Jalan Tanjung Jaya Ambles dan Berlubang, Warga Tuding Pertamina Abai
- calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Kondisi Jalan Tanjung Jaya di Kelurahan Tanjung Palas, Kota Dumai, kian memprihatinkan. Hampir empat tahun rusak berat, jalan yang berada tepat di samping tembok pembatas Pertamina RU II Dumai itu tak kunjung tersentuh perbaikan.
Keluhan kembali disampaikan Ketua RT 11 Tanjung Palas, Bahrizal. Ia menyebut kerusakan jalan ini menjadi bukti lemahnya kepedulian PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) RU II Dumai terhadap warga yang hidup berdampingan langsung dengan kawasan industri tersebut.
Menurut Bahrizal, sejak lama kawasan ini disebut sebagai buffer zone Pertamina. Status itulah yang kemudian membuat pemerintah daerah tidak bisa mengalokasikan anggaran perbaikan jalan.
“Sudah hampir empat tahun jalan ini rusak. Pemerintah tidak bisa perbaiki karena katanya buffer zone Pertamina. Tapi sampai sekarang penggusuran buffer zone saja tidak terjadi,” tegasnya, Rabu (18/11/2025).
Padahal, Jalan Tanjung Jaya sepanjang sekitar 1,7 km ini merupakan akses vital bagi warga. Setiap hari, ruas ini dilalui anak sekolah, pekerja, hingga jamaah masjid. Namun kini, lubang besar, badan jalan ambles, serta genangan air membuat kondisi jalan semakin membahayakan.
Pemerintah Kota Dumai juga mengakui tidak ada anggaran yang disiapkan untuk memperbaiki ruas tersebut, karena lahan itu disebut akan diambil alih Pertamina sebagai bagian dari buffer zone.
Atas kondisi yang tidak kunjung jelas, Bahrizal meminta Pertamina RU II Dumai turun tangan dan tidak lepas tangan terhadap kondisi infrastruktur di lingkungannya.
“Jika benar buffer zone, perusahaan harus bertanggung jawab penuh terhadap perbaikan infrastruktur. Jika bukan, pemerintah harus diberi kewenangan penuh untuk memperbaiki. Jangan sampai status buffer zone hanya jadi alasan untuk melempar tanggung jawab,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, GM PT KPI RU II Dumai, Iwan Kurniawan, belum dapat dikonfirmasi terkait keluhan warga tersebut.***
Editor: Isa
Sumber: sekilasriau.com
- Penulis: Redaksi






