Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Terdakwa Pengeroyokan dan Pembunuhan Arya Buat Video Sambil Tertawa, Netizen Geram

Terdakwa Pengeroyokan dan Pembunuhan Arya Buat Video Sambil Tertawa, Netizen Geram

  • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

PEKANBARU, KABARVIRAL – Perilaku tak pantas ditunjukkan oleh terdakwa kasus pengeroyokan dan pembunuhan Arya di Jalan Arifin Ahmad, Kota Pekanbaru. Salah satu terdakwa, Reyhan, membuat video bersama dua rekannya sambil tertawa terkait persidangan yang akan mereka jalani.

Dalam video yang diunggah ulang oleh akun Instagram @justice_for_arya, Reyhan dengan santai mengajak masyarakat untuk menyaksikan jalannya sidang kasus mereka.

“Jangan lupa saksikan sidang hari Selasa, part 2, ditunggu kehadirannya,” ucap Reyhan dalam video tersebut.

Tak hanya itu, ia juga menambahkan kalimat bernada mengejek. “Jangan lupa rokok, jangan lupa kopi, mari menonton sambil menikmati, slebew,” katanya sembari tertawa bersama dua rekannya.

Kronologi Kejadian Tragis

Kasus pengeroyokan yang berujung pada pembunuhan ini terjadi pada Rabu (16/10/2024) malam. Korban, Arya, saat itu mendapati kekasihnya, Maulida, tengah bersama pria lain berinisial F (27) di Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru.

Merasa dikhianati, Arya menanyakan hubungan Maulida dengan F. Cekcok pun tak terhindarkan. Namun, diam-diam F menghubungi dua rekannya, yakni Reyhan dan MIL, untuk datang ke lokasi.

Sesampainya di sana, Reyhan dan MIL langsung menganiaya Arya hingga ia jatuh ke dalam drainase dan tak sadarkan diri. Nahas, saat dievakuasi, Arya sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Ketiga Pelaku Ditangkap

Usai kejadian, pihak kepolisian bergerak cepat dan berhasil mengamankan tiga pelaku, yakni F, Reyhan, dan MIL. Saat ini, ketiganya tengah menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Pekanbaru.

Kasus ini pun menyita perhatian publik. Banyak netizen mengecam tindakan Reyhan yang seolah tidak menunjukkan rasa bersalah dalam video yang beredar. Warganet berharap agar para pelaku mendapat hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sementara itu, pihak keluarga korban terus mengawal jalannya persidangan agar keadilan benar-benar ditegakkan. (red/isa)

 

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ngaku Dapat Rp 3,5 Juta per Kepala, Dua Tekong Ini Positif Narkoba dan Selundupkan 19 Orang ke Malaysia

    Ngaku Dapat Rp 3,5 Juta per Kepala, Dua Tekong Ini Positif Narkoba dan Selundupkan 19 Orang ke Malaysia

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL– Upaya penyelundupan 19 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural ke Malaysia digagalkan secara dramatis oleh tim gabungan TNI AL Lanal Dumai dan Satgas Denintel Koarmada I di perairan Selat Morong, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (8/5) dini hari. Dalam aksi yang berlangsung menegangkan, speedboat yang mengangkut belasan calon PMI sempat melaju kencang menghindari […]

  • Heboh! Bayi Baru Lahir Ditemukan di Belakang Rumah Warga Duri

    Heboh! Bayi Baru Lahir Ditemukan di Belakang Rumah Warga Duri

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral Duri – Kehebohan melanda warga Jalan Sejahtera Gg. Arjuna, Kelurahan Air Jamban, Duri, pada Kamis (15/08/24) pagi. Seorang bayi laki-laki yang diperkirakan baru lahir ditemukan tergeletak tanpa pakaian di belakang rumah warga, sekitar pukul 06.00 WIB. Penemuan mengejutkan ini bermula ketika Navira (15), seorang remaja yang tinggal di sekitar lokasi, mendengar suara tangisan […]

  • Peduli Masyarakat Sekitar, Apical Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Dumai

    Peduli Masyarakat Sekitar, Apical Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Dumai

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – Apical, perusahaan pengolah minyak nabati terkemuka, melalui unit bisnisnya di Dumai menggelar kegiatan buka puasa bersama dan memberikan santunan kepada 30 anak yatim yang berdomisili di Kelurahan Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai (19/3). Kegiatan ini dihadiri oleh Pimpinan Apical yang berada di Dumai, baik dari PT Sari Dumai Sejati (SDS) […]

  • Dewi Astutik, Aktor Sabu Senilai Rp 5 Triliun Ditangkap di Kamboja: Suami Syok Tak Percaya

    Dewi Astutik, Aktor Sabu Senilai Rp 5 Triliun Ditangkap di Kamboja: Suami Syok Tak Percaya

    • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Buronan kelas kakap Dewi Astutik, pelaku penyelundupan sabu senilai Rp 5 triliun, ditangkap BNN di Kamboja. Suami asal Ponorogo mengaku syok setelah melihat foto istrinya di media dan tak menyangka keterlibatannya dalam jaringan narkoba internasional. Buronan kelas kakap jaringan narkoba internasional, Dewi Astutik alias Paryatin (43), yang ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) diketahui berasal […]

  • Raih Peringkat Tertinggi Implementasi SAKIP 2024, Dishub Dumai Buktikan Kinerja Transparan dan Terukur

    Raih Peringkat Tertinggi Implementasi SAKIP 2024, Dishub Dumai Buktikan Kinerja Transparan dan Terukur

    • calendar_month Senin, 30 Jun 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL, DUMAI – Pemerintah Kota Dumai menyelenggarakan kegiatan strategis penguatan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan efektif. Acara yang dihadiri seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini digelar di Gedung Sri Bunga Tanjung, Jalan Putri Tujuh, Dumai pada Senin (30/06/2025). Agenda utama pertemuan tersebut meliputi Sosialisasi Hasil Penilaian Indeks Efektivitas Pengendalian Korupsi (IEPK) Tahun 2024 […]

  • Kontraktor Bongkar Drainase dan Jembatan

    Tak Dibayar Dua Tahun, Kontraktor Bongkar Drainase dan Jembatan di Pekanbaru

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    kabarViral – Kontraktor CV Sultan Hamdan membongkar drainase dan jembatan yang sudah dibangun di Pekanbaru setelah hampir dua tahun pembayaran proyek Rp195,7 juta tak kunjung diterima. Total lima proyek senilai hampir Rp1 miliar belum dibayarkan, memicu aksi protes menggunakan eskavator dan kritik terhadap Dinas Perkim. Eskavator abu-abu dan hijau berdiri mencolok di persimpangan menuju Jalan […]

expand_less