Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » 8 Partai Nonparlemen Desak PT Diturunkan Jadi 1 Persen

8 Partai Nonparlemen Desak PT Diturunkan Jadi 1 Persen

  • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Delapan partai nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) mendeklarasikan Sekretariat Bersama (SEKBER) dan menuntut penurunan Parliamentary Threshold menjadi 1 persen dari sekarang 4 persen. Mereka sepakat memperjuangkan revisi kebijakan pemilu, pendanaan politik, dan sistem campuran pada Pemilu 2028.

Permintaan ini disampaikan partai nonparlemen ini dalam rangka memperjuangkan suara rakyat. Adapaun kedelapan partai tersebut yakni Partai Hanura, PPP, Perindo, Partai Buruh, Partai Ummat, PBB, PKN, dan Partai Berkarya.

Wakil Ketua Umum Partai Hanura Ahmad Muqowwan memimpin pembacaan Deklarasi GKSR di Ballroom Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, pada Sabtu (22/11).

“Kami pimpinan Parpol PPP, Perindo, Hanura, Buruh, Ummat, PBB, PKN, dan Berkarya, sepakat berjuang bersama dalam penguatan demokrasi, Pemilu dan penghormatan suara rakyat, mendekkarasijan terbentuknya GKSR,” kata Muqowwam.

Sementara, Presiden Partai Buruh Said Iqbal menambahkan, deklarasi ini dilakukan usai kedelapan partai menggelar beberapa pertemuan. Seluruhnya sepakat untuk mendorong PT diubah menjadi satu persen.

“Kami sebelumnya membentuk SEKBER GKSR yang digagas sejak pertemuan tanggal 22 Agustus 2025 di Partai Perindo, 25 September 2025 di Partai Hanura, dan 30 Oktober 2025 di Partai Bulan Bintang,” kata Said.

Dalam deklarasi ini juga diputuskan Ketua SEKBER GKSR dijabat oleh Oesman Sapta Odang. Sementara posisi Sekjen dari Partai Buruh dan Bendahara Umum dari PPP.

Selain itu, GKSR memutuskan sejumlah poin dan isu utama untuk diperjuangkan empat tahun ke depan. GKSR tidak ingin suara rakyat terbuang karena beratnya syarat yang ditentukan konstitusi.

Isu utama yang akan diperjuangkan, pertama soal verifikasi Pemilu 2028. GKSR berpendapat, parpol di Parlemen cukup mendaftarkan diri. Untuk partai nonparlemen, cukup verifikasi administrasi, tak perlu verifikasai faktual. Sedangkan partai baru, perlu verifikasi administrasi dan faktual.

Kedua yakni Parliamentary Threshold (PT) diturunkan menjadi satu persen. Permintaan ini mengacu kepada tidak terakomodirnya 17 juta suara yang didapat oleh 10 partai nonparlemen.

“Demi menyelamatkan suara rakyat yang terbuang. Suara gabungan ini harus didengar. PT kami minta cukup 1 persen,” ucap Said.

Ketiga, GKSR meminta dana politik diberikan kepada seluruh parpol, sekecil apapun suara yang diperoleh partai, dianggap tetap berhak mendapat dana politik.

“GKSR meminta, terhitung 2026, dana untuk pendidikan politik diberikan kepada parpol nonparlemen yang selama ini hanya bagi partai parlemen,” jelasnya.

Keempat, GKSR mengusulkan agar sistem pemilu diberlakukan campuran. Untuk merealisasikan keinginan tersebut, GKSR telah menyiapkan konsep, melakukan lobi-lobi politik, hingga aksi perjuangan.

“Konsep sudah disiapkan. Lobby akan bertemu dengan Presiden Prabowo, pimpinan DPR RI, dengan komisi terkait Pemilu, hingga kampanye-kampanye dan pemberdayaan kepada masyarakat,” ujar Said.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua SEKBER GKSR Oesman Sapta Odang (OSO) menegaskan, seluruh parpol yang tergabung dalam SEKBER ini punya posisi dan tujuan yang sama, yakni memperjuangkan suara rakyat. “Tentu kami semua ingin bersama membangun demokrasi bangsa ini lebih baik,” ucapnya.

Gerakan GKSR dipastikan bukan perlawan terhadap pemerintah. Anggota GKSR ditekankan mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto. Koalisi percaya Prabowo akan mengubah sistem perpolitikan menjadi lebih baik.

“Jangan ada kata-kata, SEKBER GKSR ini anti Pemerintah. Kami justru sangat mendukung Pemerintah Prabowo,” pungkasnya.

Turut hadir dalam deklarasi ini, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Rizkiansyah, Waketum PPP Andi Eurya Wijaya, Sekjen PKN Sri Mulyono, Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi, Ketum PBB Gugum Ridho Putra, Presiden Partau Buruh Said Iqbal dan Sekjen Berkarya Irmanjaya Thaher.***

Edittor: Isa
Sumber: jawapos.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPD PKDP dan GEMPAR Resmi Dilantik, Wali Kota Paisal Dorong Sinergi Majukan Kota

    DPD PKDP dan GEMPAR Resmi Dilantik, Wali Kota Paisal Dorong Sinergi Majukan Kota

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – DPD PKDP, Bundo Kandung, dan GEMPAR Kota Dumai periode 2025-2030 resmi dilantik, dihadiri Wali Kota Dumai H. Paisal dan tokoh penting lainnya, dorong kontribusi bagi kemajuan kota. Acara pelantikan ini berlangsung di Gedung Pendopo, Jalan Putri Tujuh Dumai, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Dumai H. Paisal SKM MARS, […]

  • Jelang PSU, Walikota Dumai Ingatkan KPU dan Bawaslu Tidak Berpihak

    Jelang PSU, Walikota Dumai Ingatkan KPU dan Bawaslu Tidak Berpihak

    • calendar_month Rabu, 26 Jun 2024
    • 0Komentar

    Walikota Dumai, Paisal, mengingatkan KPU dan Bawaslu untuk bersikap netral dan profesional menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kota Dumai. PSU akan digelar di dua TPS pada Sabtu, 29 Juni 2024. PAISAL menekankan pentingnya netralitas bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Dumai dalam menjalankan tugas mereka. Ia mengimbau agar kedua […]

  • Ormas Petir Laporkan Dugaan Kebocoran Pajak Rp1,4 Triliun oleh First Resources/SDG ke Kejagung

    Ormas Petir Laporkan Dugaan Kebocoran Pajak Rp1,4 Triliun oleh First Resources/SDG ke Kejagung

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARVIRAL – Organisasi Masyarakat Pemuda Tri Karya (Ormas Petir) melaporkan dugaan pelanggaran hukum yang melibatkan delapan perusahaan kelapa sawit di bawah naungan First Resources atau Surya Dumai Group (SDG). Laporan ini resmi diajukan Ketua Umum Ormas Petir, Jackson Sihombing, di Gedung Bundar Jampidsus Kejaksaan Agung RI, Jumat (29/11/2024). Dalam keterangannya, Jackson mengungkapkan bahwa negara […]

  • Disdikbud Rohil Tegaskan Peran Administratif dalam Pengelolaan Dana BOSP

    Disdikbud Rohil Tegaskan Peran Administratif dalam Pengelolaan Dana BOSP

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Rokan Hilir — Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir, Retno Setiawan, S.Pd., M.M., menegaskan bahwa struktur Tim Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) di tingkat kabupaten dipimpin oleh Sekretaris Dinas Pendidikan. Dalam keterangannya, Retno Setiawan menjelaskan bahwa keterlibatan Dinas Pendidikan saat ini lebih berfokus pada aspek manajerial dan administratif guna […]

  • Dua Tahanan Kabur Polres Kampar Ditangkap, Sembilan Lainnya Masih Diburu

    Dua Tahanan Kabur Polres Kampar Ditangkap, Sembilan Lainnya Masih Diburu

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Dua tahanan kabur dari Polres Kampar berhasil ditangkap. Polisi masih memburu 9 tahanan lainnya dan memeriksa personel Polres terkait dugaan kelalaian dalam tugas. Kedua tahanan yang berhasil diringkus adalah Feri dan Okta. Keduanya diamankan di wilayah Air Tiris, Kampar. “Dua orang berhasil kita amankan setelah kita melakukan penyisiran intensif di sejumlah lokasi […]

  • Kejagung Sita Rp 450 Miliar dari PT Asset Pasific Terkait Kasus TPPU PT Duta Palma Group di Inhu

    Kejagung Sita Rp 450 Miliar dari PT Asset Pasific Terkait Kasus TPPU PT Duta Palma Group di Inhu

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • 0Komentar

    Kabarviral, Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPidsus) melakukan penyitaan terhadap uang senilai Rp 450 miliar dari PT Asset Pasific. Penyitaan tersebut terkait dengan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan usaha perkebunan sawit milik PT Duta Palma Group di […]

expand_less