Industri Sawit Tak Sekadar Minyak Goreng, Apical Kembangkan Energi Terbarukan
- calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral, Pekanbaru – Asian Agri dan Apical gelar Halal Bihalal di Pekanbaru, bahas peran industri sawit dalam ekonomi nasional, energi berkelanjutan, dan kemitraan dengan petani.
Perusahaan perkebunan kelapa sawit Asian Agri bersama Apical menggelar acara Halal Bihalal bersama perwakilan media di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Riau, Rabu (8/4/2026). Pertemuan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus diskusi strategis mengenai kontribusi
industri kelapa sawit terhadap perekonomian nasional dan ketahanan energi yang berkelanjutan.
Head of Corporate Communications RGE Agri, Prama Yudha Amdan menyebutkan bahwa momen kebersamaan ini menjadi waktu yang tepat untuk merefleksikan nilai kebermanfaatan di sektor hulu perkebunan. Ia menjelaskan hampir seluruh bagian tanaman kelapa sawit kini bisa dimanfaatkan secara maksimal.
“Mulai dari minyak sebagai bahan pangan dan energi hingga limbah yang diolah kembali menjadi pupuk atau sumber energi. Ini mencerminkan prinsip ekonomi sirkular, di mana setiap bagian memiliki nilai,” urai Prama.
Potensi besar tersebut didukung oleh tata kelola perusahaan melalui praktik budidaya yang memegang prinsip keberlanjutan. Prama menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen meningkatkan produktivitas tanpa membuka lahan baru, menggunakan bibit unggul Topaz, serta menjalankan program peremajaan tanaman perkebunan.
“Petani dan perusahaan perlu berjalan bersama. Melalui kemitraan, kita dapat saling menguatkan dan menciptakan manfaat yang lebih besar. Inilah semangat #BermitraLebihBaik, tumbuh bersama melalui kolaborasi yang saling menguatkan,” tambahnya.
Sementara itu, Apical berfokus pada sektor hilir dengan mengembangkan rantai pasok terintegrasi dan inovasi bernilai tambah. Minyak sawit tidak lagi sebatas bahan baku minyak goreng, melainkan telah dikembangkan menjadi produk oleokimia, functional fats, hingga energi terbarukan seperti Sustainable Aviation Fuel.
Ekosistem pengolahan yang menyentuh kebutuhan rumah tangga hingga solusi transisi energi ini sejalan dengan kampanye #DariDapurSampaiAvtur yang terus digaungkan perusahaan. Seluruh produk tersebut diproses dan didistribusikan kepada konsumen secara
bertanggung jawab.
Mewakili insan pers Riau, Zurfa Irwan, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah perusahaan yang rutin menjalin komunikasi dengan awak media. Menurutnya, pertemuan ini mampu menjembatani rasa saling percaya antara pihak korporasi dan wartawan di lapangan.
“Kuncinya sederhana saling percaya dan keterbukaan, karena dari situlah hubungan baik dan dukungan akan terus terjaga,” papar Zurfa.
Hubungan baik dengan media dinilai krusial dalam membangun kepercayaan publik dalam jangka panjang. Komitmen komunikasi yang terbuka dan jujur ini selaras dengan filosofi bisnis 5C yang dianut oleh Asian Agri dan Apical.
Filosofi tersebut mencakup prinsip good for community, country, climate, customer, dan company. Prinsip ini menempatkan tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai landasan utama dalam setiap operasional bisnis agar pertumbuhan usaha berjalan beriringan dengan
kontribusi nyata bagi masyarakat. ***
- Penulis: Redaksi






