Breaking News
light_mode
Beranda » Rohil » Rp250 Juta Raib, Cicilan Tetap Dipotong: Pensiunan ASN Rohil Laporkan Oknum Kantor Pos ke Polisi

Rp250 Juta Raib, Cicilan Tetap Dipotong: Pensiunan ASN Rohil Laporkan Oknum Kantor Pos ke Polisi

  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Rokan Hilir melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan oknum pegawai Kantor Pos ke pihak kepolisian. Laporan tersebut terkait pencairan pinjaman resmi yang dananya tidak pernah diterima korban, meski cicilan pinjaman tetap dipotong rutin dari uang pensiunnya setiap bulan.

Berdasarkan keterangan pelapor, korban telah memenuhi seluruh persyaratan administrasi pengajuan pinjaman di Kantor Pos. Pengajuan tersebut dinyatakan disetujui dan dana pinjaman dicairkan melalui aplikasi layanan keuangan Kantor Pos (aplikasi Pos/Oren), yang secara sistem tercatat menggunakan identitas dan rekening atas nama korban.

Namun dalam praktiknya, akses dan kendali terhadap aplikasi tersebut diduga dikuasai oleh pihak lain, dengan menggunakan nomor telepon yang bukan milik korban. Akibatnya, meskipun pencairan dana tercatat atas nama korban, uang pinjaman tersebut tidak pernah diterima atau dikuasai oleh korban sama sekali.

Ironisnya, kewajiban cicilan pinjaman tetap berjalan dan dipotong secara otomatis dari dana pensiun korban setiap bulan. Kondisi ini menimbulkan kerugian materiil yang nyata dan berkelanjutan, mengingat korban sepenuhnya bergantung pada dana pensiun untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Dalam penanganan awal perkara, terlapor berinisial MH sempat mengakui telah mengambil dan menguasai dana pinjaman tersebut. Pengakuan itu diperkuat dengan rekening koran yang menunjukkan aliran dana.

Terlapor juga diketahui telah membuat surat pernyataan kesanggupan untuk mengembalikan dana pinjaman. Namun hingga saat ini, pengembalian belum dilakukan secara penuh, dan kesepakatan yang dibuat beberapa kali tidak dipenuhi.

Selain itu, pelapor juga mengungkap adanya dugaan pemalsuan tanda tangan ahli waris dalam dokumen administrasi pinjaman. Dugaan ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk didalami lebih lanjut sebagai bagian dari proses hukum.

Sebagai informasi tambahan, kerugian tercatat sebesar Rp. 250 juta, pelapor menyampaikan bahwa terlapor saat ini tidak lagi bekerja di Kantor Pos.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, terlapor diketahui kini bekerja di salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Rokan Hilir. Penjelasan ini disampaikan semata-mata untuk klarifikasi status pekerjaan terlapor, sementara proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum.

Di lansir dari media baranews, kasus ini telah resmi dilaporkan dan saat ini tengah dalam penanganan kepolisian. Pelapor berharap proses hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan, mengingat korban merupakan pensiunan ASN yang hak ekonominya diduga dirampas melalui penyalahgunaan sistem layanan keuangan.

Pihak keluarga korban pun berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami dari pihak keluarga berharap laporan korban dapat diproses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku,” ujar Sanusi, anggota DPRD Bengkalis sekaligus keluarga korban, Selasa (06/01/2025).

Pelapor juga mendesak adanya evaluasi dan pengawasan internal secara menyeluruh terhadap sistem layanan keuangan, khususnya pengelolaan aplikasi pencairan dana, agar kejadian serupa tidak terulang dan tidak lagi merugikan masyarakat, terutama kalangan pensiunan.(red/fad)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerja pabrik kerupuk yang terjatuh ke mesin giling saat dievakuasi ke rumah sakit. (Foto: Deni Wahyono)

    Kronologi Kecelakaan di Pabrik Kerupuk Anam Pangkalpinang, Pekerja Terpeleset dan Tewas

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Pangkalpinang — kecelakaan kerja terjadi di Pabrik Kerupuk Anam 2 yang berlokasi di Jalan Mustika, Semabung Lama, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung. Seorang pekerja pabrik, Velix (28), dilaporkan tewas setelah terpeleset dan jatuh ke dalam mesin penggilingan pada Kamis (15/8/2024) siang. Kronologi Kejadian  Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 13.18 WIB ketika […]

  • Gara-gara Harta Warisan, Kakak Bacok Adik di Kampar

    Gara-gara Harta Warisan, Kakak Bacok Adik di Kampar

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • 0Komentar

    KAMPAR (KABARVIRAL.CO) – Perselisihan warisan di Kabupaten Kampar berujung tragis. Seorang kakak berinisial SE tega membacok adik kandungnya sendiri menggunakan parang hingga mengalami luka serius. Persoalan pembagian harta warisan kembali menjadi pemicu retaknya ikatan keluarga. Seorang pria berinisial SE (48) tega melukai adik kandungnya sendiri, SU (41) di Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar. Insiden […]

  • Speedboat Terbakar Usai Isi Bahan Bakar di Perairan Selatpanjang, Satu ABK Luka Serius

    Speedboat Terbakar Usai Isi Bahan Bakar di Perairan Selatpanjang, Satu ABK Luka Serius

    • calendar_month Selasa, 3 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Selatpanjang — Sebuah speedboat bernama Port Express 22 yang mengangkut sayur dan sembako dari Tanjung Buton Siak menuju Batam dilaporkan terbakar di perairan Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, pada Senin (2/9/2024) sekitar pukul 17:45 WIB. Kejadian nahas ini terjadi tak lama setelah kapal tersebut selesai mengisi bahan bakar jenis pertalite di Agen Premium dan […]

  • Tiga pelaku pencurian uang ratusan juta Alokasi Dana Desa (ADD) yang berhasil diamankan Polsek Pujud bersama barang bukti

    Uang Ratusan Juta Dana Desa Dicuri saat Salat Jum’at, Pelaku Ditangkap di Warung Biliar

    • calendar_month Jumat, 28 Jun 2024
    • 0Komentar

    Polsek Pujud berhasil mengamankan tiga pelaku pencurian uang ratusan juta dari Alokasi Dana Desa (ADD) di Kepenghuluan Tanjung Medan Utara. Aksi pencurian ini terjadi pada Jumat, 24 Mei 2024, saat pemilik rumah sedang menunaikan ibadah Salat Jum’at. KETIGA pelaku yang diamankan adalah ES alias Eki (27), EW alias Eka (40), dan T Purba alias Tofik […]

  • Kapal Ikan Diamankan Bea Cukai di Kepri, Diduga Bawa Uang Tunai Ratusan Juta

    Kapal Ikan Diamankan Bea Cukai di Kepri, Diduga Bawa Uang Tunai Ratusan Juta

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Tanjungpinang – Kapal ikan KM Sunly 10 diamankan oleh Bea Cukai di perairan perbatasan antara Bintan dan Tanjungpinang, Selasa (10/09/2024). Kapal berwarna biru dongker ini tampak bersandar bersama kapal Bea Cukai 20005 di Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang. Penangkapan tersebut dilakukan oleh Bea Cukai Kanwil Kepulauan Riau (Kepri) dalam operasi bersama bernama […]

  • Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri, Polisi Selidiki Identitas Korban

    Jasad Pria Ditemukan Mengapung di Sungai Indragiri, Polisi Selidiki Identitas Korban

    • calendar_month Minggu, 23 Mar 2025
    • 0Komentar

    INDRAGIRI HULU, KABARVIRAL – Warga Desa Koto Tuo, Kecamatan Batang Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria mengapung di Sungai Indragiri, Jumat (21/3/2025) sore. Hingga saat ini, identitas jasad tersebut masih belum diketahui. Kapolres Inhu, AKBP Fahrian Saleh Siregar SIK MSI, melalui Kasi Humas Aiptu Misran SH, membenarkan penemuan jasad tersebut […]

expand_less