan surat edaran kepada sekolah SMA/SMK negeri bahwa tidak boleh menahan ijazah. Dan pihak sekolah menegaskan tidak akan menahan ijazah siswanya,” ujar Erisman Yahya, Jumat (15/5/2026).

Menurutnya, ketentuan tersebut juga berlaku bagi sekolah swasta. Disdik Riau meminta seluruh sekolah swasta tidak menjadikan persoalan administrasi maupun tunggakan sebagai alasan untuk menahan dokumen pendidikan milik siswa.

“Begitu juga dengan sekolah swasta, kami juga minta swasta tidak menahan ijazah siswa,” tegasnya.

Ia menjelaskan, pada prinsipnya tidak ada persoalan bagi siswa yang ingin mengambil ijazahnya di sekolah. Karena itu, siswa yang belum mengambil ijazah dipersilakan datang langsung ke sekolah masing-masing.

“Jika ada siswa yang belum mengambil ijazahnya, silakan mengambilnya ke sekolah. Jika sekolah tidak memberikan, silakan melaporkan ke Disdik Riau,” katanya.

Erisman juga menjelaskan, belum diambilnya ijazah oleh siswa tidak selalu karena ditahan pihak sekolah. Sebab, data yang dipublikasikan Ombudsman Riau merupakan data lama, yakni di bawah tahun 2024.

Menurutnya, ada berbagai alasan mengapa ijazah belum diambil, di antaranya karena siswa sudah pindah ke daerah lain, bekerja di luar daerah, atau bahkan ada yang telah meninggal dunia.

“Karena data ijazah yang dipublikasikan Ombudsman itu data lama, ada kemungkinan siswanya sudah pindah daerah atau alasan lainnya sehingga ijazah belum diambil,” jelasnya.

Terkait sekolah swasta yang masih memiliki persoalan tunggakan biaya pendidikan siswa, Disdik Riau memastikan akan hadir untuk mencarikan solusi agar hak siswa tetap terpenuhi.

“Kalau mungkin sekolah swasta ada yang belum menyerahkan karena ada tunggakan yang belum dilunasi, maka Disdik Riau akan memfasilitasi dan mencari solusi. Sekali lagi tidak boleh sekolah menahan ijazah,” jelas Erisman.

Untuk membantu penyelesaian persoalan tersebut, Disdik Riau juga menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bagi siswa yang tidak mampu dan juga muslim.

Selain itu, sekolah swasta juga telah mendapatkan bantuan dana pendidikan dari pemerintah, baik melalui BOS pusat maupun BOSDA, sehingga perlakuannya harus sama dengan sekolah negeri.

“Terkait sekolah swasta, kita juga sudah menggandeng BAZNAS bagi siswa yang tidak mampu dan juga muslim. Sekolah swasta juga sudah mendapatkan BOS pusat dan BOSDA, jadi tidak ada yang membeda-bedakan,” tambahnya.

Ia mencontohkan, ada sejumlah sekolah berbasis pesantren yang siswanya memiliki tunggakan biaya pendidikan hingga puluhan juta rupiah. Namun demikian, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk menahan ijazah siswa.

“Misalnya ada sekolah pesantren, ada tunggakan yang mungkin puluhan juta sehingga mereka tidak bisa mengambil ijazahnya. Disdik Riau siap memfasilitasi,” ungkapnya.

Erisman kembali menegaskan bahwa khusus sekolah negeri tidak ada alasan untuk menahan ijazah siswa. Jika masih ditemukan praktik tersebut, masyarakat diminta segera melapor ke Disdik Riau.

“Kalau negeri tidak ada menahan ijazah. Kalau ada yang belum mengambil silakan mengambil. Kalau ada sekolah yang menahan ijazah silakan melaporkan ke Disdik Riau,”pungkasnya.(red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Industri Sawit Tak Sekadar Minyak Goreng, Apical Kembangkan Energi Terbarukan

    Industri Sawit Tak Sekadar Minyak Goreng, Apical Kembangkan Energi Terbarukan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Pekanbaru – Asian Agri dan Apical gelar Halal Bihalal di Pekanbaru, bahas peran industri sawit dalam ekonomi nasional, energi berkelanjutan, dan kemitraan dengan petani. Perusahaan perkebunan kelapa sawit Asian Agri bersama Apical menggelar acara Halal Bihalal bersama perwakilan media di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Riau, Rabu (8/4/2026). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi […]

  • 8 Partai Nonparlemen Desak PT Diturunkan Jadi 1 Persen

    8 Partai Nonparlemen Desak PT Diturunkan Jadi 1 Persen

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Delapan partai nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) mendeklarasikan Sekretariat Bersama (SEKBER) dan menuntut penurunan Parliamentary Threshold menjadi 1 persen dari sekarang 4 persen. Mereka sepakat memperjuangkan revisi kebijakan pemilu, pendanaan politik, dan sistem campuran pada Pemilu 2028. Permintaan ini disampaikan partai nonparlemen ini dalam rangka memperjuangkan suara rakyat. Adapaun […]

  • Apical Group Bangun Kompleks Baru SDN 001 Lubuk Gaung di Dumai

    Apical Dukung Pembangunan Kompleks Baru SDN 001 Lubuk Gaung

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Apical dukung pembangunan kompleks baru SDN 001 Lubuk Gaung di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Riau. Saat ini, bangunan sekolah dasar tersebut berada di dekat perlintasan alat berat. Lokasi ini mengganggu kegiatan belajar-mengajar siswa, sehingga dipindahkan ke tempat yang lebih aman dan nyaman. Pembangunan Kompleks Baru SDN 001 Lubuk […]

  • Induk Harimau dan Anak-anaknya Terekam Kamera Tak Jauh dari SD di Pelalawan

    Induk Harimau dan Anak-anaknya Terekam Kamera Tak Jauh dari SD di Pelalawan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Warga Desa Pulau Muda, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Riau, dibuat resah setelah seekor induk harimau Sumatera bersama anak-anaknya terekam kamera tidak jauh dari lingkungan sekolah dasar. Penampakan induk harimau beserta anak-anaknya itu diketahui berada di sekitar SD Negeri 016 Teluk Naga, dengan jarak diperkirakan hanya sekitar 100 meter dari area sekolah. Foto […]

  • Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diciduk Polisi Kasus Cabul Anak

    Kakek 70 Tahun di Bengkalis Diciduk Polisi Kasus Pencabulan Anak

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • 0Komentar

    Seorang kakek berusia 70 tahun di Bengkalis ditangkap polisi atas dugaan kasus cabul terhadap anak di bawah umur. Pelaku kini ditahan Polres Bengkalis. kabarViral, Bengkalis – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis meringkus seorang kakek berinisial SR (70), warga Jalan Deluk Gang Medang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. SR ditangkap atas dugaan tindak pidana perbuatan cabul […]

  • Wacana Jembatan Dumai-Melaka

    Wacana Jembatan Dumai-Melaka Sepanjang 47 Km Mencuat, Oposisi Malaysia Sebut Tak Realistis

    • calendar_month Minggu, 28 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Rencana pembangunan jembatan Melaka–Riau sepanjang 47 km menuai kritik oposisi. Proyek dinilai tak realistis dan berisiko membebani keuangan negara bagian. Pemerintah Negara Bagian Melaka, Malaysia, secara resmi mengumumkan rencana strategis pembangunan jembatan raksasa yang akan menghubungkan Melaka dengan Provinsi Riau, Indonesia. Proyek ambisius ini digadang-gadang memiliki bentang panjang lebih dari 47 kilometer dan […]

expand_less