Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Tangisan Alumni Unias Viral! Ijazah Ditahan Karena Kritik di Media Sosial

Tangisan Alumni Unias Viral! Ijazah Ditahan Karena Kritik di Media Sosial

  • calendar_month Jumat, 12 Jul 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Media sosial dihebohkan dengan sebuah video yang menampilkan Sadari Zega, seorang alumni Universitas Nias (Unias), yang menangis tersedu-sedu. Dalam video tersebut, Sadari mengungkapkan bahwa ijazahnya ditahan oleh pihak kampus sebagai imbas dari kritikannya di media sosial.

SADARI, yang telah menyelesaikan studinya dan diwisuda pada Desember 2023, mengaku kesulitan mengambil ijazahnya karena sedang merantau di luar daerah. Ia juga menjadi tulang punggung keluarga, sehingga situasi ini semakin mempersulitnya. “Saya tidak tahu pasti alasan Unias menahan ijazah saya,” ucap Sadari dalam video yang diunggahnya seperti dikutip Okezone.

Menurut penuturannya, Sadari telah memenuhi semua persyaratan pengambilan ijazah, termasuk mengirimkan surat-surat yang dibutuhkan. Namun, pihak Unias bersikeras agar Sadari pulang ke Nias dan meminta maaf atas kritikannya di Facebook sebelum ijazahnya bisa diambil.

“Semua aturan dan surat-surat tentang pengambilan ijazah jika mahasiswa berada di luar kota sudah saya penuhi, dan beberapa teman saya sudah bisa diambil ijazahnya oleh orang tua atau wali. Lalu kenapa sama saya ditahan tidak dikasih?” tambahnya dengan nada penuh kekecewaan.

Sadari menambahkan bahwa pihak kampus mengancam akan terus menahan ijazahnya jika ia tidak segera pulang dan meminta maaf secara langsung. “Klo saya disuruh pulang, ongkos saya sangat besar itu 7 juta, sementara gaji saya kecil. Klo saya pulang pikir sepuluh kali, mending uang itu saya kirim ke orang tua buat kebutuhan mereka,” ujarnya dengan penuh haru.

Kisah pilu ini menarik perhatian netizen, yang banyak memberikan dukungan kepada Sadari. Mereka mengecam tindakan pihak kampus yang dianggap tidak adil dan merugikan mahasiswanya.

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak Universitas Nias, melalui Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Unias, Maria Magdalena Bate’e, menyatakan harapannya agar Sadari datang langsung ke kampus untuk mengambil ijazahnya dan mengklarifikasi maksud serta tujuan postingannya di media sosial.

“Harapan kita dari Universitas Nias supaya Sadari Zega datang langsung ke Universitas Nias untuk mengambil ijazahnya tanpa menggunakan perantara sekaligus mengklarifikasi maksud dan tujuan postingan yang selama ini dipublish ke media sosial,” ujar Maria Magdalena.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kesepakatan antara pihak kampus dan Sadari Zega. Netizen berharap agar kasus ini segera menemukan titik terang sehingga Sadari bisa mendapatkan ijazahnya tanpa harus mengeluarkan biaya besar atau merugikan keluarganya.**

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syufri Agus, mantan anggota DPRD Dumai, dan Riski Kurniawan, ASN dari Dinas Perpustakaan Kota Dumai, ditangkap polisi atas dugaan korupsi dana bantuan rumah ibadah dari APBD tahun 2013 senilai Rp 987.400.000, dengan modus pemotongan 50% dana bantuan sosial.

    Modus Korupsi Bansos Terkuak! Polisi Tangkap Mantan DPRD dan ASN Dumai

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • 0Komentar

    Modus operandi korupsi dana bantuan sosial (bansos) akhirnya terkuak, dan dua tersangka utama telah diamankan. Mantan anggota DPRD Dumai dua periode, berinisial SA, dan seorang ASN di Dinas Perpustakaan Kota Dumai, berinisial RK, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum. KASUS  ini mencuat setelah tim Satreskrim Polres Dumai yang dipimpin oleh AKP Primadona dan […]

  • Wanita di Pekanbaru Ditipu WN Nigeria Lewat Facebook, Rugi Rp365 Juta

    Wanita di Pekanbaru Ditipu WN Nigeria Lewat Facebook, Rugi Rp365 Juta

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Pekanbaru, Riau, berhasil mengungkap kasus penipuan yang melibatkan seorang warga negara Nigeria dan dua warga negara Indonesia. Korban, seorang wanita asal Pekanbaru, mengalami kerugian hingga Rp365 juta akibat modus penipuan melalui media sosial Facebook. Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Bery Juana Putra, mengungkapkan bahwa tiga tersangka telah ditetapkan, […]

  • Kabur Lewat Sungai, Tahanan Kasus Narkoba Ditangkap Kembali di Rumah Orangtuanya

    Kabur Lewat Sungai, Tahanan Kasus Narkoba Ditangkap Kembali di Rumah Orangtuanya

    • calendar_month Senin, 7 Okt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Rokan Hulu – Tahanan kasus narkotika, Andi Saputra alias Putra Bin Asril, yang sempat melarikan diri dengan cara melompat ke Sungai Batang Lubuh, akhirnya berhasil ditangkap kembali. Tim gabungan dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu (Rohul) dan Polres Rohul menangkap Andi di rumah orangtuanya yang berada di Desa Rambah Hilir, Kecamatan Rambah Hilir, […]

  • Pemutihan Denda Dongkrak Penerimaan PKB hingga Rp123,25 Miliar

    Pemutihan Denda Dongkrak Penerimaan PKB hingga Rp123,25 Miliar

    • calendar_month Rabu, 2 Sep 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Program pemutihan denda PKB Riau berakhir 31 Agustus 2026. Penerimaan pajak kendaraan mencapai Rp123,25 miliar, tertinggi sepanjang tahun. Program pemutihan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) yang dimulai sejak 1 Agustus lalu resmi berakhir, Senin (31/8). Program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau berhasil mendongkrak penerimaan PKB. Selama satu bulan pelaksanaan, pemasukan dari PKB mencapai […]

  • Kurir Malaysia Nekat Simpan 1,5 Kg Sabu di Paha, Sudah 4 Kali Beraksi Akhirnya Tertangkap Karena Ini

    Kurir Malaysia Nekat Simpan 1,5 Kg Sabu di Paha, Sudah 4 Kali Beraksi Akhirnya Tertangkap Karena Ini

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Seorang kurir narkoba kedapatan membawa sabu yang diikatkan di paha kanan dan kiri untuk mengelabui petugas. Total barang bukti yang disita mencapai 1.508,38 gram berbagai jenis. Upaya penyelundupan narkotika lintas negara dengan modus yang terbilang nekat tersebut berhasil digagalkan Polres Kepulauan Meranti. Pengungkapan ini disampaikan dalam Konferensi Pers di Rupatama Polres Kepulauan Meranti, Jumat […]

  • Kericuhan di SDN 021 Tarai Bangun: Dugaan Pungli Terkuak, Kepsek Dicopot dan Dua Guru Dipecat

    Kericuhan di SDN 021 Tarai Bangun: Dugaan Pungli Terkuak, Kepsek Dicopot dan Dua Guru Dipecat

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Kericuhan di SDN 021 Tarai Bangun, Kampar, memicu terbongkarnya dugaan pungutan liar yang dikeluhkan ratusan wali murid. Insiden guru membanting nasi kotak berujung pada pencopotan kepala sekolah dan pemberhentian dua guru honorer, setelah orang tua memprotes iuran tak transparan, potongan PIP, hingga biaya seragam yang dinilai memberatkan. Kericuhan di SD Negeri 021 Tarai […]

expand_less