Beasiswa SDM Sawit 2026 Dibuka, Disdik Riau Minta Sekolah Aktif Dampingi Siswa
- calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
- print Cetak

Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Dinas Pendidikan Riau meminta SMA dan SMK aktif menyosialisasikan Program Beasiswa SDM Sawit 2026. Pendaftaran dilakukan secara online untuk mencetak SDM unggul sektor perkebunan sawit.
Dinas Pendidikan Provinsi Riau bergerak cepat mempersiapkan generasi muda Bumi Lancang Kuning untuk memanfaatkan Program Beasiswa SDM Sawit 2026. Kepala Dinas Pendidikan Riau, Erisman Yahya, menerbitkan surat edaran tertanggal 28 April 2026 dengan nomor 4/DISDIK/2026 tentang Percepatan Persiapan Pelaksanaan Beasiswa SDM Sawit Tahun 2026. Surat ini ditujukan kepada seluruh kepala SMA dan SMK negeri maupun swasta se-Provinsi Riau.
“Surat edaran ini agar segera ditindaklanjuti oleh seluruh sekolah SMA maupun SMK baik negeri dan swasta di Riau,” ujar Erisman dikutip dari GoRiau.com, Kamis (7/5/2026).
Langkah taktis ini merupakan tindak lanjut dari surat Dinas Perkebunan Provinsi Riau Nomor B/107/500.14.3/DISBUN/2026 yang mengatur percepatan persiapan pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemerintah pusat kembali membuka kesempatan bagi lulusan sekolah menengah untuk melanjutkan pendidikan tinggi melalui beasiswa penuh di sektor perkebunan kelapa sawit. Program ini dirancang khusus untuk mencetak sumber daya manusia unggul dan profesional di bidang perkelapasawitan nasional.
Erisman menegaskan, koordinasi dan sinergi dari para pendidik sangat diperlukan guna mendongkrak jumlah penerima manfaat asal Riau dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya. Riau sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu provinsi penyumbang jumlah penerima Beasiswa SDM Sawit terbesar, sehingga peran aktif lembaga pendidikan menjadi kunci utama keberhasilan program.
“Kami berharap sekolah aktif melakukan sosialisasi dan pendampingan kepada siswa agar semakin banyak anak-anak Riau yang lolos menerima Beasiswa SDM Sawit 2026,” urainya.
Melalui instruksi tertulis tersebut, pengelola sekolah diminta gencar menyosialisasikan informasi beasiswa kepada siswa kelas XII maupun para alumni. Mereka juga ditugaskan memberikan pendampingan penuh selama proses pendaftaran dan pemenuhan kelengkapan dokumen pendukung. Pihak sekolah didorong terus berkoordinasi dengan instansi terkait apabila membutuhkan informasi tambahan.
Proses registrasi program unggulan ini dilakukan secara daring melalui laman resmi [https://beasiswasdmsawit.id](https://beasiswasdmsawit.id). Merujuk Keputusan Direktorat Jenderal Perkebunan Nomor 43 Tahun 2026, sasaran penerima beasiswa meliputi pekebun sawit, keluarga pekebun, pekerja dan keluarga pekerja perkebunan sawit, pengurus kelembagaan, serta asosiasi pekebun. Aparatur Sipil Negara di bidang perkelapasawitan hingga penyuluh perkebunan juga berhak mengikuti proses seleksi.
Calon pelamar wajib menyiapkan persyaratan administrasi yang meliputi pas foto, KTP, kartu keluarga, akta kelahiran, surat sehat jasmani, hasil tes buta warna, beserta ijazah atau surat keterangan lulus. Syarat mutlak lainnya berupa surat pernyataan tidak sedang menjalani masa perkuliahan di perguruan tinggi. Pendaftar juga diwajibkan menyertakan komitmen tertulis bersedia mengabdi dan bekerja di sektor kelapa sawit pascastudi, baik sebagai wirausaha maupun tenaga penyuluh.
“Program ini diharapkan menjadi peluang besar bagi generasi muda Riau untuk mendapatkan pendidikan tinggi tanpa terbebani biaya sekaligus memperkuat kualitas SDM sektor perkebunan sawit yang menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah maupun nasional,” ungkapnya. (red/isa)
- Penulis: Redaksi






