
PELALAWAN, KABARVIRAL – Kecelakaan maut terjadi di Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, pada Sabtu (22/2/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel yang mengangkut pekerja dan anak-anak terjun ke Sungai Segati. Diduga, sopir truk mengantuk sehingga kehilangan kendali.
Truk tersebut merupakan kendaraan transportasi tenaga penanaman dan pembibitan akasia milik PT NWR yang membawa total 32 penumpang. Hingga Minggu (23/2/2025), proses evakuasi dan pencarian korban masih terus berlangsung.
Kapolres Pelalawan, AKBP Afrizal Asri SIK, mengonfirmasi bahwa tim gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.
Data sementara menyebutkan kecelakaan ini mengakibatkan empat korban tewas, termasuk tiga balita dan sopir truk yang jenazahnya baru saja ditemukan di dasar sungai. Selain itu, enam balita dan enam orang dewasa masih dinyatakan hilang. Sementara itu, sebanyak 14 orang dewasa dan tiga anak-anak berhasil selamat.
“Kami telah menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban yang masih hilang. Tim SAR gabungan dari Polres Pelalawan, Basarnas, serta Polsek Langgam sudah berada di lokasi untuk membantu proses penyelamatan,” ujar AKBP Afrizal Asri SIK.
Salah seorang korban selamat, Rudi (38), menceritakan detik-detik kecelakaan yang terjadi begitu cepat.
“Saat itu kami sedang dalam perjalanan, tiba-tiba truk bergetar dan sopir seperti kehilangan kendali. Saya langsung berusaha menyelamatkan diri dengan melompat keluar sebelum truk jatuh ke sungai,” ungkapnya.
Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada
faktor kelelahan sopir, namun kondisi kendaraan juga menjadi aspek yang turut diperiksa.
“Kami masih mengumpulkan informasi terkait kondisi kendaraan dan kesehatan sopir sebelum kejadian. Semua kemungkinan sedang kami selidiki,” tegas Kapolres.
Hingga saat ini, proses pencarian terus dilakukan oleh tim SAR. Keluarga korban yang menunggu di tepi sungai tampak cemas menanti kabar terbaru dari tim penyelamat. Situasi di lokasi kejadian masih dipenuhi oleh aparat keamanan serta warga yang berharap para korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.(red/isa)

















