Pemko Dumai Bangun Drainase 856 Meter di Jalan Budi Kemuliaan, Anggaran Rp5,1 Miliar
- calendar_month Senin, 8 Sep 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KABARVIRAL.CO – Pembangunan drainase sepanjang 856 meter di Jalan Budi Kemuliaan, Dumai resmi dimulai September 2025. Proyek senilai Rp5,1 miliar ini ditargetkan selesai dalam 120 hari untuk mendukung program penanggulangan banjir Kota Dumai.
Pemerintah Kota Dumai melalui Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum (PU) melaksanakan pembangunan drainase di Jalan Budi Kemuliaan sepanjang 856 meter.
Pembangunan ini secara resmi dimulai pada awal bulan September 2025 dan direncanakan akan berlangsung dalam 120 Hari Kerja (HK). Drainase ini merupakan realisasi dari usulan masyarakat melalui Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang).
Drainase ini memiliki kedalaman 1,2 meter dengan lebar 1 meter. Adapun pembangunan nya dimulai dari Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Budi Kemuliaan hingga menuju Jalan Pattimura di Kecamatan Dumai Kota. Drainase ini merupakan bagian dari Program Penanggulangan Banjir yang tengah digesa oleh Pemerintah Kota Dumai.
Drainase dengan panjang hampir 1 kilometer ini dibangun dengan anggaran 5,1 Miliar Rupiah yang bersumber dari APBD Kota Dumai tahun 2025.
Kepala Bidang SDA Dinas PU Wan Rieko Candra, S.T., mengutarakan jika program penanggulangan banjir oleh Pemerintah Kota Dumai terus digalakkan dan dimaksimalkan.
Wan Rieko menyebut jika drainase yang tengah digesa pembangunannya pada Jalan Budi Kemuliaan akan terhubung dengan Sungai Dumai dalam rangka optimalisasi penanggulangan banjir di area sekitar.
Kabid SDA Dinas PU ini turut menyampaikan jika proses pembangunan drainase berjalan sesuai rencana dan nantinya bisa berfungsi dengan baik dalam penanggulangan banjir setelah selesai dikerjakan.
“Sesuai rencana yang ditetapkan dan arahan dari Bapak H. Paisal, SKM., MARS beserta Bapak Sugiyarto, Program Penanggulangan Banjir di Kota Dumai akan terus digesa terutama pada area Bantaran Sungai Dumai” tutur Kabid Wan Rieko.
“Kami juga mengharapkan kerjasama dari masyarakat Kota Dumai serta permohonan maaf jika pelaksanaan proyek ini nantinya dapat mengganggu aktifitas serta mobilitas masyarakat di Jalan Budi Kemuliaan” tutup Wan Rieko.(rsc/isa)
- Penulis: Redaksi






