Damkar Dumai Evakuasi Kobra, Ular Gendang hingga Tawon Vespa
- calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Dumai kembali menunjukkan kesigapannya dalam menangani berbagai laporan warga terkait ancaman hewan berbahaya. Dalam dua hari berturut-turut, petugas Damkar Dumai berhasil mengevakuasi ular kobra, ular gendang, hingga mengeksekusi sarang tawon vespa di wilayah Dumai Selatan.
Evakuasi ular kobra dilakukan pada Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 13.20 WIB di Jalan Gatot Subroto, Dumai Selatan. Seekor ular kobra berukuran sekitar satu meter ditemukan bersembunyi di bagian dasbor sebuah truk tangki.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Dumai, H Zulkarnain, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dengan membawa stick ular dan perlengkapan pendukung lainnya.
“Proses evakuasi cukup menantang karena ular bersembunyi di sela-sela kendaraan, tepatnya di bagian slebor dekat setir mobil,” ujar Zulkarnain saat dikonfirmasi.
Petugas sempat melakukan pencarian di area mesin kendaraan. Ular baru bisa dievakuasi setelah bagian ekornya terlihat dan ditarik secara perlahan. Setelah beberapa menit, ular kobra tersebut berhasil diamankan dan proses evakuasi selesai pada pukul 14.48 WIB.
Tak hanya itu, pada Rabu (14/1/2026), petugas Damkar Dumai kembali melakukan penanganan laporan dari Camat Dumai Selatan terkait keberadaan tawon vespa yang dinilai membahayakan warga. Eksekusi sarang tawon dilakukan menggunakan bambu, selang regulator, serta perlengkapan pendukung lainnya.
Penanganan tawon vespa dimulai pada pukul 13.52 WIB dan berhasil diselesaikan sekitar pukul 14.30 WIB tanpa adanya korban.
Masih di hari yang sama, petugas Damkar juga melakukan evakuasi ular gendang di Jalan Perintis Gang Syukur, Kelurahan Bumi Ayu, Dumai Selatan. Evakuasi ular gendang tersebut berlangsung relatif cepat, dimulai pukul 11.23 WIB dan selesai pada pukul 11.40 WIB.
Zulkarnain mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap keberadaan hewan berbahaya, terutama di lingkungan permukiman. Ia juga meminta warga segera melaporkan ke Damkar jika menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan.
“Damkar tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga penyelamatan dan evakuasi demi keamanan masyarakat,” tutupnya.(red/isa)
- Penulis: Redaksi







