Ditemukan Tewas di Kandis Siak, Pria Bertato Ini Belum Diketahui Identitasnya
- calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Polisi mencari keluarga pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal di kawasan Libo Waduk, Kandis. Korban memiliki sejumlah tato mencolok dan ditemukan bersama tas berisi pakaian serta kemeja bertuliskan “Agus Lelo”.
Penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas di kawasan Jalan Libo Waduk KM 14, Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Kamis (21/5/2026), memicu perhatian masyarakat. Pihak kepolisian kini berfokus mencari pihak keluarga dengan menyebarluaskan ciri-ciri fisik korban yang ditemukan di area parkir Gereja HKBP Libo Waduk KM 15 tersebut.
Berdasarkan pemeriksaan fisik, jenazah diperkirakan berusia di atas 40 tahun dengan tinggi badan sekitar 165 sentimeter. Korban memiliki rambut ikal, hidung mancung, serta telinga besar. Terdapat sejumlah tato mencolok pada tubuh korban, yakni gambar perempuan dan ular di lengan kanan atas, corak abstrak di lengan kiri, dan tato wanita di bagian punggung kanan.
Di lokasi penemuan, petugas kepolisian turut mengamankan sebuah tas berisi empat helai pakaian dan satu handuk berwarna biru dongker. Salah satu barang bukti yang menonjol adalah kemeja organisasi masyarakat dengan tulisan nama “Agus Lelo” tertera di bagian dada sebelah kanan.
“Kami mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut agar segera menghubungi Polsek Kandis atau RS Bhayangkara Polda Riau,” ujar Kapolsek Kandis, Herman Pelani, Sabtu (23/5/2026).
Sebelumnya, informasi penemuan ini bermula dari laporan warga kepada Ketua RT setempat mengenai pria yang tergeletak kaku di area gereja. Laporan itu diteruskan ke Bhabinkamtibmas Polsek Kandis yang segera turun ke lokasi bersama Tim Medis Puskesmas Kandis. Pemeriksaan luar tubuh jenazah yang dipimpin oleh Tenaga Medis, dr Noprah memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik.
Jenazah saat ini telah dievakuasi dan disimpan di kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau. Pihak kepolisian juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait prosedur penanganan akhir jenazah jika batas waktu tertentu tidak ada keluarga yang menjemput. ***
- Penulis: Redaksi







