Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Tiga Oknum Polisi Bengkalis Terancam PTDH Kasus Narkoba

Tiga Oknum Polisi Bengkalis Terancam PTDH Kasus Narkoba

  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Tiga oknum anggota Polres Bengkalis yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika terancam dijatuhi sanksi berat berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Ketiganya berinisial Briptu MA, Brigpol PP, dan Bripda MS.

Ketiga oknum polisi tersebut sebelumnya ditangkap Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis saat berada di kamar sebuah hotel di Kota Bengkalis. Penangkapan ini langsung memicu proses hukum dan pemeriksaan internal di tubuh kepolisian.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap anggota Polri yang terlibat dalam penyalahgunaan narkotika. Ia memastikan, selain diproses secara pidana umum, ketiganya juga akan menjalani sidang kode etik profesi Polri.

“Proses pidana tetap jalan dan sidang etik juga jalan. Sanksinya PTDH. Ini tidak main-main, kami pecat,” tegas AKBP Fahrian usai kegiatan kenal pamit Kapolres di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis, Rabu (21/1/2026) malam.

Menurut Fahrian, sikap tegas tersebut bukan pertama kali ia lakukan. Saat menjabat di Polres Indragiri Hulu sebelumnya, ia juga mengambil langkah serupa terhadap enam anggota Polri yang terlibat kasus narkoba.

“Di tempat saya bertugas sebelumnya, ada enam anggota Polri dengan kasus narkoba. Semuanya saya pecat. Hal yang sama akan saya lakukan di Bengkalis,” ujarnya.

Kapolres menjelaskan, Kabupaten Bengkalis memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap peredaran narkotika karena letak geografisnya yang strategis dan berhadapan langsung dengan jalur perlintasan internasional.

“Bengkalis ini pintu masuk narkoba. Karena itu, pengawasan tidak bisa hanya mengandalkan polisi. Harus ada peran aktif seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melaporkan jika menemukan indikasi peredaran narkoba, termasuk apabila melibatkan oknum anggota Polri.

“Kalau ada anggota Polri yang terlibat, laporkan saja. Saya pastikan akan langsung saya tindak tegas. Ini sudah mencederai institusi Polri,” pungkasnya.

Hingga kini, proses hukum terhadap ketiga oknum polisi tersebut masih terus berjalan di bawah penanganan internal Polres Bengkalis dan fungsi terkait.

Diberitakan sebelumnya, pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika di Bengkalis berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai sebuah hotel kerap dijadikan lokasi pesta narkoba. Menindaklanjuti informasi tersebut, Kanit I Satresnarkoba Polres Bengkalis Ipda Reza Ilham bersama tim melakukan penyelidikan dan penggerebekan pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 00.45 WIB di kamar 204 lantai 2.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan dua warga sipil berinisial RW dan RF. Tak lama kemudian, seorang pria berinisial MA yang merupakan anggota Polri datang ke kamar tersebut dan langsung diamankan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan alat isap bong, kaca pyrex, serta sejumlah handphone. RW dan RF mengaku barang bukti narkotika tersebut milik MA.

Pengembangan kemudian dilakukan ke kamar 218, di mana petugas mengamankan dua perempuan berinisial LPK dan SC serta menemukan satu paket kecil diduga sabu seberat 0,005 gram. Dari pemeriksaan, sabu tersebut diakui berasal dari MS, oknum anggota Polri, yang kemudian mengaku mendapatkannya dari PP, juga anggota Polri. Total tujuh tersangka diamankan, terdiri dari tiga oknum polisi dan empat warga sipil, dan seluruhnya kini ditahan di Mapolres Bengkalis.***

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diperiksa Dewas, Pemanggilan Gubernur Sumut Bobby Nasution Masih Tanda Tanya

    Diperiksa Dewas, Pemanggilan Gubernur Sumut Bobby Nasution Masih Tanda Tanya

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – KPK menunggu hasil pemeriksaan Dewas terkait polemik pemanggilan Gubernur Sumut Bobby Nasution dalam kasus dugaan suap proyek jalan. Dewas memeriksa sejumlah pejabat internal, sementara publik menanti keputusan yang akan menentukan langkah penyidikan selanjutnya. Polemik soal apakah Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, akan dipanggil dalam perkara dugaan suap proyek jalan terus bergulir. Komisi Pemberantasan […]

  • Tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau menangkap empat pengedar narkoba, termasuk seorang ibu hamil tujuh bulan.

    Ibu Hamil 7 Bulan Ditangkap di Pekanbaru dengan Barang Bukti Ekstasi

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2024
    • 0Komentar

    Tim Subdit I Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau kembali mencetak prestasi dengan menangkap empat pengedar narkoba. Salah satu pelaku yang ditangkap adalah seorang ibu rumah tangga berinisial FO (30) yang sedang hamil tujuh bulan dengan barang bukti pil ekstasi. “KAMI menangkap empat pengedar narkoba, salah satunya FO yang sedang dalam kondisi hamil tujuh bulan,” ungkap […]

  • Tunjangan Perumahan DPRD Siak Naik Jadi Rp18 Juta Per Bulan, LSM Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejagung

    Tunjangan Perumahan DPRD Siak Naik Jadi Rp18 Juta Per Bulan, LSM Laporkan Dugaan Korupsi ke Kejagung

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Tunjangan perumahan DPRD Siak melonjak menjadi Rp18 juta per bulan dan dipersoalkan karena dinilai tidak sesuai Perbup serta diduga ditetapkan tanpa proses appraisal. LSM menilai kebijakan ini berpotensi menimbulkan kerugian negara dan mendesak Kejagung untuk mengusut dugaan pelanggaran aturan tersebut. LSM Benang Merah meminta Bupati Siak mencabut Peraturan Bupati Siak Nomor 4 Tahun […]

  • Polisi melakukan olah TKP di Jalan Paus Jalur Selatan, tepatnya di Simpang Jalan Asrama Haji, Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Ahad (8/2/2026).

    Tabrak Dump Truck Terparkir di Rumbai, Satu Pelajar Tewas, Dua Luka-Luka

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Paus Jalur Selatan, Rumbai Pesisir, Pekanbaru, Ahad (8/2/2026) pagi sekitar pukul 09.30 WIB, tepatnya di dekat simpang Jalan Asrama Haji, Kota Pekanbaru. Sepeda motor ditumpangi tiga pelajar menabrak dump truck terparkir, satu orang tewas dan dua lainnya luka-luka. Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, AKP Satrio BW Wicaksana mengatakan, kecelakaan […]

  • Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Dua Penghargaan di Ajang ISRA 2026

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dumai Raih Dua Penghargaan di Ajang ISRA 2026

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • 0Komentar

    DUMAI (KABARVIRAL.CO)— PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit II Dumai kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional dengan meraih dua penghargaan Platinum dalam ajang Indonesia Social Responsibility Award (ISRA) 2026. Penghargaan yang yang diselenggarakan oleh Prospectus Media dibawah naungan Prospect tersebut digelar di Swiss-Belhotel Solo pada Kamis (6/8). Penghargaan Platinum pertama berhasil disabet oleh Kilang Dumai […]

  • Tukang Becak Tua Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk di Tenayan Raya, Pekanbaru

    Tukang Becak Tua Tewas Mengenaskan Ditabrak Truk di Tenayan Raya, Pekanbaru

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kecelakaan maut merenggut nyawa seorang tukang becak tua di Jalan H Imam Munandar, Tenayan Raya, Pekanbaru, pada Jumat (2/8/24) pagi. Edin Lumban Tobing, pria 60 tahun, tewas mengenaskan setelah becak motornya ditabrak truk colt diesel yang kehilangan kendali. PERISTIWA tragis tersebut terjadi sekitar pukul 05.15 WIB. Truk colt diesel dengan nomor polisi BB 8146 XF […]

expand_less