10 Mayat Ditemukan Nelayan Panipahan Dalam Sebulan: Dua Teridentifikasi, Delapan Masih Misterius
- calendar_month Rabu, 10 Des 2025
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
kabarViral – Dalam periode 7 November hingga 7 Desember 2025, nelayan Panipahan, Rokan Hilir, menemukan 10 mayat di perairan laut setempat. Polisi melakukan pendataan, visum, dan identifikasi, dengan dua korban telah dikenali dan dijemput keluarga. Delapan lainnya dimakamkan di Panipahan.
Data temuan tersebut disampaikan Kapolsek Panipahan, Iptu Yopi Ferdian, didampingi Kanit Reskrim Aipda Ilyas, Selasa (9/12/2025). “Mayat itu ditemukan nelayan penangkap ikan ketika sedang beraktivitas di laut. Mereka mengevakuasi dan membawanya ke Panipahan. Kita data dan kita selidiki, lalu meminta tim medis Puskesmas melakukan visum et revertum,” sebutnya.
Di lokasi yang sama, Aipda Ilyas menjelaskan bahwa pihaknya menyimpan pakaian serta barang yang melekat pada korban untuk membantu proses identifikasi. “Selain visum, pakaian saat ditemukan seperti kaus, celana pendek, gelang besi, dan rantai juga kita simpan. Tujuannya memudahkan dikenali ketika pihak keluarga datang ke Polsek,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa sepuluh jenazah tersebut ditemukan di beberapa titik berbeda. Sebagian keluarga juga telah datang untuk mencocokkan ciri khas korban. “Sudah ada dua mayat yang identitasnya diketahui. Keduanya telah dijemput keluarganya dari Sumatera Utara. Kuburannya dibongkar dan dibawa pulang,” jelasnya.
Dengan demikian, dua korban yang sebelumnya berstatus Mr X kini telah teridentifikasi, sementara delapan jenazah lainnya masih belum diketahui identitasnya dan telah dimakamkan di Panipahan. “Kami berharap jika ada yang merasa keluarganya tak kunjung pulang dari laut, segera hubungi Polsek Panipahan. Surat visum dan data juga tersimpan di Puskesmas Panipahan,” tambahnya.
Hingga Selasa (9/12/2025), kondisi cuaca di perairan Rokan Hilir masih buruk. Angin kencang, gelombang tinggi, dan hujan yang datang sewaktu-waktu menjadi perhatian serius bagi nelayan. Informasi dari BMKG Riau yang diteruskan KSOP Kesyahbandaran Bagansiapiapi juga mengimbau nelayan serta kapal penumpang menuju Pulau Halang dan Panipahan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi perairan Rohil saat ini. ***
Sumber: goriau.com
- Penulis: Redaksi






