Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Dari Fortuner hingga Tanah di Jakarta, Ini Rincian Harta Gubernur Abdul Wahid

Dari Fortuner hingga Tanah di Jakarta, Ini Rincian Harta Gubernur Abdul Wahid

  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KABARVIRAL – Gubernur Riau Abdul Wahid tercatat punya harta Rp4,8 miliar di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), di tengah kasus dugaan pemerasan yang menjeratnya dalam OTT KPK.

Berdasarkan laporan LHKPN tahun 2023 yang dilaporkan per 31 Maret 2024, kekayaan Abdul Wahid tercatat sebesar Rp4.806.046.622. Aset tersebut sebagian besar berupa tanah dan bangunan senilai Rp4,905 miliar, disusul alat transportasi dan mesin senilai Rp780 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp621 juta.

Meski begitu, Abdul Wahid juga tercatat memiliki utang hingga Rp1,5 miliar. Artinya, total kekayaan bersihnya sedikit lebih rendah dari nilai aset yang dimiliki.

Dalam laporannya, harta tanah dan bangunan Abdul Wahid tersebar di beberapa lokasi strategis, mulai dari Pekanbaru hingga Jakarta Selatan. Nilai tertinggi berasal dari properti di Jakarta Selatan dengan luas 1.555 meter persegi yang ditaksir mencapai Rp2,3 miliar.

Sementara itu, aset dengan nilai terendah berada di Kabupaten Indragiri Hilir, berupa lahan seluas 10.000 meter persegi yang dilaporkan bernilai Rp20 juta. Seluruh tanah dan bangunan yang dimilikinya berstatus hasil sendiri.

Selain properti, Abdul Wahid juga melaporkan kepemilikan dua unit kendaraan pribadi, yakni Toyota Fortuner keluaran tahun 2016 senilai Rp400 juta dan Mitsubishi Pajero tahun 2017 senilai Rp380 juta. Kedua mobil tersebut juga berstatus hasil sendiri.

Data kekayaan Abdul Wahid ini menarik perhatian publik lantaran muncul di tengah kasus hukum yang kini menjeratnya. Sebelumnya, KPK menetapkan Abdul Wahid sebagai tersangka bersama dua pejabat lain dalam dugaan tindak pidana pemerasan di Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPR) Provinsi Riau.

Wakil Ketua KPK, Johanis Tanak, menyebut tiga tersangka dalam kasus tersebut, yaitu Abdul Wahid selaku Gubernur Riau, MAS selaku Kepala Dinas PUPR Riau, dan DAN selaku tenaga ahli Gubernur.

KPK saat ini masih mendalami aliran dana serta keterkaitan aset kekayaan Abdul Wahid dengan dugaan praktik pemerasan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. ***

Editor: Isa
Sumber: idntimes.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ledakan Maut di Bengkel Pekanbaru, Karyawan Tewas dengan Kondisi Kepala Terpisah dari Tubuh

    Ledakan Maut di Bengkel Pekanbaru, Karyawan Tewas dengan Kondisi Kepala Terpisah dari Tubuh

    • calendar_month Selasa, 22 Okt 2024
    • 0Komentar

    Kabarviral, Pekanbaru – Insiden tragis menimpa Hendri Saputra Hidayat (24), seorang karyawan bengkel Sinar Terang Motor di Jalan Srikandi, Kelurahan Delima, Kecamatan Binawidya, Pekanbaru. Hendri tewas mengenaskan setelah drum berisi oli yang sedang ia las meledak pada Senin (21/10/2024) sekitar pukul 17.15 WIB. Ledakan tersebut menyebabkan korban tewas di tempat dengan kondisi yang sangat parah, […]

  • Andalkan GPS, Pemuda Pekanbaru Ini Malah Tersesat 5 Jam di Kebun Sawit Hingga Tengah Malam

    Andalkan GPS, Pemuda Pekanbaru Ini Malah Tersesat 5 Jam di Kebun Sawit Hingga Tengah Malam

    • calendar_month Rabu, 19 Feb 2025
    • 0Komentar

    SIAK, KABARVIRAL – Seorang pemuda asal Pekanbaru, Sendi Juliandika (21), mengalami pengalaman menegangkan setelah tersesat selama lima jam di areal perkebunan sawit milik PT SIR di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau. Beruntung, ia akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat setelah dijemput oleh pihak kepolisian dan warga setempat. Peristiwa ini terjadi saat Sendi mengendarai motor Honda PCX […]

  • Polres Rohil Musnahkan Hampir 4 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five

    Polres Rohil Musnahkan Hampir 4 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral– Polres Rokan Hilir melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika dalam jumlah besar di Mapolres Rokan Hilir, Jumat (30/1/2026) pagi. Barang bukti yang dimusnahkan berupa narkotika jenis sabu seberat 3.989,72 gram (3,98 kg), ekstasi sebanyak 3.495 butir, serta Happy Five (HS) sebanyak 10.000 butir. Kegiatan pemusnahan dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, […]

  • Letkol Inf Ronald Manurung Resmi Menjabat Dandim 0320 Dumai, Wako Paisal Ucapkan Selamat Bertugas

    Letkol Inf Ronald Manurung Resmi Jabat Dandim 0320 Dumai, Wako Paisal Ucapkan Selamat Bertugas

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABAR VIRAL – Letkol Inf Ronald Manurung resmi menjabat sebagai Dandim 0320 Dumai. Wali Kota Paisal menyampaikan selamat bertugas dan harapan untuk sinergi dalam memajukan Kota Dumai. Wali Kota Dumai H. Paisal menghadiri malam ramah tamah sekaligus perkenalan Dandim 0320 Dumai yang baru, Letkol Inf Ronald Manurung, S.Sos, di Ballroom Hotel Grand Zuri, Rabu […]

  • Pekerja Katering Meregang Nyawa Ditabrak Mahasiswi Sakau di Pekanbaru

    Pekerja Katering Meregang Nyawa Ditabrak Mahasiswi Sakau di Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 4 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru, pada Sabtu (03/08/24) petang. Seorang pekerja katering, Renti Marningsih (48), tewas seketika setelah ditabrak mobil yang dikemudikan oleh seorang mahasiswi yang diketahui dalam keadaan sakau. PERISTIWA tragis ini bermula ketika Renti tengah melintas di Jalan Tuanku Tambusai dengan mengendarai motor Yamaha ZR BM 4697 JZ. Tiba-tiba, […]

  • Gudang Rokok Ilegal di Pekanbaru Digerebek

    Gudang Rokok Ilegal di Pekanbaru Digerebek, 160 Juta Batang Senilai Rp300 Miliar Disita

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral — Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran rokok ilegal. Sebuah gudang penimbunan rokok ilegal berskala besar di Kota Pekanbaru berhasil digerebek petugas pada Selasa (6/1/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam operasi tersebut, Bea Cukai mengamankan tiga orang terduga pelaku serta menyita barang bukti dalam jumlah fantastis. Direktur Jenderal Bea […]

expand_less