Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Eks Kakanwil Bea Cukai Riau Dituntut 8 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Importasi Gula

Eks Kakanwil Bea Cukai Riau Dituntut 8 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Importasi Gula

  • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, Kabar Viral  – Mantan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Bea dan Cukai (BC) Provinsi Riau, Ronny Rosfyandi, dituntut hukuman 8 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Ronny dinilai bersalah dalam kasus korupsi importasi gula PT Sumber Mutiara Indah Perdana (SMIP) yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp24,5 miliar.

Selain Ronny, JPU dari Kejaksaan Agung RI juga menuntut Direktur PT SMIP, Rudy Hartono, dengan hukuman 6 tahun penjara. Sidang tuntutan ini digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru, Selasa (4/2/2025).

Kedua terdakwa didakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana.

“Menuntut terdakwa Ronny Rosfyandi dengan pidana penjara selama 8 tahun dan terdakwa Rudy Hartono selama 6 tahun, dikurangi dengan masa penahanan yang telah dijalani dengan perintah terdakwa tetap ditahan,” ujar JPU dalam sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Jonson Parancis.

Selain hukuman penjara, JPU juga menuntut kedua terdakwa untuk membayar denda sebesar Rp750 juta, dengan ketentuan jika tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan.

Khusus untuk Ronny, JPU menuntut hukuman tambahan berupa pembayaran uang pengganti kerugian negara sebesar Rp375 juta. “Dalam waktu satu bulan setelah putusan inkrah, harta benda terdakwa disita untuk mengganti kerugian negara. Jika tidak mencukupi, diganti dengan pidana 2 tahun penjara,” lanjut JPU.

Modus Operandi

JPU mengungkapkan bahwa korupsi ini terjadi dalam kurun waktu 2020-2023. Rudy Hartono, sebagai Direktur PT SMIP, diduga mengimpor gula dari luar negeri tanpa dokumen resmi dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan (Kemenperindag).

Terdakwa Rudy memanipulasi data impor dengan menginput informasi yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya. Ia mengubah data gula kristal mentah seolah-olah menjadi gula putih mentah yang memiliki harga jual lebih tinggi. Gula impor tersebut kemudian dijual di pasar dalam negeri, menyebabkan penyimpangan besar dalam tata niaga impor.

Sebanyak 33.409 karung berisi 2.254 ton gula impor ilegal telah disita dari gudang PT SMIP di Kota Dumai.

Peran Ronny

Sementara itu, Ronny selaku Kakanwil Bea Cukai Riau berperan dengan mengaktifkan kembali kawasan berikat milik PT SMIP di Kota Dumai dan Jalan Siak II Kota Pekanbaru. Padahal, kawasan berikat ini sebelumnya telah dibekukan karena tidak memenuhi persyaratan.

Untuk mengaktifkan kawasan tersebut, Ronny diduga menerima suap sebesar Rp375 juta dari PT SMIP. Uang tersebut diberikan sebagai imbalan atas kemudahan izin bagi perusahaan untuk melakukan importasi gula tanpa dokumen resmi.

Akibat tindakan para terdakwa, hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) RI mencatat total kerugian negara sebesar Rp24.587.229.549,53.

Atas tuntutan tersebut, kedua terdakwa melalui penasihat hukumnya mengajukan pembelaan (pledoi). Majelis hakim telah mengagendakan sidang pembacaan pledoi pada pekan depan dikutip Kabar Viral dari Cakaplah.(red/isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengunjung Sidang PN Pekanbaru Diamankan Karena Selundupkan Sabu untuk Terdakwa

    Pengunjung Sidang PN Pekanbaru Diamankan Karena Selundupkan Sabu untuk Terdakwa

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Pekanbaru – Seorang pengunjung sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, berinisial DAK, diamankan petugas pada Selasa (10/9/2024) setelah mencoba menyelundupkan narkotika jenis sabu ke salah satu terdakwa. Upaya penyelundupan tersebut berhasil digagalkan oleh petugas pengawalan tahanan yang curiga dengan gerak-gerik DAK saat hendak memberikan kantong plastik kepada terdakwa. Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Pekanbaru, […]

  • Dua Remaja Nyaris Tewas Dihajar Massa, Diduga Pelaku Begal di Pekanbaru

    Dua Remaja Nyaris Tewas Dihajar Massa, Diduga Pelaku Begal di Pekanbaru

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Dua remaja di Pekanbaru nyaris tewas setelah dihajar massa karena diduga melakukan pembegalan di Jalan Naga Sakti, Kecamatan Bina Widya Sabtu (8/11/2025) dini hari. Polisi menegaskan tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan dan meminta warga menyerahkan proses hukum kepada pihak berwenang. Kedua remaja berinisial AR (17) dan MD (18) diduga terlibat dalam aksi […]

  • Kakek 59 Tahun di Inhu Ditangkap, Polisi Temukan 13 Paket Sabu di Rumahnya

    Kakek 59 Tahun di Inhu Ditangkap, Polisi Temukan 13 Paket Sabu di Rumahnya

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang kakek 59 tahun di Inhu ditangkap Polsek Batang Cenaku setelah kedapatan menyimpan 13 paket sabu seberat 2,33 gram di rumahnya. Penggerebekan dilakukan berdasarkan laporan warga, dan pelaku dijerat UU Narkotika setelah mengakui seluruh barang bukti. Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar membenarkan penangkapan terhadap Sirmun alias Karyo, warga Desa Kerubung Jaya, Kecamatan […]

  • H Paisal Raih Penghargaan dan Jadi Pembicara Utama di Acara Nasional

    H Paisal Raih Penghargaan dan Jadi Pembicara Utama di Acara Nasional

    • calendar_month Kamis, 25 Jul 2024
    • 0Komentar

    Wali Kota Dumai, H Paisal, meraih penghargaan bergengsi dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pendanaan Perlindungan Lingkungan (KMS-PPL) dalam acara Lokakarya Ecological Fiscal Transfer (EFT) yang digelar di Luminor Hotel, Jakarta.  PENGHARGAAN ini diserahkan langsung oleh Direktur Pinus Indonesia, Rabin Ibnu Zainal, dalam rangkaian acara Konferensi Nasional EFT ke-5 tahun 2024, yang mengusung tema “Memperkuat Kontribusi […]

  • Polres Rohil Musnahkan Hampir 4 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five

    Polres Rohil Musnahkan Hampir 4 Kg Sabu, Ribuan Ekstasi dan Happy Five

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral– Polres Rokan Hilir melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika dalam jumlah besar di Mapolres Rokan Hilir, Jumat (30/1/2026) pagi. Barang bukti yang dimusnahkan berupa narkotika jenis sabu seberat 3.989,72 gram (3,98 kg), ekstasi sebanyak 3.495 butir, serta Happy Five (HS) sebanyak 10.000 butir. Kegiatan pemusnahan dipimpin langsung oleh Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa Imam Syahroni, […]

  • 266 CPNS Kota Dumai Resmi Dilantik, Wali Kota: Jangan Malu Belajar dari Senior

    266 CPNS Kota Dumai Resmi Dilantik, Wali Kota: Jangan Malu Belajar dari Senior

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL -Sebanyak 266 CPNS Kota Dumai resmi dilantik oleh Wali Kota H. Paisal. Para CPNS diminta siap bekerja, berinovasi, dan menjaga disiplin meski terjadi efisiensi dari pemerintah pusat. Wali Kota Dumai H. Paisal secara resmi melantik sebanyak 266 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota Dumai yang bertempat di Gedung […]

expand_less