Kecelakaan Laut di Tanjung Kedabu, Meranti, 10 Awak Kapal Tenggelam Berhasil Dievakuasi
- calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kecelakaan laut terjadi di Tanjung Kedabu, Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebuah kapal tenggelam setelah dihantam ombak, namun 10 awak kapal berhasil dievakuasi oleh Kapal KM Nusantara Indah. Pihak SAR masih mencari keberadaan korban yang diselamatkan untuk memastikan jika mereka membutuhkan penanganan medis.
KECELAKAAN laut kembali terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti, tepatnya di Desa Tanjung Kedabu, Kecamatan Rangsang. Sebuah kapal dengan 10 awak tenggelam setelah dihantam ombak pada titik koordinat 01.15.012 U/102.50.828 T.
Informasi ini diterima oleh Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti melalui Stasiun Radio Pantai (SROP) Selatpanjang yang dikirimkan oleh radio dari kapal Tugboat Maju Daya. Pesan di radio itu juga mengabarkan bahwa awak kapal telah diselamatkan oleh Kapal KM Nusantara Indah dan dievakuasi ke kapal yang kebetulan melintasi perairan tersebut.
Kepala Kantor SAR Pekanbaru Budi Cahyadi melalui Kepala Unit Siaga SAR Kepulauan Meranti, Prima Harrie Saputra, membenarkan adanya kecelakaan tersebut dan menyatakan bahwa korban sudah dievakuasi oleh Kapal KM Nusantara Indah.
“Saat ini pihaknya sedang melakukan pelacakan terhadap keberadaan korban yang telah diselamatkan itu. Karena hingga saat ini kapal yang melakukan penyelamatan belum bisa dihubungi,” kata Prima.
“Awak kapal yang tenggelam saat cuaca buruk berjumlah 10 orang sudah diselamatkan dan dievakuasi ke Kapal KM Nusantara Indah. Begitu pesan yang dikirimkan dari kapal Tugboat Maju Daya. Saat ini pihak SROP masih belum bisa menghubungi langsung dengan kapal yang menyelamatkan korban itu dan saat ini kami sedang melakukan pelacakan terhadap agennya,” tambahnya.
Prima juga menyatakan bahwa pihaknya ingin mengetahui keberadaan 10 korban tersebut untuk memastikan apakah mereka membutuhkan penanganan medis.
“Tujuan kami ingin mengetahui keberadaan korban bilamana dari 10 orang korban tersebut membutuhkan penanganan medis dan akan segera kita bawa ke rumah sakit terdekat,” ujarnya.
Selanjutnya, pihak SAR juga mengimbau agar peralatan keselamatan tetap dipersiapkan di kapal, mengingat saat ini cuaca sedang ekstrem diperairan Rangsang.(Red/Isa)
Sumber: Dumai Pos
- Penulis: Redaksi







