Dumai Gandeng UGM, Bakal Kirim 10 Dokter untuk Pendidikan Spesialis

Pertemuan antara Wali Kota Dumai dan Ketua Tim Koordinasi PPDS UGM membahas kerjasama dalam bidang kesehatan.
Pertemuan antara Wali Kota Dumai dan Ketua Tim Koordinasi PPDS UGM membahas kerjasama dalam bidang kesehatan di Ruang Rapat Auditorium Wiyata FK-KMK UGM, Jumat (21/6/2024).
WALI KOTA Dumai H Paisal SKM MARS mengumumkan kerjasama  dengan Universitas Gadjah Mada (UGM). Kerjasama dengan UGM ini bertujuan mempercepat akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat Dumai.
SALAH satu poin utama dari kerjasama ini adalah penambahan 10 dokter spesialis baru setiap tahunnya. Langkah ini diharapkan dapat mempercepat dan meningkatkan akses masyarakat  terhadap pelayanan kesehatan yang lebih baik.
“Sebagai Wali Kota Dumai, saya bangga mengumumkan kerjasama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di kota kita tercinta. Kerjasama ini merupakan langkah maju yang signifikan untuk mendapatkan 10 dokter spesialis baru setiap tahunnya, sesuai kebutuhan Dumai” ujar Wali Kota Dumai dalam pengumuman di laman Facebook resminya, h.paisal_official, Jumat (21/06/2024).
Selain mendapatkan dokter spesialis baru, kerjasama ini juga meliputi upaya memperkuat fasilitas kesehatan dan sumber daya manusia dokter di Dumai. Ini termasuk bantuan biaya bagi dokter Dumai yang ingin mengikuti program pendidikan spesialis di UGM.
Melalui kerjasama ini, diharapkan lebih banyak dokter lokal dapat mengembangkan keahlian mereka dan kembali ke Dumai untuk melayani masyarakat.
Pertemuan antara Wali Kota Dumai dan Ketua Tim Koordinasi PPDS UGM membahas kerjasama dalam bidang kesehatan.
Pertemuan antara Wali Kota Dumai dan Ketua Tim Koordinasi PPDS UGM membahas kerjasama dalam bidang kesehatan.
Inisiatif lain yang diusulkan dalam kerjasama ini adalah Program Pra PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis), yang akan membantu mempersiapkan calon dokter spesialis dari Dumai.
Program ini diharapkan dapat memberikan pelatihan dan persiapan yang dibutuhkan agar para calon dokter siap mengikuti pendidikan spesialis.
Untuk memastikan keberhasilan program ini, pemerintah kota Dumai juga akan memastikan pembiayaan pendidikan dokter spesialis hingga mereka menyelesaikan pendidikan mereka.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada hambatan finansial yang menghalangi dokter-dokter kita untuk mencapai potensi penuh mereka,” tambah orang nomor satu di Dumai ini.
Langkah-langkah ini disambut baik oleh berbagai pihak, termasuk masyarakat Dumai yang selama ini merindukan peningkatan kualitas layanan kesehatan di kotanya. Apalagi UGM, sebagai salah satu institusi pendidikan terkemuka di Indonesia, juga menunjukkan komitmen kuatnya untuk mendukung program ini.
Kerjasama ini akan segera ditindaklanjuti dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kota Dumai dan UGM.
“Terima kasih kepada UGM atas komitmennya dalam mendukung kemajuan kesehatan Dumai. Mari bersama kita wujudkan Dumai Kota Idaman dengan layanan kesehatan yang prima!,” pungkas Wako Paisal.
Di UGM, Wali Kota Dumai berjumpa langsung dengan Ketua Tim Koordinasi Pelaksana Program Pendidikan Dokter Spesialis-Subspesialis (TKP PPDS), dr. Arief Budiyanto. Pertemuan itu berlangsung di Ruang Rapat Auditorium Wiyata FK-KMK UGM pada Jumat (21/6/2024).
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Dumai juga didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai, dr. H. Syaiful MKM, Kepala Bappeda Kota Dumai serta perwakilan RSUD dr. Suhatman, MARS Kota Dumai.(isa)