Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Longsor di Eks Tambang Emas Solok, 15 Orang Meninggal Dunia

Longsor di Eks Tambang Emas Solok, 15 Orang Meninggal Dunia

  • calendar_month Minggu, 29 Sep 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kabarviral, Solok – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok mengonfirmasi bahwa 15 orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di bekas tambang emas di Nagari Sungai Abu, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis (26/09/2024) sore.

Kepala BPBD Kabupaten Solok, Irwan Effendi, menyampaikan bahwa hingga Jumat (29/09/2024) pukul 13.40 WIB, tim evakuasi telah menemukan 15 korban meninggal dunia. Dari jumlah tersebut, empat korban telah berhasil dievakuasi ke lokasi sementara, sementara 11 korban lainnya masih berada di lokasi kejadian.

“Selain korban meninggal dunia, tiga orang lainnya mengalami luka berat dan sudah dievakuasi oleh tim,” ujar Irwan saat dihubungi dari Padang, Jumat (29/09/2024).

BPBD Kabupaten Solok juga menduga masih ada sekitar 25 orang yang terjebak di sekitar lokasi tambang emas tersebut. Tim evakuasi terus berupaya melakukan penyelamatan, meski terkendala oleh kondisi medan yang sangat sulit dijangkau.

“Kondisi medan sangat berat. Lokasi longsor tidak bisa diakses oleh kendaraan roda empat maupun roda dua, sehingga tim harus berjalan kaki selama delapan jam dari pusat nagari atau titik terakhir yang dapat diakses kendaraan,” jelas Irwan.

Tambang emas yang longsor ini merupakan tambang ilegal yang sudah lama tidak beroperasi. Bekas lubang tambang tersebut runtuh dan menimbun para penambang yang sedang berada di dalamnya. Evakuasi korban dilakukan secara manual oleh tim BPBD dan relawan, mengingat alat berat sulit dibawa masuk ke lokasi yang jauh dan terpencil.

Dinas Kesehatan Kabupaten Solok juga telah mengirim tujuh ambulans ke lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi korban. Sementara itu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Solok telah melakukan koordinasi untuk menanggulangi bencana tanah longsor ini.

Irwan berharap seluruh korban yang tertimbun dapat segera ditemukan, meskipun tantangan di lapangan cukup besar. Hingga saat ini, proses pencarian korban masih terus berlangsung.

“Kami berharap semua korban bisa segera dievakuasi, meski medan yang sulit menjadi tantangan utama kami,” pungkasnya.

Musibah ini menjadi peringatan keras akan bahaya aktivitas pertambangan ilegal yang kerap terjadi di Sumatera Barat dan sekitarnya. Pemerintah daerah diimbau untuk meningkatkan pengawasan serta memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai risiko yang bisa terjadi. (red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Longsor Kepung Malalak! Tim Penyelamat Tak Bisa Masuk, Dua Warga Hilang Diseret Banjir

    Longsor Kepung Malalak! Tim Penyelamat Tak Bisa Masuk, Dua Warga Hilang Diseret Banjir

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Upaya evakuasi warga Malalak Timur terhambat akibat jalur menuju lokasi banjir bandang tertutup longsor. BPBD Agam, Basarnas, dan tim gabungan belum dapat masuk ke wilayah terdampak, sementara ratusan warga sudah mengungsi. Dua warga dilaporkan hilang, dan pendataan kerusakan masih berlangsung di tengah akses komunikasi yang terbatas. Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmat Lasmono, mengatakan […]

  • Tingkatkan Keamanan Obvitnas, Apical dan Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja Teknis 2025

    Tingkatkan Keamanan Obvitnas, Apical dan Polda Riau Tandatangani Pedoman Kerja Teknis 2025

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL.CO – Apical, perusahaan pengolah minyak nabati terkemuka, melalui perwakilannya, Muslim Ibrahim selaku Head of Social Security and License (SSL) wilayah operasional Dumai, resmi menandatangani Pedoman Kerja Teknis (PKT) Pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dengan Kepolisian Daerah Riau (Polda Riau). Penandatanganan ini dilakukan oleh Direktur Pengamanan Obvitnas Polda Riau, Kombes Pol Jonner M.H. Samosir, S.I.K., dan […]

  • 75 Perusahaan Ikuti Safety Forum Eksternal K3 PT Pelindo di Dumai

    75 Perusahaan Ikuti Safety Forum Eksternal K3 PT Pelindo di Dumai

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral Dumai – Sebanyak 75 perusahaan terlibat dalam Safety Forum Eksternal yang diselenggarakan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 1 Dumai dan PT Pelindo Multi Terminal Banch Dumai pada Rabu, (21/8/2024). Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai ini bertujuan untuk memperkuat penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di lingkungan […]

  • Realisasi Retribusi Pasar Rohil 2025 Lampaui Target, Disperindagsar: Indikasi Aktivitas Perdagangan Meningkat

    Realisasi Retribusi Pasar Rohil 2025 Lampaui Target, Disperindagsar: Indikasi Aktivitas Perdagangan Meningkat

    • calendar_month Minggu, 19 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir — Kinerja pengelolaan retribusi pasar di Kabupaten Rokan Hilir pada tahun anggaran 2025 menunjukkan capaian positif. Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Pasar (Disperindagsar) Rohil mencatat realisasi penerimaan retribusi pasar mencapai Rp274.000.000, sedikit melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya. Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan pasar Rokan Hilir Muhammad Fauzi.,SIp.,M.si.,MH melalui Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan […]

  • Razia Jam 1 Pagi, Satpol PP Dumai Bubarkan Kerumunan di Salon Varia

    Razia Jam 1 Pagi, Satpol PP Dumai Bubarkan Kerumunan di Salon Varia

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai — Dalam rangka menegakkan seruan bersama pemerintah selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Satpol PP Kota Dumai kembali menggelar razia penertiban di wilayah Dumai Barat, Senin (2/3/2026) dini hari. Razia yang dimulai sekitar pukul 01.00 WIB hingga 02.30 WIB itu menyasar sebuah tempat usaha Varia Salon yang berada di Jalan Sultan Hasanuddin, Kelurahan […]

  • Dugaan Korupsi di BUMKep Pasir Limau Kapas

    Mahasiswa Pekanbaru Ungkap Dugaan Korupsi di BUMKep Pasir Limau Kapas

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • 0Komentar

    Kabarviral, Pekanbaru – Seorang mahasiswa asal Pekanbaru mengungkapkan adanya dugaan praktik korupsi di Badan Usaha Milik Kepenghuluan (BUMkep) Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. Informasi tersebut diterima secara langsung dari narasumber berinisial “AS” yang merupakan penduduk setempat. Menurut informasi yang didapatkan, BUMkep Pasir Limau Kapas diduga tidak memiliki arah program yang jelas, meskipun Dana […]

expand_less