Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Sulit Diterima Akal Sehat, PLN Berutang Rp156 Miliar per Hari

Sulit Diterima Akal Sehat, PLN Berutang Rp156 Miliar per Hari

  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

kabarViral – Kinerja keuangan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) kembali menjadi sorotan. Perusahaan pelat merah yang memegang monopoli bisnis kelistrikan nasional ini justru mencatat lonjakan utang yang signifikan, sementara laba mengalami penurunan tajam.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, mengungkapkan bahwa total utang PLN pada 2024 mencapai Rp711,2 triliun. Angka tersebut meningkat drastis dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar Rp655 triliun.

“Artinya, utang PLN naik Rp56,2 triliun hanya dalam setahun. Kalau dirata-ratakan, kenaikannya setara Rp4,7 triliun per bulan, atau sekitar Rp156,7 miliar per hari,” ujar Uchok di Jakarta, Minggu (28/12/2025).

Uchok menjelaskan, lonjakan utang tersebut berasal dari utang jangka pendek maupun jangka panjang. Pada 2023, utang jangka pendek PLN tercatat sebesar Rp143,1 triliun. Namun pada 2024, nilainya melonjak menjadi Rp172 triliun atau naik Rp28,8 triliun.

Sementara itu, utang jangka panjang PLN juga mengalami kenaikan signifikan. Dari Rp511,8 triliun pada 2023, meningkat menjadi Rp539,1 triliun pada 2024.

“Kenaikan utang jangka panjang mencapai Rp27,3 triliun. Ini menunjukkan beban keuangan PLN terus mengembun,” katanya.

Tak hanya persoalan utang, kinerja laba PLN juga menuai tanda tanya besar. Menurut Uchok, laba bersih PLN justru anjlok meski perusahaan tersebut menguasai pasar kelistrikan nasional.

“Pada 2023, laba PLN masih sebesar Rp22 triliun. Tapi di 2024 turun drastis menjadi Rp17,7 triliun. Ada penurunan sekitar Rp4,3 triliun,” ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai sulit diterima akal sehat. Pasalnya, PLN beroperasi dalam posisi monopoli, di mana masyarakat tidak memiliki alternatif lain dalam memenuhi kebutuhan listrik.

Ironisnya, penurunan laba PLN ini berbanding terbalik dengan beban yang harus ditanggung masyarakat sebagai konsumen. Keterlambatan pembayaran listrik, bahkan hanya satu hari setelah tenggat waktu setiap tanggal 20, langsung dikenakan denda.

“Di satu sisi keuangan PLN bermasalah, tapi di sisi lain rakyat sebagai konsumen tetap ditekan dengan denda keterlambatan. Ini yang membuat publik mempertanyakan tata kelola dan efisiensi PLN,” pungkas Uchok.

Sorotan terhadap kinerja keuangan PLN pun diperkirakan akan terus menguat, terutama terkait pengelolaan utang, efisiensi operasional, serta keadilan bagi konsumen listrik di Tanah Air.

Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam

Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam

Sebelumnya Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mufti Anam, menyoroti tajam lonjakan utang PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN yang mencapai rata-rata Rp156 miliar per hari.

Mufti menilai kondisi tersebut mencerminkan kegagalan manajemen keuangan perusahaan pelat merah itu, meski selama ini mendapat berbagai fasilitas dari negara.

“PLN ini perusahaan monopoli, punya akses penuh ke fasilitas negara, tapi keuangannya justru babak belur. Ini keliru secara manajemen,” ujar Mufti dalam rapat kerja, dikutip viva.co.id, Selasa, 5 Agustus 2025.

Mufti juga mengkritik keras kepemimpinan Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo. Ia menilai jajaran direksi tidak hanya gagal secara finansial, tetapi juga telah mengabaikan tanggung jawab moral terhadap publik. “Kalau utang makin membengkak dan layanan ke rakyat makin buruk, sudah waktunya jajaran direksi dirombak total,” tegasnya.***

Sumber: reportaseindonesia.com

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ditemukan Tewas di Kandis Siak, Pria Bertato Ini Belum Diketahui Identitasnya

    Ditemukan Tewas di Kandis Siak, Pria Bertato Ini Belum Diketahui Identitasnya

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • 0Komentar

    PEKANBARU (KABARVIRAL.CO) – Polisi mencari keluarga pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal di kawasan Libo Waduk, Kandis. Korban memiliki sejumlah tato mencolok dan ditemukan bersama tas berisi pakaian serta kemeja bertuliskan “Agus Lelo”. Penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas di kawasan Jalan Libo Waduk KM 14, Kampung Libo Jaya, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Kamis (21/5/2026), […]

  • Kelurahan Bagan Kota Taja Pelatihan Tata Tertib Administrasi RT dan RW 

    Kelurahan Bagan Kota Taja Pelatihan Tata Tertib Administrasi RT dan RW 

    • calendar_month Senin, 26 Agt 2024
    • 0Komentar

    Kabarviral, BaganSiapiapi — Kelurahan Bagan Kota di Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, mengadakan pelatihan tata tertib administrasi untuk RT dan RW di wilayahnya Senin (26/8/2024). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan administrasi demi pelayanan publik yang lebih baik. Lurah Bagan Kota, Wais Al-Qorni, S.Stp, yang juga bertindak sebagai moderator dalam kegiatan […]

  • Kadishub Dumai Hadiri Rapat Pansus RPJMD 2025–2029, Bahas Infrastruktur dan Ekonomi Kota

    Kadishub Dumai Hadiri Rapat Pansus RPJMD 2025–2029, Bahas Infrastruktur dan Ekonomi Kota

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • 0Komentar

    KABARVIRAL, DUMAI – Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Dumai, Said Effendi, S.E., M.M., menghadiri rapat Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Dumai yang fokus pada pembahasan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Dumai Tahun 2025–2029. Rapat strategis ini dilaksanakan pada Kamis, 24 Juli 2025. Kehadiran Kadishub dalam rapat ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Paripurna […]

  • Seorang pemuda ditemukan tewas tergantung di dalam kamar rumahnya, di Desa Koto Tuo Barat, Kecamatan XIII Koto Kampar,Selasa (13/08/24)

    Pemuda di Kampar Tewas Gantung Diri, Diduga Alami Gangguan Jiwa

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2024
    • 0Komentar

      Kabarviral, Kampar – Desa Koto Tuo Barat, Kecamatan XIII Koto Kampar digemparkan dengan penemuan seorang pemuda, HA (27), yang tewas dengan cara gantung diri di dalam kamar rumahnya pada Selasa (13/08/24) sekitar pukul 09.00 WIB. Korban yang diketahui mengalami gangguan jiwa ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan darah berlumuran dari hidung hingga ke kaki. Korban […]

  • Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Dumai Bekali Bidan dengan Pelatihan Terpadu

    Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Dinkes Dumai Bekali Bidan dengan Pelatihan Terpadu

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Dumai – Dinas Kesehatan Kota Dumai menggelar Pelatihan Antenatal Care (ANC), Persalinan, Nifas dan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK) bagi bidan FKTP Tahun 2026 guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak serta menekan angka kesakitan dan kematian ibu-bayi. Pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kapasitas dan kompetensi bidan sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan […]

  • Kilang Dumai Raih Sertifikasi Internasional, Siap Produksi PertaminaSAF dari Minyak Jelantah

    Kilang Dumai Raih Sertifikasi Internasional, Siap Produksi PertaminaSAF dari Minyak Jelantah

    • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
    • 0Komentar

    kabarViral, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga (PPN) melalui kilang-kilang yang dikelolanya semakin serius mengembangkan produk Pertamina Sustainable Aviation Fuel (PertaminaSAF) berbahan baku minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO). Setelah Kilang Cilacap, PPN akan mereplikasi proses produksi PertaminaSAF di Kilang Dumai dan Kilang Balongan. “Pertamina berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi PertaminaSAF dari kilang-kilang eksisting. Keberhasilan Kilang […]

expand_less