Breaking News
light_mode
Beranda » Tak Berkategori » Ngaku Dapat Rp 3,5 Juta per Kepala, Dua Tekong Ini Positif Narkoba dan Selundupkan 19 Orang ke Malaysia

Ngaku Dapat Rp 3,5 Juta per Kepala, Dua Tekong Ini Positif Narkoba dan Selundupkan 19 Orang ke Malaysia

  • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DUMAI, KABARVIRAL– Upaya penyelundupan 19 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural ke Malaysia digagalkan secara dramatis oleh tim gabungan TNI AL Lanal Dumai dan Satgas Denintel Koarmada I di perairan Selat Morong, Kabupaten Bengkalis, Riau, Kamis (8/5) dini hari.

Dalam aksi yang berlangsung menegangkan, speedboat yang mengangkut belasan calon PMI sempat melaju kencang menghindari petugas. Tak mau kehilangan target, tim patroli dari TNI AL memberikan tembakan peringatan ke udara. Namun speedboat tetap nekat melaju, hingga akhirnya tembakan diarahkan ke mesin kapal.

“Tepat pukul 00.22 WIB, speedboat berhasil dihentikan. Di dalamnya ada 19 orang calon PMI, terdiri dari 17 pria dan 2 wanita, serta 2 orang ABK yang diduga tekong,” ujar Komandan Lanal Dumai, Kolonel Laut (P) Abdul Haris dalam press release-nya.

Operasi ini bermula dari laporan intelijen soal rencana keberangkatan PMI ilegal dari pesisir Teluk Lecah, Selat Morong, Bengkalis. Tim langsung bergerak cepat menyisir kawasan laut menggunakan Sea Rider 150.

Setelah berhasil diamankan, speedboat bersama seluruh penumpang dan dua tersangka langsung dikawal menuju Posmat Sungai Dumai. Pemeriksaan awal menunjukkan, para calon PMI sebelumnya ditampung di rumah warga berinisial J di Desa Teluk Lecah. Mereka membayar Rp4,5 juta hingga Rp7 juta untuk bisa “dikirim” ke negeri jiran lewat jalur belakang.

Dua tersangka penyelundup berinisial K alias Jay (29) dan J alias Ram (36) mengaku menerima bayaran Rp3,5 juta per orang. Mirisnya, saat dites urine, keduanya terbukti positif narkoba.

“PMI ini berasal dari berbagai daerah seperti Rohil, Aceh, Lampung, Jatim, dan Sumut. Mereka memilih jalur ilegal karena paspor sudah mati atau masuk daftar blacklist,” tambah Kolonel Haris.

Barang bukti yang diamankan antara lain satu unit speedboat dengan tiga mesin tempel Yamaha (dua mesin 60PK dan satu mesin 40PK), 6 paspor, 15 KTP asli, satu fotokopi KTP, dan 19 unit HP.

Kepala BP3MI Riau, Fanny Wahyu Kurniawan mengapresiasi kerja cepat tim gabungan TNI AL. “Ini bentuk nyata dari sinergi dalam mencegah penempatan ilegal. Kemenaker mengucapkan terima kasih dan akan terus mendukung operasi seperti ini,” ujarnya.

Dua tekong kini diserahkan ke Polda Riau untuk proses hukum, sementara ke-19 PMI non-prosedural akan ditangani lebih lanjut oleh BP3MI Riau.

“Operasi ini membuktikan bahwa jalur laut bukanlah jalur aman untuk berangkat ke luar negeri secara ilegal. TNI AL akan terus menjaga wilayah perbatasan dari ancaman perdagangan manusia,” tegas Danlanal.(Red/Isa)

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kecelakaan Maut di Tempuling, Azhari Tewas di Tempat, Istri Luka Berat

    Kecelakaan Maut di Tempuling, Azhari Tewas di Tempat, Istri Luka Berat

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • 0Komentar

    TEMBILAHAN, KABARVIRAL – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Provinsi, tepatnya di Parit 7, Kelurahan Tempuling, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Senin (14/4/2025) sore. Seorang pengendara sepeda motor bernama Azhari (55) dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian usai bertabrakan dengan sebuah mobil yang diduga kendaraan angkutan umum atau travel. Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul […]

  • Guru SMAN 1 Ujung Batu Korupsi Dana Bos

    Diduga Korupsi Dana BOS Rp2,8 Miliar, Dua Guru SMAN 1 Ujung Batu Duduk di Kursi Pesakitan

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • 0Komentar

    kabarViral – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Pekanbaru mulai menggelar persidangan perkara dugaan korupsi dana pendidikan yang melibatkan dua orang guru SMA Negeri 1 Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Sidang perdana perkara tersebut digelar pada Senin (5/1/2026) dengan agenda pembacaan surat dakwaan. Dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menyampaikan bahwa kedua […]

  • DPD PKDP dan GEMPAR Resmi Dilantik, Wali Kota Paisal Dorong Sinergi Majukan Kota

    DPD PKDP dan GEMPAR Resmi Dilantik, Wali Kota Paisal Dorong Sinergi Majukan Kota

    • calendar_month Minggu, 11 Mei 2025
    • 0Komentar

    DUMAI, KABARVIRAL – DPD PKDP, Bundo Kandung, dan GEMPAR Kota Dumai periode 2025-2030 resmi dilantik, dihadiri Wali Kota Dumai H. Paisal dan tokoh penting lainnya, dorong kontribusi bagi kemajuan kota. Acara pelantikan ini berlangsung di Gedung Pendopo, Jalan Putri Tujuh Dumai, dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Dumai H. Paisal SKM MARS, […]

  • Sudah Lewat Lebaran, Gaji Guru Bantu Kampar dan Inhil Belum Cair, Erwin Sitompul: Ini Sejarah Kelam Dunia Pendidikan Riau

    Sudah Lewat Lebaran, Gaji Guru Bantu Kampar dan Inhil Belum Cair, Erwin Sitompul: Ini Sejarah Kelam Dunia Pendidikan Riau

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • 0Komentar

    PEKANBARU, KABARVIRAL– Polemik gaji guru bantu jenjang Dikdas (TK, SD, dan SMP) di Riau memasuki babak paling memilukan. Hingga Jumat, 25 April 2025, gaji guru bantu di Kabupaten Kampar dan Indragiri Hilir (Inhil) belum juga cair. Padahal, ini sudah hampir empat bulan sejak Januari 2025, dan Lebaran pun telah usai. Kondisi ini menuai kecaman keras […]

  • Bayar Pajak ke Singapura, Suap Hakim di Jakarta: Warganet Kritik Pedas Wilmar Group

    Bayar Pajak ke Singapura, Suap Hakim di Jakarta: Warganet Kritik Pedas Wilmar Group

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • 0Komentar

    JAKARTA, KABARVIRAL – Skandal suap yang menyeret Wilmar Group dalam kasus korupsi ekspor Crude Palm Oil (CPO) menuai gelombang kemarahan warganet. Penetapan Muhammad Syafei, Head of Social Security Legal Wilmar Group, sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung pada 14 April 2025 menjadi pemicu utama ledakan reaksi publik, terutama di media sosial X (dulu Twitter). Nama Wilmar […]

  • Fire Brigade Kilang Pertamina Dumai Bantu Jinakkan Api di Tanjung Palas

    Fire Brigade Kilang Pertamina Dumai Bantu Jinakkan Api di Tanjung Palas

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai — Tim Fire Brigade PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) bergerak cepat membantu pemadaman kebakaran lahan yang terjadi pada Rabu tanggal 25 Februari 2026 di Jalan Siliwangi Gg. Sederhana, Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur. General Manager Kilang Pertamina Dumai, Iwan Kurniawan, melalui Manager HSSE, Syahrial Okzani, menyampaikan bahwa […]

expand_less