Breaking News
light_mode
Beranda » Daerah » Polisi Ungkap Belasan Ribu SPPD Fiktif di Setwan DPRD Riau, Kasus Naik ke Penyidikan

Polisi Ungkap Belasan Ribu SPPD Fiktif di Setwan DPRD Riau, Kasus Naik ke Penyidikan

  • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fakta mengejutkan terungkap dalam kasus dugaan SPPD fiktif di Setwan DPRD Riau. Polisi menemukan belasan ribu Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif setelah kasus ini naik ke tahap penyidikan.

DIREKTUR Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Nasriadi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa 128 saksi dalam kasus ini. Dari jumlah tersebut, 102 orang diperiksa saat penyelidikan dan 26 lainnya di tahap penyidikan.

“Pemeriksaan saksi diprediksi akan terus bertambah. Baru-baru ini kami memeriksa Kaharudin, yang merupakan PS Sekwan 2019-2020, serta dua kuasa pengguna anggaran (KPA), 12 PPTK, 5 orang dari PPATK, 3 honorer, Kasubag Perjalanan Dinas, Bendahara Pengeluaran, hingga Kasubbag Verifikasi,” jelas Kombes Nasriadi.

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan 304 SPJ awal. Namun, setelah kasus ini ditingkatkan ke penyidikan, jumlah SPJ Perjalanan Dinas tahun anggaran 2020 dan 2021 melonjak drastis menjadi 12.604 SPPD fiktif.

Selain itu, data tiket yang telah diverifikasi pada maskapai Lion Group saat penyelidikan berjumlah 304 tiket. Setelah kasus naik ke penyidikan, jumlah tiket yang terindikasi fiktif melonjak menjadi 35.836 tiket. “Hal ini terindikasi fiktif, sehingga Ditreskrimsus Polda Riau akan melakukan verifikasi kembali ke pihak maskapai terkait,” tambahnya.

Dalam perkembangan kasus ini, nama Mantan Pj Wako Pekanbaru Muflihun ikut terseret. Ia sempat diperiksa beberapa waktu lalu namun mangkir dari panggilan pemeriksaan pada Selasa (30/07/24) dengan alasan urusan keluarga. Pemeriksaan Muflihun dijadwalkan ulang pada Senin (05/08/24). Jika ia kembali mangkir, Polda Riau akan menjemput paksa Muflihun dengan mengeluarkan surat perintah.

Kasus ini terus dikembangkan oleh Polda Riau dengan harapan dapat mengungkap semua pihak yang terlibat dalam praktik SPPD fiktif yang merugikan negara. (*/red/riauterkini)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempe Ternyata Kaya Vitamin Panjang Umur Penjaga Memori

    Tempe Ternyata Kaya Vitamin Panjang Umur Penjaga Memori

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAKARTA (KABARVIRAL.CO) – Ilmuwan menemukan manfaat queuosine atau “vitamin panjang umur” yang terdapat dalam makanan fermentasi seperti tempe, kefir, dan kimchi untuk kesehatan otak hingga melawan kanker. Ilmuwan dari Universitas Florida dan Trinity College Dublin, telah menjawab kebingungan yang terjadi selama 30 tahun dalam dunia medis tentang kandungan “vitamin panjang umur” pada makanan fermentasi, semisal […]

  • 8 Partai Nonparlemen Desak PT Diturunkan Jadi 1 Persen

    8 Partai Nonparlemen Desak PT Diturunkan Jadi 1 Persen

    • calendar_month Minggu, 23 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Delapan partai nonparlemen yang tergabung dalam Gerakan Kedaulatan Suara Rakyat (GKSR) mendeklarasikan Sekretariat Bersama (SEKBER) dan menuntut penurunan Parliamentary Threshold menjadi 1 persen dari sekarang 4 persen. Mereka sepakat memperjuangkan revisi kebijakan pemilu, pendanaan politik, dan sistem campuran pada Pemilu 2028. Permintaan ini disampaikan partai nonparlemen ini dalam rangka memperjuangkan suara rakyat. Adapaun […]

  • Pegi Setiawan Menang Praperadilan, Polda Jabar Gagal Tunjukkan Dua Alat Bukti

    Pegi Setiawan Menang Praperadilan, Polda Jabar Gagal Tunjukkan Dua Alat Bukti

    • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
    • 0Komentar

    Pegi Setiawan akhirnya memenangkan gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung terkait kasus pembunuhan Muhammad Rizky Rudiana dan Vina Dewi Arsita yang terjadi delapan tahun lalu. Hakim tunggal, Eman Sulaeman, dalam putusannya menyatakan bahwa penetapan Pegi sebagai tersangka oleh Polda Jawa Barat tidak sah secara hukum karena gagal menunjukkan dua alat bukti yang dibutuhkan. DALAM […]

  • Guru SD di Wonosobo Tertangkap Basah Makan dengan Suami Orang, Videonya Viral di TikTok

    Guru SD di Wonosobo Tertangkap Basah Makan dengan Suami Orang, Videonya Viral di TikTok

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL – Viral di media sosial, seorang guru SD di Wonosobo tertangkap basah makan bersama pria beristri. Aksi istri sah yang memergoki keduanya di kafe terekam video dan menuai lebih dari 1,4 juta tontonan di TikTok, memicu beragam reaksi warganet. Dalam video yang diunggah ke akun TikTok @diniandriani936, tampak istri sah bersama anaknya mendatangi pasangan […]

  • Pelaku Penipuan Sewa Ruko di Perawang Ditangkap, Alasannya Bikin Syok

    Pelaku Penipuan Sewa Ruko di Perawang Ditangkap, Alasannya Bikin Syok

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • 0Komentar

    Polisi akhirnya berhasil menangkap MF (28), pelaku penipuan dan penggelapan uang sewa ruko serta gaji karyawan di Perawang. MF ditangkap oleh Polsek Tualang pada Kamis, 1 Agustus 2024, setelah aksinya yang merugikan banyak orang terungkap. Alasan di balik tindakannya ini sungguh mengejutkan. INSIDEN ini bermula pada Selasa, 30 Juli 2024, sekitar pukul 22.00 WIB, ketika […]

  • Sattpol PP Kampar Amankan Remaja Mabuk Tuak dan Hirup Lem,

    Diduga Mabuk Tuak dan Lem, 7 Remaja Diamankan Satpol PP Kampar

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Tim Patroli 24 Jam Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar mengamankan tujuh remaja laki-laki dan perempuan di wilayah Bangkinang Kota, Selasa malam hingga Rabu dini hari (7/1/2026). Tiga di antaranya diduga dalam kondisi mabuk minuman keras jenis tuak. Ketujuh remaja tersebut diamankan dari sejumlah lokasi berbeda, yakni Taman Kota Bangkinang, Lapangan […]

expand_less