Bentrok Dua Ormas di Pekanbaru, Kendaraan dan Bangunan Hancur: Polisi Amankan 8 Orang Pelaku
- calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU, KABARVIRAL – Bentrokan antara dua organisasi masyarakat (ormas) terjadi di tempat cucian mobil di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, Senin (18/11/2024). Kerusuhan yang berlangsung siang hari itu sempat menghebohkan warga sekitar dan viral di media sosial.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan delapan orang yang diduga terlibat dalam bentrokan tersebut.
“Sudah delapan orang diamankan untuk dimintai keterangan,” ujar Kombes Jeki, Senin sore.
Bentrokan ini melibatkan massa yang mayoritas mengenakan seragam hitam. Mereka terlihat membawa kayu balok dan besi, merusak sepeda motor, mobil, serta bangunan di sekitar lokasi. Kejadian ini bahkan sempat terekam kamera dan beredar luas di media sosial, memperlihatkan situasi mencekam di area tersebut.
Menanggapi laporan warga, pihak kepolisian langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengendalikan situasi. Polisi kemudian memasang garis polisi (police line) di area terdampak untuk mencegah kerusuhan meluas.
Dari hasil penyelidikan awal, bentrokan ini diduga dipicu oleh persoalan pribadi antar anggota dua ormas yang terlibat. Polisi saat ini terus mendalami motif di balik kerusuhan dan menyelidiki kemungkinan adanya pihak lain yang turut memanaskan situasi.
Barang bukti berupa kayu balok, besi, dan rekaman CCTV juga telah diamankan. Bukti-bukti ini diharapkan dapat membantu aparat dalam mengungkap fakta dan memastikan semua pelaku kekerasan mendapatkan hukuman setimpal.
Kapolresta memastikan bahwa situasi di lokasi kejadian kini sudah kembali kondusif. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak terpancing oleh insiden ini.
“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Siapa pun yang terbukti terlibat akan ditindak tegas sesuai hukum,” tegas Kombes Jeki.(red/isa)
- Penulis: Redaksi






