Detik-Detik Atap Pentas Ambruk di Lapangan Tugu Bengkalis, Pengendara Motor Nyaris Jadi Korban
- calendar_month Minggu, 21 Jul 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Sebuah insiden mengerikan terjadi di Lapangan Tugu Bengkalis pada Jumat siang (19/07/24) ketika atap pentas di lokasi tersebut ambruk.
KEJADIAN ini nyaris menelan korban jiwa, seorang pengendara motor yang beruntung berhasil selamat dari reruntuhan.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah video amatir yang merekam detik-detik ambruknya atap pentas itu viral di media sosial pada Ahad (21/07/24).
Video berdurasi 0.21 detik tersebut menunjukkan momen dramatis ketika sebuah reruntuhan besar menimpa satu unit sepeda motor bebek yang sedang diparkir, menyebabkan motor tersebut tumbang.
Dalam video yang diunggah oleh akun Facebook Yuonk Riau dengan judul “untung jadi orang Melayu ni”, terdengar suara perekam yang mengatakan, “Baru sampai, nasib tak keno timpo, ado go untungnya rang Melayu ni,” yang berarti “baru sampai, beruntung tidak tertimpa, ada juga untungnya orang Melayu.”
Komentar ini mengindikasikan bahwa pengendara motor tersebut baru saja tiba di lokasi dan beruntung tidak berada di bawah reruntuhan saat atap pentas itu ambruk. Kejadian ini tentu mengejutkan banyak pihak, terutama warga Bengkalis yang sering mengunjungi Lapangan Tugu.
Warganet pun merespons insiden ini dengan berbagai komentar. Salah satu komentar datang dari akun bernama Kuni yang menulis, “Perlu dicek bagian lain yang masih kat atas. Roda due yang ghosak perlu dipertimbangkan,” yang berarti “perlu diperiksa bagian lain yang masih di atas. Sepeda motor yang rusak perlu dipertimbangkan.”
Lapangan Tugu Bengkalis, yang terletak di Jalan Ahmad Yani, merupakan lokasi yang cukup ramai, terutama pada sore hari. Atap pentas yang ambruk ini berbentuk miniatur tanjak dan diketahui telah dibangun beberapa tahun yang lalu.
Wanto, seorang warga Bengkalis, menyampaikan harapannya agar perbaikan segera dilakukan.
“Mudah-mudahan segera diperbaiki, karena di Lapangan Tugu selalu ramai apalagi kalau sore hari. Jangan sampai memakan korban,” ungkapnya seperti dikutip dari riauterkini.com.(red/Isa)
- Penulis: Redaksi






